Sri Mulyani Curhat, Corona Buat Kantong Negara Seret

Kamis, 03 Desember 2020 | 17:42 WIB
Sri Mulyani Curhat, Corona Buat Kantong Negara Seret
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 9 bulan telah membuat kantong negara seret, alhasil sejumlah target pembangunan ekonomi yang telah disiapkan pada tahun ini buyar begitu saja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun curhat atas situasi ini, dia bilang meski pendapatan negara berkurang akibat pandemi tetapi pemerintah tetap mengupayakan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

"Bantuan kepada masyarakat untuk melindungi mereka dari menurunnya kesejahteraan akibat dampak Covid-19, juga bantuan kita kepada sektor usaha dalam berbagai bentuk," kata Sri Mulyani dalam acara Konfrensi Nasional Perpajakan 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (3/12/2020).

Sejumlah bantuan sosial dan insentif yang diberikan pemerintah tersebut kata Sri Mulyani dilakukan pemerintah ketika penerimaan negara dari sektor perpajakan sedang mengalami tekanan hebat.

"Pemerintah melakukan ini pada saat APBN kita mendapatkan tekanan yang tidak mudah, dengan kondisi ekonomi yang mengalami penurunan hingga 5,34 persen pada kuartal kedua dan pemulihan sudah terjadi di kuartal ketiga dengan kontraksi yang menurun di 3,49 persen," paparnya.

Dari data Kementerian Keuangan sepanjang periode Januari-Oktober 2020, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 mencapai Rp 764,9 triliun.

Defisit ini setara dengan 4,67 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Data tersebut menunjukkan defisit tersebut sudah mencapai 73,6 persen dari outlook akhir tahun sebesar Rp 1.039,2 triliun atau setara dengan target defisit akhir 2020 yakni 6,34 persen terhadap PDB.

Dari sisi pendapatan negara, realisasi di sepanjang Januari- Oktober 2020 sebesar Rp 1.276 triliun, setara dengan 75,1 persen dari target APBN-Perpres 72/2020 yang capai Rp 1.699,9 triliun.

Baca Juga: Sri Mulyani: Disiplin Protokol Kesehatan Bantu Pulihkan Ekonomi

Realisasi ini juga mencatatkan pertumbuhan negatif 15,4 persen apabila dibandingkan dengan realisasi di Januari-Oktober 2019 yang sebesar Rp 1.508,5 triliun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI