Array

Kanker Darah Setahun, Ini Manfaat BPJS Kesehatan bagi Marliyah

Kamis, 24 Desember 2020 | 11:56 WIB
Kanker Darah Setahun, Ini Manfaat BPJS Kesehatan bagi Marliyah
Marliyah dan keluarga. (Dok : BPJS Kesehatan)

Suara.com - Marliyah kini tampak sehat, setelah berjuang menang melawan penyakitnya. Perempuan berusia 28 tahun itu sudah kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Padahal sebelumnya, ibu rumah tangga ini hanya bisa berbaring di rumah sakit.

"Saat itu, sebelum mau operasi saya dianjurkan agar mendaftar BPJS Kesehatan oleh perawat di sana. Jadi saya daftar langsung, apalagi anggaran operasi dan biayanya mahal," jelas Awnur Rochim suami dari Marliyah saat ditemui di kediamannya, di Desa Ngemboh, Ujungpangkah, Gresik, Senin (23/11/2020).

Marliyah sendiri menderita sakit kanker darah sejak 2016. Penyembuhannya hampir memakan waktu satu tahun lebih. Bahkan, yang membuat dirinya harus mengelus dada, biaya pengobatan sangat mahal. Setidaknya ia menghabiskan dana sebanyak Rp 100 juta untuk biaya pengobatan.

Melihat hal itu, Rochim yang setiap hari bekerja sebagai guru honorer tidak mau ketinggalan kesempatan. Ia langsung pulang ke rumah dan mencari berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar sebagai peserta BPJS. Jelas, gaji guru swasta yang diperolehnya tidak akan cukup membiayai penyembuhan istrinya.

"Saya langsung daftarkan semua keluarga. Saat itu saya daftar BPJS di kelas dua dengan empat anggota keluaraga," terangnya.

Menurut Rochim kemanfaatan BPJS ini sangat dirasakan. Selain membiayai operasi, BPJS juga tetap membantu sampai sembuh total. Apalagi pasca operasi istrinya harus tetap opname hingga beberapa hari. Tentu, jika tidak berkat BPJS istrinya tidak akan kembali seperti sekarang.

"Seminggu di rumah seminggu lagi di rumah sakit. Begitu terus dalam waktu yang lama. Opname paling lama sampai 20 hari dan saya tidak mengeluarkan biaya apa-apa," kenangnya.

Kini Marliyah dan suaminya tidak lagi merasakan khawatir. Penyakit yang dideritanya sembuh total. Jika kambuh atau terkena penyakit lain, ia juga tidak mengkhawatirkan biaya. Tinggal datang ke faskes pertama, konsultasi dengan dokter lalu dikasih resep dokter.

"Sangat membantu saya tidak bisa bayangkan jika tidak punya BPJS. Bisa-bisa semua terjual karena biaya pengobatannya juga tinggi," tuturnya.

Baca Juga: Radang Usus, Lutfi Andalkan BPJS Kesehatan untuk Kembali Sehat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI