Jantung Koroner, Ridwan harus Operasi Bypass dan Konsumsi Obat Seumur Hidup

Fabiola Febrinastri

Minggu, 27 Desember 2020 | 09:00 WIB
Jantung Koroner, Ridwan harus Operasi Bypass dan Konsumsi Obat Seumur Hidup
Muhammad Ridwan, peseta JKN - KIS. (Dok : BPJS Kesehatan)

Suara.com - Seorang pria bernama Muhammad Ridwan harus memakan obat resep dokter seumur hidup. Bukan tanpa sebab, pria berusia 48 tahun ini didiagnosa mengidap penyakit jantung koroner.

Saat ditemui Suara.com di kediamannya, Ridwan sedang meminum obat jenis Simvastatin, Candesartan Cilexetil, Miniaspi, hingga Bisoprolol Fumarate.

"Obat-obat ini resep dari dokter jantung. Kebetulan hari ini baru ambil lagi obatnya di rumah sakit. Beginilah sehari-hari minum obat terus," ujarnya di rumahnya, Jalan Keagungan, Jakarta Barat, Minggu (29/11/2020).

Ridwan menjelaskan, awal mula dirinya terkena serangan jantung koroner sejak tahun 2015. Dia divonis mengidap penyakit itu saat memeriksakan diri ke puskesmas setempat.

"Saya mau berangkat kerja, tiba-tiba saja sesak nafas di dada. Jadi nafas engap dan nyeri di dada. Disitu saya langsung ke puskesmas," ungkapnya.

"Di puskesmas saya berobat ke dokter umum. Katanya saya mengidap penyakit jantung koroner. Saya diberi obat biar nafas lancar dan surat rujukan ke rumah sakit spesialis jantung untuk diperiksa lagi," tuturnya.

Selang sehari kemudian, Ridwan bertolak ke Rumah Sakit Spesialis Jantung Harapan Kita, Jakarta Pusat. Di sana, dia disarankan harus menjalani operasi pemasangan ring.

"Dokter bilang jantung koroner saya sudah parah. Harus dipasang ring katanya. Disitu saya mempertimbangkan dulu, tidak langsung memutuskan," sebutnya.

Karena belum memutuskan, Ridwan memilih untuk mengunakan 'Isosorbide Dinitrate', obat jantung dibawah lidah yang resepnya diperoleh dari dokter jantung.

baca juga

Menggunakan obat tersebut, Ridwan tidak merasakan sesak di dada jika sedang beraktivitas. Namun saat obat itu habis dia harus ekstra cepat membelinya di apotek.

"Obat jantung dibawah lidah itu cepat habisnya. Satu lempeng isi 10 itu habis dalam seminggu," paparnya.

Kondisi tersebut terus dijalani Ridwan. Hingga bulan Oktober 2016, Ridwan mengalami anfal dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Saya masuk rumah sakit dirawat dan dokter bilang sudah tidak ada jalan lain selain operasi. Karena jantung saya semakin parah, akibat saya masih suka merokok," tandasnya.

"Namun, dokter berikan saya pilihan mau operasi pasang ring atau bypass. Akhirnya saya memilih untuk bypass yang operasinya mengambil pembulu darah di tubuh," sambungnya.

Sebelum dilakukan operasi, Ridwan menjalani perawatan lebih dulu di rumah sakit. Hal itu guna memeriksa kondisi kesehatan pada tubuhnya, mulai dari periksa gula darah, kolesterol dan lainnya.

"Sebelum operasi semuanya di cek, gula darah, kolesterol, paru-paru dan lainnya. Karena takutnya saya masih ada penyakit lainnya dan itu memungkinkan tidak bisa dilakukan bypass," ucapnya.

Selama sepuluh hari Ridwan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Hingga hari yang terakhir dokter menyatakan tidak ada kendala untuk dilakukan operasi bypass.

"Saya di bius setengah sadar merasakan sentuhan dokter mengambil pembuluh darah. Dan alhamdulillah operasi berjalan lancar," imbuhnya.

