Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Indonesia Mau Jadi Negara Kaya dan Maju? Benahi Sektor Ini

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 28 Desember 2020 | 15:55 WIB
Indonesia Mau Jadi Negara Kaya dan Maju? Benahi Sektor Ini
Anggota karang taruna Puriala membentangkan bendera merah putih di kaki gunung Ahuawali, Kecamatan Puriala, Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/10/2020). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Indonesia diramal bakal menjadi negara maju dengan ekonomi terbesar pada 2045. Pada tahun itu, Indonesia masuk jajaran 5 besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Namun, untuk menuju ke negara maju, Indonesia harus berbenah di segala sektor, salah satunya, sektor transportasi.

Menurut, Pendiri Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Suyono Dikun, saat ini arah transportasi Indonesia belum jelas.

"Bagaimana transportasi yang diinginkan pada tahun depan? Transportasi yang bisa mendukung ekonomi maju pada 2045," ujar Suyono dalam webinar, Senin (28/12/2020).

Suyono mengatakan, ada usulan dari para pakar dalam membenahi sektor transportasi. Misalnya, transportasi Indonesia harus berkelanjutan.

Artinya, pembangunan transportasi itu bisa bertahan terus-menerus dan menjadi simpul untuk pembangunan transportasi selanjutnya.

Kemudian, transportasi juga harus terintegrasi antar moda, sehingga lebih efisien. Selain itu, transportasi teknologi tinggi juga dibutuhkan untuk mendukung Indonesia menjadi negara maju.

"Sustainable, integrated, berkesesuaian dengan tata ruang, ramah lingkungan, kemudian seamles, integrasi dengan ekonomi, hemat energi dan berenergi baru terbarukan, berteknologi tinggi, dan juga menjamin pergerakan orang lebih cepat lebih jauh lebih aman dan selamat," ucap dia.

Meski sudah canggih dan terintegrasi, Suyono meminta, pemerintah juga memperhatikan sisi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

"Jadi transportasi ke depan Indonesia mestinya itu, mempunyai sifat perjalanan itu lebih maju, lebih cepat, lebih aman lebih nyaman dan sebagainya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Libur Nataru, MTI Sarankan Masyarakat Tidak Bepergian

Jelang Libur Nataru, MTI Sarankan Masyarakat Tidak Bepergian

Jogja | Senin, 21 Desember 2020 | 14:15 WIB

Fadli Zon Sebut Sri Mulyani Dukun Peramal: Coba Mikir Jangan Utang Melulu

Fadli Zon Sebut Sri Mulyani Dukun Peramal: Coba Mikir Jangan Utang Melulu

Sumsel | Kamis, 19 November 2020 | 06:27 WIB

PBB: Ekspor Mobil Bekas dari Negara Maju Sumbang Polusi Udara

PBB: Ekspor Mobil Bekas dari Negara Maju Sumbang Polusi Udara

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:22 WIB

Terkini

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB