Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pertamina Rampingkan 15 Anak Usaha

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 17:52 WIB
Pertamina Rampingkan 15 Anak Usaha
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina Agung Wicaksono (tengah) mengatakan sebanyak 15 anak usaha Pertamina sudah dirampingkan. [Antara]
  • Pertamina merampingkan 15 anak usaha menjadi 242 perusahaan untuk memperkuat fokus pada sektor inti energi nasional.
  • Penataan ini dilakukan melalui integrasi atau divestasi, terutama bisnis non-inti, sesuai arahan pemerintah.
  • Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, nilai tambah, serta mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) merampingkan sebanyak 15 anak usahanya sebagai bagian dari penataan bisnis untuk memperkuat fokus pada sektor inti energi dan ketahanan energi nasional.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono yang menyebut langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) agar badan usaha milik negara (BUMN) memusatkan bisnis pada fungsi utama yang bernilai strategis.

“Dari 257 perusahaan, sekarang sudah menjadi 242. Ini bukan menghilangkan bisnis, tetapi menata agar Pertamina lebih solid, lebih efisien, dan menghasilkan nilai tambah yang lebih signifikan,” kata Agung dalam acara Kick Off ESG Initiative Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan penataan dilakukan melalui penggabungan, integrasi, maupun divestasi entitas, khususnya pada bisnis yang tidak berkaitan langsung dengan sektor inti energi.

Menurut Agung, prinsip utama penataan tersebut adalah memastikan seluruh lini usaha Pertamina mendukung ketahanan energi nasional, mulai dari pengelolaan terminal energi, distribusi bahan bakar dan LPG, hingga pengembangan energi bersih.

“Yang paling penting bukan jumlahnya, tetapi setiap perusahaan harus mendukung ketahanan energi. Itu prinsip utamanya,” ujarnya.

Agung menambahkan, sebagian entitas yang dirampingkan merupakan special purpose vehicle (SPV) di subholding pelayaran yang fungsi bisnisnya tetap berjalan, namun diintegrasikan ke dalam struktur yang lebih efisien.

Sementara itu, lanjut dia, bisnis non-inti seperti layanan kesehatan, perhotelan, dan penerbangan secara bertahap akan diselaraskan dan dikelompokkan bersama Danantara sesuai dengan fungsi sektoralnya.

“Bisnis-bisnis yang sifatnya non-core (tidak inti) akan diselaraskan, bukan dihilangkan, agar pengelolaannya lebih fokus dan terintegrasi,” ucap Agung.

Ia mengungkapkan pada 2026 Pertamina telah menyiapkan pipeline penataan lanjutan terhadap sekitar 38 entitas, termasuk sekitar 12 perusahaan rumah sakit yang tergabung dalam grup Indonesia Healthcare Corporation (IHC).

Menurut dia, proses penataan lanjutan tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, efisiensi, dan tata kelola yang baik, sejalan dengan transformasi bisnis Pertamina.

Langkah perampingan anak usaha tersebut juga sejalan dengan strategi transformasi Pertamina untuk memperkuat daya saing global dan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata investor melalui penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Pertamina menegaskan penataan struktur usaha menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan perusahaan tetap fokus pada bisnis energi nasional sekaligus mampu beradaptasi dengan tuntutan transisi energi dan keberlanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerry Riza: 15 Tahun Bersama Pertamina, Malah Dikasuskan

Kerry Riza: 15 Tahun Bersama Pertamina, Malah Dikasuskan

News | Senin, 09 Februari 2026 | 21:55 WIB

Jadi Saksi Mahkota, Kerry Riza: Pertamina Untung Rp17 T dari Penyewaan Terminal BBM OTM

Jadi Saksi Mahkota, Kerry Riza: Pertamina Untung Rp17 T dari Penyewaan Terminal BBM OTM

News | Senin, 09 Februari 2026 | 20:10 WIB

Pertamina EP Raup EBITDA USD 887,44 juta di 2025

Pertamina EP Raup EBITDA USD 887,44 juta di 2025

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:01 WIB

Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream

Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 15:20 WIB

Isi Bensin Full Tank Jadi Lebih Hemat? Ini Harga Pertamax Terbaru Februari 2026

Isi Bensin Full Tank Jadi Lebih Hemat? Ini Harga Pertamax Terbaru Februari 2026

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB