Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Apresiasi Pengusaha Kecil hingga Besar, Kemnaker Anugerahkan Siddhakarya

Fabiola Febrinastri

Rabu, 02 Desember 2020 | 19:43 WIB
Apresiasi Pengusaha Kecil hingga Besar, Kemnaker Anugerahkan Siddhakarya
Penganugerahan Siddhakarya (Karya Prima) Tahun 2020 kepada enam pelaku usaha di Kota Pontianak. (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengapresiasi para pengusaha kecil, menengah, dan besar di Kalimantan Barat (Kalbar), dengan menganugerahkan penghargaan Siddhakarya (Karya Prima) Tahun 2020 kepada enam pelaku usaha di Kota Pontianak.

Siddhakarya (Karya Prima) diserahkan langsung oleh Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Budi Hartawan, yang diwakili oleh Kepala Bagian Pelayanan Informasi Publik (PIP) Kemnaker, Subhan.

"Penganugerahan ini memiliki arti besar, terutama mengangkat harkat dan martabat bangsa, khususnya para pengusaha kecil, menengah, dan besar di Kalimantan Barat," ujar Subhan, Kalbar, Rabu (2/12/2020).

Siddhakarya yang diartikan sebagai Karya Prima merupakan penghargaan kualitas dan produktivitas tertinggi di tingkat provinsi, yang penyerahannya dilakukan oleh gubernur pada setiap tahun genap. Sebelumnya, pada Rabu (25/11/2020), Kemnaker juga menyerahkan anugerah Siddhakarya Tahun 2020 di Provinsi Bengkulu.

Subhan mengatakan, Kemnaker memiliki delapan kriteria dalam menilai performa perusahaan penerima anugerah produktivitas yang menggunakan metode Business Excellence Malcolm Baldrige. Ke delapan kriteria itu adalah kepemimpinan; perencanaan strategis; fokus pada pengembangan dan manajemen SDM; fokus pada pelanggan dan perluasan pasar; data, informasi, dan analisis; manajemen proses; hasil usaha; dan produktivitas.

"Kriteria produktivitas ditambahkan dengan pertimbangan bahwa penilaian performa perusahaan ini dilakukan dalam rangka penganugerahan produktivitas Siddhakarya dan Paramakarya. Dengan demikian, di samping performa hasil usaha, perlu pula dinilai performa produktivitasnya," katanya.

Menurut Subhan, tujuan pemberian Siddhakarya ini, pertama, untuk mendorong dunia usaha, terutama usaha kecil dan menengah, demi meningkatkan kualitas dan produktivitas serta daya saing perusahaan, sehingga dapat terus berperan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, menyosialisasikan kategori dan kriteria kinerja perusahaan unggul kepada perusahaan untuk diimplementasikan. Ketiga, memberikan pengakuan dan penghargaan kepada perusahaan kecil, menengah, dan besar yang telah berhasil dan unggul dalam peningkatan produktivitas dapat dijadikan teladan dan percontohan standar keberhasilan (bench-marking best practice) bagi perusahaan-perusahaan lain.

"Penganugerahan Siddhakarya ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan jejaring komunikasi antar pelaku dunia usaha, sehingga dapat memanfaatkan pertukaran informasi tentang pengalaman praktis terbaik (best practice)," ujar Subhan.

baca juga

Ia menambahkan, melalui peningkatan produktivitas dan daya saing perusahaan, terutama perusahaan kecil, menengah, dan besar, maka dunia usaha di Indonesia dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan perluasan kesempatan kerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

"Hal ini sangat penting, karena perusahaan kecil dan menengah merupakan penyangga perekonomian nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," ujarnya.

Sementara itu, Kadisnakertrans Provinsi Kalbar, Manto, mengatakan pihaknya memberikan anugerah Siddhakarya setelah melalui rangkaian proses penilaian dan pertimbangan serta beberapa kriteria yang telah ditetapkan.

"Hasil penilaian dituangkan dalam bentuk nilai dengan kualifikasi pemimpin baru 1 perusahaan dan berkinerja baik 1 perusahaan dan mulai berbenah 4 perusahaan," ujarnya

Acara penganugerahan Siddhakarya di Pontianak dihadiri Kadis Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pontianak; Kadissosnakertrans Kabupaten Kubu Raya; Kadissosnakertrans Kabupaten Sambas; dan Ketua Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Kalimantan Barat. Hadir pula 19 perusahaan/UKM dari Pontianak, kabupaten Kubu Raya, Sambas, dan Sanggau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ini, Jumlah Tenaga Kerja Bersertifikat Capai 4 Juta Orang Lebih

Tahun Ini, Jumlah Tenaga Kerja Bersertifikat Capai 4 Juta Orang Lebih

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:40 WIB

Menaker : Pemerintah Fokus pada Buruh yang Belum Bekerja atau Alami PHK

Menaker : Pemerintah Fokus pada Buruh yang Belum Bekerja atau Alami PHK

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 10:50 WIB

Untuk Panduan PMI, KBRI Kuwait Luncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan

Untuk Panduan PMI, KBRI Kuwait Luncurkan Buku Saku Ketenagakerjaan

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 17:10 WIB

TOK! Pontianak Buka Sekolah Januari 2021

TOK! Pontianak Buka Sekolah Januari 2021

Kalbar | Senin, 23 November 2020 | 12:48 WIB

Semangati Pegawai, Menaker Luncurkan Jargon Lebih Cerdas dan Unggul

Semangati Pegawai, Menaker Luncurkan Jargon Lebih Cerdas dan Unggul

News | Jum'at, 20 November 2020 | 21:11 WIB

Edi Kamtono Ungkap Penyebab Banjir Pontianak, Ternyata Gara-gara Ini

Edi Kamtono Ungkap Penyebab Banjir Pontianak, Ternyata Gara-gara Ini

Kalbar | Jum'at, 20 November 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak

Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!

Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:58 WIB

Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini

Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:56 WIB

APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?

APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:51 WIB

Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan

Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:44 WIB

Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?

Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:39 WIB

Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas

Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:31 WIB

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:26 WIB

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB