Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB
Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan
Logo OpenAI. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Novo Nordisk & OpenAI kerja sama pakai AI untuk percepat riset dan distribusi obat inovatif.
  • AI bakal optimalkan efisiensi manufaktur hingga rantai pasok global Novo Nordisk per akhir 2026.
  • Fokus utama adalah temukan terapi baru bagi jutaan pasien diabetes dan obesitas lewat pola data.

Suara.com - Raksasa farmasi asal Denmark, Novo Nordisk, resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mentransformasi sektor kesehatan. Langkah ini menempatkan produsen obat diabetes dan obesitas tersebut di garis depan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat penemuan obat-obatan inovatif.

Kemitraan ini akan memanfaatkan kapabilitas AI milik OpenAI yang dikenal canggih dalam menganalisis data kompleks. Tujuannya jelas: mengidentifikasi potensi penemuan obat baru lebih cepat dan memangkas waktu dari tahap penelitian di laboratorium hingga bisa dikonsumsi oleh pasien.

Meski menggunakan teknologi tingkat tinggi, Novo Nordisk memastikan kolaborasi ini tetap memprioritaskan perlindungan data dan etika. Pengawasan manusia tetap dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan regulasi medis yang berlaku.

Presiden dan CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar, menegaskan bahwa jutaan penderita diabetes dan obesitas sangat membutuhkan pilihan pengobatan baru. Menurutnya, integrasi AI memungkinkan perusahaan melihat pola-pola data yang sebelumnya tidak mungkin terdeteksi oleh manusia.

"Mengintegrasikan AI dalam pekerjaan sehari-hari memampukan kami untuk menganalisis data dalam skala yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan," ujar Doustdar dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).

Kerja sama ini tidak hanya berhenti di meja laboratorium. OpenAI juga akan membantu meningkatkan literasi AI bagi karyawan Novo Nordisk di seluruh dunia. Selain itu, teknologi ini bakal digunakan untuk mengoptimalkan efisiensi di sektor manufaktur, rantai pasok, hingga distribusi.

Program percontohan ini akan segera meluncur di berbagai divisi, mulai dari Riset dan Pengembangan (R&D) hingga operasional komersial. Targetnya, integrasi penuh teknologi AI OpenAI di tubuh Novo Nordisk bakal rampung pada akhir tahun 2026.

CEO OpenAI, Sam Altman, menyambut positif kolaborasi ini. Ia meyakini bahwa di bidang ilmu hayati (life sciences), AI punya peran vital untuk membantu manusia hidup lebih sehat dan lama.

"Kolaborasi dengan Novo Nordisk ini akan membantu mempercepat penemuan ilmiah, menjalankan operasional global yang lebih cerdas, serta mendefinisikan ulang masa depan penanganan pasien," tegas Altman.

baca juga

Langkah ambisius ini merupakan kelanjutan dari inisiatif AI yang sebelumnya telah digarap Novo Nordisk bersama berbagai mitra teknologi global lainnya untuk memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin pasar kesehatan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi

Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Terkini

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Viral Bapak-Bapak Yasinan Pakai Kostum Drama Kolosal Tiongkok, Netizen: Pantes Istana Langit Sepi

Viral Bapak-Bapak Yasinan Pakai Kostum Drama Kolosal Tiongkok, Netizen: Pantes Istana Langit Sepi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi

Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×