Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

OPEC Plus Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 Maret 2021 | 07:47 WIB
OPEC Plus Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah anjlok ke level terendahnya setelah produsen OPEC Plus berencana melonggarkan pembatasan pasokan pada pertemuan pekan ini karena ekonomi mulai pulih dari krisis virus corona.

Mengutip CNBC, Rabu (3/3/2021) Sekretaris Jenderal OPEC, Mohammad Barkindo, mengatakan prospek permintaan minyak terlihat lebih positif, terutama di Asia.

Mendengar kabar tersebut minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional langsung ditutup merosot 99 sen, atau 1,6 persen menjadi 62,70 dolar AS per barel, settlement terendah sejak 12 Februari.

Brent anjlok sekitar 7 persen dari level tertinggi 13 bulan yang dicapai pekan lalu.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut 89 sen, atau 1,5 persen menjadi 59,75 dolar AS per barel, penutupan terendah sejak 19 Februari.

WTI turun sekitar 6 persen sejak 25 Februari ketika ditutup pada level tertinggi sejak Mei 2019.

Reli minyak memudar di tengah ekspektasi Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya dalam kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus akan memproduksi lebih banyak minyak mulai April, mengurangi pemotongan pasokan tahun lalu.

"Pasar minyak akhirnya mencapai tahap yang mengisyaratkan pemulihan, karena ini adalah pertama kalinya dalam setahun di mana setiap orang memperkirakan OPEC Plus akan membawa lebih banyak output kembali ke pola produksi," kata Bjornar Tonhaugen, Kepala Pasar Minyak di Rystad Energy.

OPEC Plus, yang akan bertemu pada Kamis, dapat membahas kemungkinan pasokan sebanyak 1,5 juta barel per hari (bph) kembali ke pasar.

baca juga

Anggota OPEC Plus, Rusia, gagal meningkatkan output minyak pada Februari meski diberikan izin oleh kelompok tersebut. Sumber industri mengatakan cuaca musim dingin yang ekstrim menghambat pekerjaan.

Di Amerika Serikat, analis memperkirakan stok minyak mentah turun 900.000 barel pekan lalu setelah melonjak 1,3 juta barel pada minggu sebelumnya.

Proyeksi itu muncul menjelang rilis data industri dari American Petroleum Institute (API) Selasa malam dan laporan pemerintah pada Rabu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi China Menurun, Harga Minyak Dunia Ambles

Konsumsi China Menurun, Harga Minyak Dunia Ambles

Bisnis | Selasa, 02 Maret 2021 | 07:52 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Minyak WTI Anjlok 3,2 Persen

Dolar AS Menguat, Harga Minyak WTI Anjlok 3,2 Persen

Bisnis | Senin, 01 Maret 2021 | 07:29 WIB

Harga Minyak Mentah WTI Sentuh Level Tertingginya Sejak 2019

Harga Minyak Mentah WTI Sentuh Level Tertingginya Sejak 2019

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 08:03 WIB

Terkini

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB