Airlangga Ramal Daya Beli Masyarakat Mulai Bangkit di Tahun Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Februari 2021 | 13:47 WIB
Airlangga Ramal Daya Beli Masyarakat Mulai Bangkit di Tahun Ini
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Suara.com/Muslimin).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini bahwa konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat pada tahun ini akan kembali bangkit, usai sepanjang tahun lalu babak belur di hajar pandemi virus corona atau Covid-19.

"Ekonomi kita didominasi oleh konsumsi rumah tangga, dan sekarang mulai menunjukkan tren perbaikan," kata Airlangga dalam acara Indonesia Economic Outlook 2021, secara virtual, Senin (8/2/2021).

Tak hanya itu kata dia capaian Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Januari 2021 yang berada di level 52,2 cukup menggembirakan, angka ini lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar 51,3.

"Manufaktur masih berada di level ekspansi 52,2," katanya.

Hal tersebut juga sejalan dengan data indeks kepercayaan konsumen pada bulan Desember 2020 yang juga ikut meningkat.

"Dimana indeks kepercayaan konsumen juga tumbuh, permintaan kredit bisnis juga terus bertambah, ini merefleksikan pemulihan di level kepercayaan umum," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 terkontraksi sebesar 2,07 persen.

Anjloknya pertumbuhan ekonomi ini sejalan dengan melorotnya konsumsi rumah tangga sepanjang tahun lalu yang tumbuh minus 2,63 persen.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan penurunan konsumsi rumah tangga ini hampir terjadi di seluruh penjualan barang konsumsi.

baca juga

"Nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit terkontraksi. Volume penjualan listrik PLN ke rumah tangga tumbuh melambat," papar Kecuk dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Tak hanya itu kata dia penurunan konsumsi juga dipicu lemahnya permintaan konsumen pada sektor penjualan eceran. Di mana kata dia penjualan eceran mengalami kontraksi pada seluruh kelompok pengeluaran.

"Antara lain pada penjualan makanan, minuman, dan tembakau. Kemudian, sandang, suku cadang dan aksesoris, bahan bakar kendaraan, peralatan informasi dan telekomunikasi, barang budaya dan rekreasi serta barang lainnya," katanya.

Sementara itu, penurunan konsumsi turut terjadi pada sektor lainnya yaitu jumlah penumpang angkutan rel, laut, dan udara terkontraksi. Lalu, PNBP berupa pendapatan pendidikan tumbuh menguat, sementara PNBP berupa pendapatan kesehatan juga ikut tumbuh negatif.

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mengalami kontraksi cukup hebat dimana pertumbuhannya minus 2,07 persen, angka ini jauh lebih buruk dibandingkan tahun sebelumnya yang masih tetap positif diangka 5,02 persen.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan pertumbuhan minus 2,07 persen ini merupakan yang terburuk sejak krisis moneter tahun 1998.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuartal I 2021, Airlangga Berharap Ekonomi Rebound 1,6 Persen

Kuartal I 2021, Airlangga Berharap Ekonomi Rebound 1,6 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:06 WIB

Airlangga Yakin Ekonomi Tahun Ini Tumbuh 5 Persen

Airlangga Yakin Ekonomi Tahun Ini Tumbuh 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 16:56 WIB

Data BPS : Konsumsi Rumah Tangga Jeblok di 2020

Data BPS : Konsumsi Rumah Tangga Jeblok di 2020

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 16:04 WIB

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:00 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

×