Harga Minyak Mentah WTI Sentuh Level Tertingginya Sejak 2019

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 26 Februari 2021 | 08:03 WIB
Harga Minyak Mentah WTI Sentuh Level Tertingginya Sejak 2019
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, setelah kilang produksi di Texas kembali beroperasi usai dihantam cuaca dingin yang ekstrem.

Mengutip CNBC, Jumat (26/2/2021) harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman April, patokan internasional, ditutup turun 16 sen, atau 0,2 persen menjadi 66,88 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, menguat 31 sen, atau 0,5 persen, menjadi 63,53 dolar AS per barel, penutupan tertinggi sejak Mei 2019.

Analis mengatakan WTI meningkat pada akhir sesi karena lebih banyak pengilangan Texas mulai kembali beroperasi, termasuk pabrik Port Arthur milik Valero Energy Corp dan Corpus Christi milik Citgo Petroleum Corp.

Pembekuan itu menyebabkan produksi minyak mentah Amerika anjlok lebih dari 10 persen, atau rekor 1 juta barel per hari (bph) pekan lalu, sementara penyulingan jatuh ke tingkat yang tidak terlihat sejak 2008, kata Badan Informasi Energi.

"Semakin banyak kilang kembali beroperasi, semakin banyak minyak mentah yang akan mereka bakar, dan semakin sedikit minyak mentah yang disimpan," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

Namun, secara keseluruhan, analis mencatat kenaikan harga melambat pada sesi Kamis.

"Dengan momentum tampak melambat seminggu sebelum pertemuan OPEC Plus berikutnya, minyak mentah mungkin memposisikan untuk koreksi kecil," kata Craig Erlam, analis OANDA.

Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, akan bertemu pada 4 Maret.

baca juga

Analis mencatat kenaikan harga minyak baru-baru ini baik Brent dan WTI melambung lebih dari 75 persen selama empat bulan terakhir dapat mendorong produsen Amerika untuk kembali ke wellpad dan OPEC Plus akan melonggarkan pengurangan produksinya.

Kelompok tersebut akan membahas pelonggaran moderat pembatasan pasokan minyak dari April mengingat pemulihan harga, tutur sumber OPEC Plus, meski beberapa menyarankan untuk mempertahankan kebijakan saat ini mengingat risiko kemunduran baru dalam pertempuran melawan pandemi.

Pemotongan ekstra sukarela oleh Arab Saudi pada Februari dan Maret memperketat pasokan global dan mendukung harga.

Sementara itu, jaminan dari Federal Reserve bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk sementara waktu membantu mendukung harga minyak di awal sesi dan akan meningkatkan selera risiko investor serta pasar ekuitas global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Minyak AS Turun 10 Persen, Harga Minyak Langsung Meroket

Produksi Minyak AS Turun 10 Persen, Harga Minyak Langsung Meroket

Bisnis | Kamis, 25 Februari 2021 | 08:48 WIB

Aktivitas Kilang Texas Belum Sepenuhnya Pulih, Harga Minyak Bervariasi

Aktivitas Kilang Texas Belum Sepenuhnya Pulih, Harga Minyak Bervariasi

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 07:55 WIB

Kilang Texas Belum Beroperasi, Harga Minyak Dunia Meroket Hampir 4 Persen

Kilang Texas Belum Beroperasi, Harga Minyak Dunia Meroket Hampir 4 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×