Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Di Tengah Pandemi, PUPR telah Selesaikan 601.637 Unit Rumah bagi Masyarakat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 03 November 2020 | 14:27 WIB
Di Tengah Pandemi, PUPR telah Selesaikan 601.637 Unit Rumah bagi Masyarakat
Perumahan bagi masyarakat. (Dok : PUPR)

Suara.com - Walaupun pandemi Covid-19 masih berlanjut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap melaksanakan Program Sejuta Rumah. Hingga Triwulan III Tahun 2020, per 31 Oktober 2020, pemerintah telah menyelesaikan 601.637 unit rumah melalui program ini.

“Kami tetap optimistis, Program Sejuta Rumah terlaksana dengan baik, meskipun di masa pandemi Covid-19. Hingga Triwulan III Tahun 2020, tepatnya per tanggal 31 Oktober 2020, Program Sejuta Rumah telah mencapai angka 601.637 unit rumah,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Keberadaan rumah yang layak huni dirasa makin penting membantu masyarakat, agar tetap terjada kesehatannya, sehingga mampu melaksanakan berbagai aktivitas seperti belajar, memulai usaha, atau beribadah di rumah.

Khalawi menerangkan, pemerintah akan terus berupaya menjaga kesehatan masyarakat dengan menyediakan hunian yang layak huni. Selain itu, program perumahan juga menjadi salah satu lokomotif utama dalam upaya pemulihan perekonomian nasional.

Melalui Program Sejuta Rumah, tambahnya, setidaknya ada ratusan industri yang akan bergerak menyediakan kebutuhan proyek pembangunan rumah. Selain itu, ratusan ribu orang juga akan terserap sebagai tenaga kerja dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan bergerak mendukung peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku pembangunan seperti asosiasi pengembang, perbankan, sektor swasta dan masyarakat untuk mendukung Program Sejuta Rumah ini,” katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi menerangkan, capaian Program Sejuta Rumah hingga pertengahan Oktober lalu mencapai 601.637 unit rumah. Angka tersebut berasal dari pembangunan Rumah Masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 434.828 unit dan non MBR sebanyak 166.809 unit.

Pembangunan rumah MBR dari pembangunan rumah swadaya Kementerian PUPR sebanyak 77.812 unit dan Dana Alokasi Kkhusus (DAK) Perumahan sebanyak 393 unit. Selain itu, pembangunan rumah yang dilaksanakan kementerian/lembaga lain sebanyak 50.836 unit rumah, pemerintah daerah sebanyak 28.862 unit, pengembang perumahan sebanyak 273.724 unit, corporate social responsibility (CSR) perusahaan 3.134 unit, dan masyarakat 40 unit.

Rumah masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)
Rumah masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)

Pembangunan rumah non MBR berasal dari pengembang rumah tapak sebanyak 85.764 unit, pengembang rumah susun 39.100 unit, dan masyarakat 41.945 unit .

“Kami masih memiliki stok pembangunan rumah susun dan rumah khusus dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan, yang saat ini pelaksanaan pembangunannya masih berjalan di lapangan. Kami berharap, dengan selesainya pembangunan, maka hal ini akan meningkatkan capaian Program Sejuta Rumah,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Syarat dan Ketentuan Jemaah Umrah Pada Masa Pandemi Covid-19

Ini Syarat dan Ketentuan Jemaah Umrah Pada Masa Pandemi Covid-19

Sulsel | Selasa, 03 November 2020 | 10:24 WIB

Pentas 3 Bulan, Padepokan Tjipta Boedaja Produktif di Masa Pendemi

Pentas 3 Bulan, Padepokan Tjipta Boedaja Produktif di Masa Pendemi

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2020 | 08:08 WIB

Begini Tips Startup Bisa Bertahan Saat Pandemi Covid-19

Begini Tips Startup Bisa Bertahan Saat Pandemi Covid-19

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2020 | 09:00 WIB

Pandemi Covid-19 di Mata Pedagang Ikan

Pandemi Covid-19 di Mata Pedagang Ikan

Video | Senin, 02 November 2020 | 20:35 WIB

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Semua Toko di Belgia Lockdown!

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Semua Toko di Belgia Lockdown!

Video | Selasa, 03 November 2020 | 09:00 WIB

Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Biayanya Sama Seperti Naik Haji

Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Biayanya Sama Seperti Naik Haji

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2020 | 16:58 WIB

Terkini

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB