alexametrics

Pengusaha Diminta Lakukan Transformasi Digital untuk Bertahan Saat Pandemi

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Pengusaha Diminta Lakukan Transformasi Digital untuk Bertahan Saat Pandemi
Digital Marketing. (Shutterstock)

Schneider Electric, perusahaan pengelolaan energi dan otomasi, menyerukan agar percepatan transformasi digital dan elektrifikasi.

Suara.com - Schneider Electric, perusahaan pengelolaan energi dan otomasi, menyerukan agar percepatan transformasi digital dan elektrifikasi menjadi prioritas utama bagi para pemimpin dunia sebagai solusi tercepat dalam mengatasi krisis iklim dan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Chairman and CEO Schneider Electric, Jean-Pascal Tricoire mengatakan, transformasi digital ini harus dilakukan agar perusahaan lebih siap dalam menghadapi pergolakan yang disebabkan oleh krisis iklim dan pandemi global yang melanda dunia pada tahun 2020 ini.

"Inovasi dan konektivitas digital telah mengubah cara kita bekerja dan hidup bersama, dan secara positif mengubah dampak aktivitas kita terhadap lingkungan, mendorong pemulihan ekonomi dan keberlanjutan untuk kita semua," ujar Jean-Pascal dalam keterangannya, Kamis (29/10/2020).

Dalam hal ini, Schneider Electric akan mengikuti Innovation Summit East Asia 2020 yang akan diselenggarakan pada Hari Rabu, 4 November 2020 secara virtual untuk Kawasan Asia Timur yang meliputi Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Taiwan dan Jepang.

Baca Juga: Dompet Digital Spin Tebar Giveaway di Medsos

Innovation Summit East Asia merupakan bagian dari Innovation Summit World Tour 2020, rangkaian acara virtual besar dari 8 Oktober hingga 26 November, yang menghubungkan para pemimpin, visioner, pakar, inovator, mitra, dan pelanggan secara global dalam menemukan solusi digital terbaru untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Innovation Summit, perhelatan tahunan unggulan Schneider ini kini memasuki tahun kelima.

Acara tahun ini menjadi yang pertama dilakukan secara online dan interaktif - satu acara global diikuti dengan sepuluh acara regional.

Pada kesempatan ini para peserta dari seluruh dunia dapat mempelajari lebih lanjut mengenai peran penting elektrifikasi, digitalisasi, inovasi, manajemen energi, dan otomasi industri dalam transisi menuju dunia yang rendah karbon untuk membatasi kenaikan pemanasan global hingga 1,5 °C.

Xavier Denoly, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste menyampaikan listrik adalah energi yang paling efisien dan vektor terbaik untuk dekarbonisasi, dan Digital menghadirkan peluang efisiensi baru yang luar biasa.

Perpaduan keduanya akan menciptakan lingkungan yang lebih pintar dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Sumpah Pemuda, Kisah Erick Bungawan Sulap Desa Krandegan Jadi Desa Digital

"Kami menyebutkan Electricity 4.0 yang akan membawa kita ke dunia kelistrikan baru yang lebih efisien, berkelanjutan, dan tangguh. Sekarang saatnya kita lebih efisien dan tepat sasaran dalam tiap aktivitas yang kita lakukan termasuk kegiatan operasional," ucap dia.

Dalam rangkaian acara Innovation Summit East Asia 2020 mendatang, Schneider Electric akan memperkenalkan terobosan baru untuk pelanggan dan mitra.

Salah satunya, Rangkaian baru switchboard bertegangan rendah, PrismaSeT Active, dan breaker listrik generasi baru, ComPacT, akan dirilis pada tahun 2021, memberikan wawasan penting terhadap risiko kebakaran listrik dan ketersediaan daya dalam sistem kelistrikan gedung.

Komentar