Dirut Pos Indonesia Tinjau Penyaluran BST dan Korban Longsor Purwakarta

Iwan Supriyatna

Senin, 22 Februari 2021 | 06:41 WIB
Dirut Pos Indonesia Tinjau Penyaluran BST dan Korban Longsor Purwakarta
Dirut Pos Indonesia di lokasi bencana longsor dan tanah bergerak di Dusun Cirangkong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Suara.com - Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi dan jajaran Pos Purwakarta menyambangi warga yang terdampak bencana longsor dan tanah bergerak di Dusun Cirangkong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Curah hujan yang tinggi menjadi penyebab longsor di wilayah tersebut. Selain longsor, beberapa wilayah Purwakarta juga mengalami banjir. Banyak bangunan roboh akibat bencana tersebut.

Berdasarkan perbaruan data dari tim yang dibentuk di desa, per 15 Februari, sebanyak 145 kepala keluarga (KK) mengalami dampak akibat bencana tersebut. 75 rumah mengalami rusak berat dan 41 rumah mengalami rusak ringan. Secara total, terdapat 523 warga yang terdampak.

Faizal mengatakan banyak kondisi rumah yang sudah tidak layak huni lagi, karena kondisi tanah yang retak (karena pergerakan tanah) dan rawan terjadi longsor kembali. Dia mengimbau pemerintah untuk segera merelokasi warga.

"Kami mengimbau kepada pemerintah untuk merelokasi warga, karena tidak mungkin dibangun lagi. Bahaya ini ada di jalur longsor," kata Faizal, usai melihat kondisi lokasi bencana dan warga di tenda pengungsian di Desa Pesanggrahan ditulis Senin (22/2/2021).

Di satu sisi, Faizal mengapresiasi peran warga yang berinisiatif membangun bedeng dan tenda di tempat pengungsian. Meskipun pemerintah pusat dan daerah juga sudah membangunnya.

"Ada juga tenda dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial (Dinsos). Tapi sepertinya tidak bisa bertahan lama karena banjir menyapu lantai. Jadi gak bisa tidur dan lampu terbatas," katanya.

Dalam situasi ini, Pos Indonesia siap membantu pemerintah pusat menyalurkan bantuan apapun untuk meringankan beban warga terdampak bencana.

"Kami juga mengajak teman-teman BUMN lainnya untuk sama-sama berpartisipasi membantu pengungsi Desa Pesanggrahan," ujar Faizal.

baca juga

Kepala Desa Pesanggrahan Yadi Supriyadi juga menekankan pentingnya relokasi warga ke tempat yang lebih layak oleh pemerintah pusat. Menurutnya, warga yang terdampak saat ini tidak memungkinkan untuk kembali ke rumah.

"Kalau banjir surut bisa langsung pulang. Kalau di sini tidak bisa langsung pulang, karena uang sudah banyak yang habis karena rumah sudah pada hancur. Jadi kami berharap adanya bantuan biaya relokasi dari pemerintah pusat," kata Yadi.

Yadi menambahkan warga di pengungsian saat ini membutuhkan beberapa barang, utamanya kasur lantai, selimut, dan diapers untuk bayi.

Untuk mencapai lokasi tenda pengungsian warga di Desa Pesanggrahan, Faisal bersama rombongan Pos Indonesia harus berjalan kaki. Medan yang sulit dan median jalan cor bahkan banyak yang retak, patah dan rengkah akibat pergeseran tanah.

Melihat kondisi ini, Fazial bersama Yadi sepakat memang diperlukan kehadiran pemerintah pusat untuk membantu para warga dan memulihkan infrastruktur di desa itu.

BST Diantar Langsung Kepada Warga Korban Bencana Longsor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampung Cibunipasir Purwakarta Longsor, Akses Jalan Sukasari Putus

Kampung Cibunipasir Purwakarta Longsor, Akses Jalan Sukasari Putus

Bekaci | Rabu, 17 Februari 2021 | 10:11 WIB

Longsor Terjang Purwakarta, Akses Jalan ke Cibunipasir Terputus

Longsor Terjang Purwakarta, Akses Jalan ke Cibunipasir Terputus

Bekaci | Senin, 15 Februari 2021 | 14:54 WIB

Karang Taruna Purwakarta Apresiasi Dukungan Kemensos Berdayakan Masyarakat

Karang Taruna Purwakarta Apresiasi Dukungan Kemensos Berdayakan Masyarakat

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2021 | 09:58 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×