Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bos BI: Gempa dan Banjir Buat Suplai Kebutuhan Terganggu

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Senin, 01 Februari 2021 | 20:38 WIB
Bos BI: Gempa dan Banjir Buat Suplai Kebutuhan Terganggu
Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Dokumentasi Humas Bank Indonesia)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut inflasi yang terjadi pada Januari 2021 masih rendah. Inflasi tersebut, masih di bawah target BI di kisaran 2-4 persen.

Perry menilai perekonomian harus naik terlebih dahulu, sehingga membuat inflasi juga terdorong naik. Maka dari itu, Perry saat ini, fokus untuk mendorong perekonomian.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan Januari 2021 telah terjadi inflasi sebesar 0,26 persen.

Angka ini di dapat BPS setelah melakukan pemantauan di 90 kota di seluruh Indonesia selama Januari 2021. Berdasarkan data tersebut inflasi tahun ke tahun dari Januari 2021 terhadap Januari 2020 mencapai 1,55 persen.

"Kita lihat, Januari 0,26 persen dan inflasi tahun ke tahunnya 1,55 persen. Itu masih rendah. Jadi kalau masih di bawah 2 persen, ya memang kalau ekonominya naik, inflasinya akan naik, tapi Insya Allah kita akan tekan inflasinya 2-4 persen. Fokus kita pertumbuhan ekonomi," ujar Perry dalam konferensi pers KSSK, Senin (1/2/2021).

Menurutnya inflasi inti pada Januari juga terlihat masih rendah. Hal ini, lanjutnya, disebabkan, suplai yang tak mampu memenuhi permintaan yang naik di tengah pandemi ini.

"Kita lihat tekanan inflasi dari sisi permintaan penawaran secara nasional perlu kita lihat komponen posisi disebut inflasi inti, sebagaimana diumumkan inflais inti 0,14 persen, dan yoy 1,56 persen, jadi secara nasional, produksi nasional dan permintan masih jauh memenuhi," tutur Perry.

Perry menambahkan, suplai yang terganggu itu juga diakibatkan dengan adanya bencana alam yang terjadi seperti Gempa di Mamuju dan Banjir di Kalimantan Selatan.

"Kalau berkaitan dengan gangguan suplai itu berkaitan dengan masih mendapatkan musibah di beberapa daerah mendapatkan bencana gempa atau banjir, sehingga menggangu produksi maupun pasokan," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Stabil Selama 2 Tahun Terakhir

Harga Beras Stabil Selama 2 Tahun Terakhir

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 14:33 WIB

Bencana Alam di Mamuju Timbulkan Inflasi Tertinggi di Indonesia

Bencana Alam di Mamuju Timbulkan Inflasi Tertinggi di Indonesia

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 12:13 WIB

Data BPS : Januari 2021 Inflasi 0,26 Persen

Data BPS : Januari 2021 Inflasi 0,26 Persen

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 11:26 WIB

Urusan Bank Bisa Dilakukan di Toilet, Gubernur BI Minta Perbankan Berubah

Urusan Bank Bisa Dilakukan di Toilet, Gubernur BI Minta Perbankan Berubah

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 13:23 WIB

Indonesia Bakal Jadi Buruan Investor Asing di 2021

Indonesia Bakal Jadi Buruan Investor Asing di 2021

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:08 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×