alexametrics

Waskita Karya Tandatangani 2 Kontrak Sumber Daya Air di Banten

Iwan Supriyatna
Waskita Karya Tandatangani 2 Kontrak Sumber Daya Air di Banten
Kantor PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menandatangani 2 kontrak perjanjian jasa konstruksi dengan Kementerian PUPR.

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) telah menandatangani 2 kontrak perjanjian jasa konstruksi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk Pembangunan Proyek Pengamanan Pantai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Paket 1 di Kabupaten Pandeglang dan Kontrak Pekerjaan untuk Rehabilitasi Irigasi D.I. Ciliman di Provinsi Banten.

Proyek pembangunan Pengamanan Pantai KEK Tanjung Lesung Paket 1 diperoleh Waskita dengan nilai kontrak Rp 249 miliar dan Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 1080 (Seribu Delapan Puluh) hari sejak SPMK.

Abrasi yang terjadi di Pantai KEK Tanjung Lesung Kab. Pandeglang Provinsi Banten, sudah lama berlangsung sehingga menimbulkan kondisi pantai yang kritis.

Selanjutnya adalah proyek pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ciliman Kabupaten Pandeglang Banten senilai Rp 139 miliar.

Baca Juga: Menteri PUPR Disandingkan dengan Pemeran Start-Up, Publik Diminta Memilih

Proyek ini merupakan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi sehingga tercapai pendistribusian air yang merata kepada masyarakat.

Pekerjaan tersebut diharapkan dapat mengembalikan dan memaksimalkan manfaat infrastruktur pengairan untuk warga di sekitar sungai Ciliman.

Hadir dalam acara, Director of Operation II PT. Waskita Karya (Persero) Tbk Bambang Rianto, SVP Infrastructure I Division Aris Mujiono serta Kepala Balai Besar Wllayah Sungai Cidanau-Ciujung- Cidurian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ir. Saroni Soegiarto, ME.

“Pembangunan Pengamanan Pantai KEK Tanjung Lesung ditujukan untuk melindungi garis pantai di sekitar KEK dari ancaman abrasi dan erosi yang mengancam berbagai sarana dan prasarana umum antara lain pemukiman, jalan raya, fasilitas umum, dan perekonomian wisata setempat,” tutur Bambang Rianto dalam keterangannya, Jumat (11/12/2020).

Sebelumnya Waskita juga telah mendapatkan kontrak proyek Twin Tower Makassar sebesar Rp 1,9 triliun.

Baca Juga: Gaya Desain Interior New Normal untuk Penghuni Apartemen di Masa Pandemi

Waskita pun terus berusaha mendapatkan proyek-proyek baru dan manajemen terus berusaha untuk mencapai target nilai kontrak baru sebesar Rp 26 triliun dengan tetap focus pada proyek-proyek infrastruktur konektivitas.

Komentar