Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Bencana Sumatera 2025 Tekan Ekonomi Nasional, Biaya Pemulihan Melonjak Puluhan Triliun Rupiah

Dythia Novianty

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:25 WIB
Bencana Sumatera 2025 Tekan Ekonomi Nasional, Biaya Pemulihan Melonjak Puluhan Triliun Rupiah
Banjir Sumatra (Instagram/suaradotcom)
baca 10 detik
  • Bencana Sumatera 2025 diprediksi CORE Indonesia mengoreksi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar -0,02 persen akibat lumpuhnya aktivitas signifikan.
  • Dana pemulihan infrastruktur fisik diperkirakan mencapai Rp77,4 triliun, jauh melampaui biaya pencegahan tahunan yang minim.
  • CORE mendesak penetapan status bencana nasional agar membuka akses pendanaan tambahan untuk pemulihan wilayah terdampak.

Suara.com - Bencana besar yang melanda wilayah Sumatera pada 2025 bukan sekadar tragedi kemanusiaan, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi perekonomian nasional. 

Lembaga riset ekonomi CORE Indonesia menilai dampak bencana ini akan menekan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus membuka kembali persoalan klasik: mahalnya biaya pemulihan akibat minimnya investasi pencegahan.

CORE Indonesia memperkirakan bencana Sumatera 2025 akan mengoreksi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar -0,02 persen. 

Tekanan tersebut berasal dari lumpuhnya aktivitas ekonomi di tiga provinsi terdampak—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—yang secara agregat menyumbang sekitar 9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Tak hanya itu, 52 kabupaten dan kota yang terdampak langsung berkontribusi sekitar 5,9 persen PDB nasional, sehingga perlambatan di wilayah ini memiliki efek rambatan yang signifikan terhadap kinerja ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Kondisi tersebut membuat target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah untuk 2025 dan 2026 kian menantang.

CORE memproyeksikan Aceh akan menanggung dampak terdalam dengan koreksi pertumbuhan mencapai -0,44 persen, disusul Sumatera Barat -0,36 persen, dan Sumatera Utara -0,15 persen.

Dari sisi dunia usaha, tekanan bencana ini turut memangkas investasi dan penyerapan tenaga kerja, terutama di sektor-sektor kunci. 

Konstruksi dan transportasi tercatat sebagai sektor yang paling tertekan, seiring rusaknya infrastruktur dan terhentinya mobilitas ekonomi.

baca juga

Ironisnya, biaya yang harus dikeluarkan negara untuk pemulihan justru melonjak tajam. 

CORE memperkirakan kebutuhan dana rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur fisik mencapai sekitar Rp77,4 triliun. 

Angka ini mencapai 30 kali lipat dibandingkan biaya pencegahan yang diperkirakan hanya Rp2,6 triliun per tahun, termasuk untuk reforestasi dan peremajaan perkebunan.

Nilai tersebut belum memperhitungkan kerugian non-fisik, seperti terhentinya aktivitas ekonomi rumah tangga, trauma psikologis masyarakat, hingga ketertinggalan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.

Dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, CORE mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan status bencana nasional. 

Rata-rata Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 52 kabupaten/kota terdampak hanya sekitar Rp159,9 miliar, jauh di bawah kebutuhan pemulihan yang rata-rata mencapai Rp700 miliar per daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras Seharga Nyawa, Warga Pedalaman Aceh Jalan Kaki Sehari Semalam untuk Makan

Beras Seharga Nyawa, Warga Pedalaman Aceh Jalan Kaki Sehari Semalam untuk Makan

Liks | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:07 WIB

Suara Gen Z Ditanya Soal Pejabat Sibuk Pencitraan: Jujur Muak Banget!

Suara Gen Z Ditanya Soal Pejabat Sibuk Pencitraan: Jujur Muak Banget!

Video | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:04 WIB

Wamenkeu: Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Wamenkeu: Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2025 | 05:55 WIB

Pemerintah Didorong Kedepankan Kepentingan Ekonomi Nasional dalam Negosiasi dengan Apple

Pemerintah Didorong Kedepankan Kepentingan Ekonomi Nasional dalam Negosiasi dengan Apple

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2025 | 08:52 WIB

Neraca Dagang Surplus, BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Neraca Dagang Surplus, BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:01 WIB

Jaminan Sosial Pegang Peranan Penting Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jaminan Sosial Pegang Peranan Penting Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 29 November 2024 | 19:49 WIB

Terkini

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×