Selepas operasi, Ridwan mengakui, masih harus menjalani perawatan di rumah sakit hingga dua minggu lamanya. Hal itu untuk memulihkan kondisi tubuh pasca operasi.

"Operasinya itu tujuh jam berlangsung. Setelah itu masih tetap dirawat sampai dua minggu untuk memulihkan pasca operasi. Totalnya itu satu bulan lebih saya di rumah sakit," tuturnya.

Beruntungnya, mulai dari masuk rumah sakit melakukan operasi hingga masa pemulihan tidak dikenakan biaya. Itu karena Ridwan memiliki kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah.

"Bersyukur ada BPJS biaya perawatan, operasi sampai obat-obatan tercover semuanya. Perhitungan saya operasi saja bisa Rp 100 juta-an, belum biaya rawat inap dan obat-obatan," paparnya.

"Meskipun sudah di operasi, saya tetap diminta dokter untuk meminum obat, tapi tidak sesering dulu. Namun obat itu diberikan gratis sampai sekarang," pangkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Saraf Terjepit, Mahasiswa UNHAS ini Bersyukur Jadi Peserta JKN-KIS

Derita Saraf Terjepit, Mahasiswa UNHAS ini Bersyukur Jadi Peserta JKN-KIS

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2020 | 09:43 WIB

Terbantu BPJS Kesehatan, Sidik dan Istrinya Kembali Jalani Hidup Normal

Terbantu BPJS Kesehatan, Sidik dan Istrinya Kembali Jalani Hidup Normal

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2020 | 09:39 WIB

e-Dabu, Satu Aplikasi dari BPJS Kesehatan dengan Sejuta Manfaat

e-Dabu, Satu Aplikasi dari BPJS Kesehatan dengan Sejuta Manfaat

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2020 | 09:32 WIB

Kanker Darah Setahun, Ini Manfaat BPJS Kesehatan bagi Marliyah

Kanker Darah Setahun, Ini Manfaat BPJS Kesehatan bagi Marliyah

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2020 | 11:56 WIB

Radang Usus, Lutfi Andalkan BPJS Kesehatan untuk Kembali Sehat

Radang Usus, Lutfi Andalkan BPJS Kesehatan untuk Kembali Sehat

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2020 | 11:47 WIB

Sulistyowati: Layanan Kontrol Jantung selalu Nyaman dengan JKN - KIS

Sulistyowati: Layanan Kontrol Jantung selalu Nyaman dengan JKN - KIS

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2020 | 11:38 WIB

Terkini

Kombinasi Emas, 3 Shio Paling Cocok dengan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Kombinasi Emas, 3 Shio Paling Cocok dengan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:22 WIB

Lebih dari 250 Brand Lokal Hadirkan Produk Kreatif, dari Fashion hingga Kuliner

Lebih dari 250 Brand Lokal Hadirkan Produk Kreatif, dari Fashion hingga Kuliner

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:20 WIB

Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja

Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:19 WIB

12 Penerbangan Eropa Diancam Bom Beruntun, 2 Pesawat Terpaksa Alihkan Rute

12 Penerbangan Eropa Diancam Bom Beruntun, 2 Pesawat Terpaksa Alihkan Rute

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:17 WIB

Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu

Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:15 WIB

TVS Motor Boyong Empat Model Baru di EICMA 2026 Memperluas Pasar Eropa

TVS Motor Boyong Empat Model Baru di EICMA 2026 Memperluas Pasar Eropa

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 18:15 WIB

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:14 WIB

Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Gantung Sepatu: Waktunya Telah Tiba

Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Gantung Sepatu: Waktunya Telah Tiba

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 18:12 WIB

Cek Kelulusan Wawancara PPG Calon Guru Tahap 2 2026 dan Jadwal Lapor Diri

Cek Kelulusan Wawancara PPG Calon Guru Tahap 2 2026 dan Jadwal Lapor Diri

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:11 WIB

Geger Bau Busuk! Mahasiswi S3 UI Ditemukan Tewas Telentang di Kamar Kos Kawasan Beji

Geger Bau Busuk! Mahasiswi S3 UI Ditemukan Tewas Telentang di Kamar Kos Kawasan Beji

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:08 WIB

×