Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB
Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Pengelola Kopdes Merah Putih wajib ikuti pelatihan militer Komcad & manajerial.
  • Kopdes jadi offtaker hasil tani & pintu penyaluran subsidi tepat sasaran.
  • Sebanyak 35.476 formasi diperebutkan oleh 639.732 pendaftar melalui tes CAT.

Suara.com - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai tancap gas dalam memperkuat fondasi ekonomi pedesaan. Tak main-main, para pengelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih terpilih nantinya tidak hanya dibekali ilmu manajemen, tetapi juga akan menjalani pelatihan dasar kemiliteran melalui Komponen Cadangan (Komcad).

Langkah progresif ini diambil sebagai strategi pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan disiplin dalam mengelola program prioritas ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa pelatihan berlapis ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi nasional. Setelah melewati tes kompetensi, mental ideologi, hingga kesehatan, para peserta akan memasuki fase penggemblengan fisik dan mental.

"Pengumuman hasil tes akhir dijadwalkan 7 Juni 2026. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pelatihan dasar kemiliteran Komcad serta pelatihan manajerial dan kompetensi bidang," ujar Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Menurut Zulhas, pemerintah tidak sekadar mencari tenaga administratif biasa. Fokus utamanya adalah membangun kader penggerak ekonomi desa yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kesiapan organisasi yang matang.

Nantinya, setelah lulus dari "kawah candradimuka" Komcad, peserta akan didalami dengan kemampuan strategis seperti manajemen distribusi pangan, penyaluran subsidi, hingga pengelolaan hasil produksi lokal.

Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus berperan sebagai offtaker (pembeli siaga) hasil pertanian dan perikanan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan nelayan.

"Kalau harga gabah ditentukan Rp6.500 tetapi di pasar jatuh, Kopdes harus bisa beli. Jadi dia offtaker," tegas Zulhas.

Tak hanya itu, koperasi ini akan memegang peran vital dalam memutus rantai distribusi bantuan sosial yang selama ini kerap tidak tepat sasaran. Mulai dari pupuk subsidi, gas melon, hingga bantuan sosial seperti PKH, nantinya akan disalurkan melalui satu pintu di Kopdes atau Kelurahan Merah Putih.

baca juga

Sebagai informasi, program ambisius ini membuka 35.476 formasi yang terdiri dari 30.000 manajer Kopdes dan 5.476 pegawai Kampung Nelayan. Tingginya minat masyarakat terlihat dari membludaknya pendaftar yang mencapai 639.732 orang. Saat ini, para peserta tengah bertarung dalam tes kompetensi berbasis CAT di 72 titik di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi

Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:38 WIB

639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih

639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:19 WIB

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:22 WIB

Terkini

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB

Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital

Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Dengan Deretan Merek Kendaraan Baru dan Terlengkap

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Dengan Deretan Merek Kendaraan Baru dan Terlengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 11:48 WIB

East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames

East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:45 WIB

5 Weton yang Cocok dengan Kamis Kliwon dalam Asmara Menurut Primbon Jawa

5 Weton yang Cocok dengan Kamis Kliwon dalam Asmara Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:43 WIB

Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi

Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:43 WIB

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

×