Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Laptop Ketua DPR yang Dicuri Diduga Hendak Dijual ke Intelijen Rusia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:42 WIB
Laptop Ketua DPR yang Dicuri Diduga Hendak Dijual ke Intelijen Rusia
Ilustrasi laptop.

Suara.com - Laptop milik Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi dicuri saat terjadi penyerangan di Gedung Capitol.

Namun, pencuri tersebut akan dibebaskan dari penjara. Karena tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Meski pencurian perangkat elektronik dari kantor Kongres telah menjadi kekhawatiran yang terus berlanjut. Setelah pengepungan oleh pendukung Presiden AS Donald Trump.

Hakim federal Martin Carlson mengatakan bahwa Williams tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Hakim Carlson memerintahkan agar perempuan Pennsylvania Riley June Williams dibebaskan dari tahanan, tetapi ditempatkan di bawah pengawasan ibunya, dikenakan pembatasan perjalanan, dan menginstruksikannya untuk hadir Senin di pengadilan federal di Washington untuk melanjutkan kasusnya.

Williams, 22, dari Harrisburg, dituduh mencuri, mengganggu dan masuk tanpa izin, serta masuk dengan kekerasan dan berperilaku tidak tertib di Capitol.

FBI mengatakan mantan pacar Williams yang tidak disebutkan identitasnya mengidentifikasi untuk mereka perempuan itu dalam video kerusuhan 6 Januari dan memberi tahu bahwa perempuan itu berharap bisa menjual laptop kepada intelijen Rusia.

Pembela Williams, Lori Ulrich, mengatakan kepada Carlson bahwa pemberi petunjuk itu adalah mantan pacar yang telah melecehkan Williams dan bahwa “tuduhannya itu dilebih-lebihkan.”

Video dari kerusuhan menunjukkan seorang perempuan yang cocok dengan ciri-ciri Williams yang mendorong para perusuh untuk pergi “ke atas, ke atas, ke atas” dalam serangan itu, yang selama beberapa jam telah mengganggu proses sertifikasi kemenangan pemilihan Presiden Joe Biden.

Penegak hukum AS sedang menyelidiki apakah seorang perempuan mengambil komputer laptop atau hard drive dari kantor Ketua DPR AS Nancy Pelosi saat pengepungan pada 6 Januari di Capitol.

Mereka juga melakukan investigasi kemungkinan perempuan tersebut mencoba menjual perangkat tersebut ke intelijen Rusia.

Seorang agen FBI, sebagaimana dilansir dari Reuters, Selasa (19/1), mengungkapkan detilnya dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Minggu (17/1) malam yang menguraikan kasus pidana terhadap Riley June Williams.

Ia adalah seorang perempuan asal Pennsylvania yang dituduh mengarahkan orang-orang ke kantor Pelosi.

Penjabat Pengacara AS Michael Sherwin mengatakan setelah serangan itu bahwa beberapa pencurian mungkin berpotensi membahayakan "ekuitas keamanan nasional."

Menurut pernyataan tertulis yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia, FBI menerima informasi dari seseorang yang menyatakan bahwa mereka adalah mantan pasangan Williams.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laptop Ketua DPR Dicuri, Diduga Mau Dijual ke Intelijen Rusia

Laptop Ketua DPR Dicuri, Diduga Mau Dijual ke Intelijen Rusia

Sulsel | Jum'at, 22 Januari 2021 | 20:53 WIB

Ketua DPR RI: Joe Biden Harus Berperan Percepat Pulihkan Ekonomi Global

Ketua DPR RI: Joe Biden Harus Berperan Percepat Pulihkan Ekonomi Global

Jatim | Kamis, 21 Januari 2021 | 15:18 WIB

Ketua DPR RI Harap Joe Biden Perkuat Persatuan Global Lawan Covid-19

Ketua DPR RI Harap Joe Biden Perkuat Persatuan Global Lawan Covid-19

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 15:08 WIB

Terkini

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:50 WIB

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:32 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:18 WIB

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:15 WIB

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:12 WIB

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB