alexametrics

1 Tahun Kepemimpinan Juliari Batubara, Capaian Anggaran Kemensos Capai 86%

Fabiola Febrinastri
1 Tahun Kepemimpinan Juliari Batubara, Capaian Anggaran Kemensos Capai 86%
Realisasi dan Capaian Kinerja, di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (27/10/2020). (Dok : Kemensos)

Kemensos kembali memantapkan posisi sebagai kementerian dengan realisasi tertinggi.

Suara.com - Pada Oktober, menjelang 3 bulan di akhir 2020, realisasi anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mencapai 86,74 persen. Capaian ini terasa istimewa, karena memasuki 1 tahun kepemimpinan Juliari.

Capaian ini diiyakan Sekretaris Jenderal Hartono Laras Kemensos. Ia menyatakan, dengan pagu Rp 134,008 triliun, realisasi anggaran Kemensos sudah mencapai Rp 112,178 triliun. 

“Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Sosial, kinerja ini akan terus kami pertahankan dan kami tingkatkan. Yang tidak kalah penting, realisasi anggaran Kemensos lebih tinggi dari realisasi rata-rata nasional, yaitu sebesar 68,11 persen,” katanya, dalam Realisasi dan Capaian Kinerja, di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Dengan capaian ini, maka Kemensos kembali memantapkan posisi sebagai kementerian dengan realisasi tertinggi di antara 85 kementerian dan lembaga. 

Baca Juga: Kemensos Tingkatkan Bantuan demi Kurangi Dampak Ekonomi akibat Pandemi

Adapun dari berbagai jenis belanja, realisasi belanja bantuan sosial (bansos) sebesar 87,86 persen, belanja pegawai sebesar 74,18 persen, belanja barang sebesar 63,11 persen, kewenangan dekonsentrasi 59,35 persen, dan kewenangan tugas pembantuan sebesar 53,48 persen.

Dalam acara tersebut, hadir pula Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM), Asep Sasa Purnama. Menurutnya, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako ditujukan bagi 20 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dari Pagu Rp 43,1 triliun dan telah terealisasi 78,6 persen.

Kemudian Bansos Tunai (BST), dengan penerima sebanyak 9 juta KPM, dengan anggaran Rp 32,4 triliun telah terealisasi 96,50 persen. PFM juga menangani Bansos Tunai KPM BPNT/Program Sembako Non PKH, dengan sasaran 9 Juta KPM dengan indeks Rp 500 ribu/KPM.

“Dengan anggaran Rp 4,5 triliun, telah mencapai terealisasi 100 persen. Secara umum, bansos di lingkungan PFM sudah realisasi 84,56 persen,” katanya.

Pada kesempatan sama, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Pepen Nazaruddin menyatakan, Ditjen Linjamsos menangani Program Keluarga Harapan (PKH) dengan sasaran 10 Juta KPM, dan anggaran Rp 36,8 triliun.

Baca Juga: Anggaran Terserap dengan Baik, Kemensos Dapat Pujian DPR

Selain itu Bansos Sembako Jabotabek, dengan sasaran 1,9 Juta KPM, dengan anggaran Rp 6,8 triliun.

Komentar