Konsumsi China Menurun, Harga Minyak Dunia Ambles

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Maret 2021 | 07:52 WIB
Konsumsi China Menurun, Harga Minyak Dunia Ambles
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia merosot lebih dari 1 persen karena kekhawatiran konsumsi minyak mentah China melambat dan OPEC dapat meningkatkan pasokan global setelah pertemuan pekan ini.

Mengutip CNBC, Selasa (2/3/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok 73 sen atau 1,1 persen menjadi 63,69 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), kehilangan 86 sen atau 1,4 persen menjadi 60,64 dolar AS per barel.

Pertumbuhan aktivitas pabrik China jatuh ke level terendah sejak sembilan bulan terakhir, menimbulkan kekhawatiran atas pembelian minyak mentah China dan menekan harga komoditas tersebut.

Investor juga khawatir bahwa Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, akan segera meningkatkan produksi minyak.

Produksi minyak OPEC turun pada Februari karena pemangkasan sukarela oleh Arab Saudi menambah pengurangan yang disepakati di bawah pakta dengan sekutunya, menurut survei Reuters , mengakhiri kenaikan bulanan tujuh bulan berturut-turut.

Kelompok tersebut akan bertemu, Kamis, dan dapat membahas untuk mengizinkan minyak mentah sebanyaknya 1,5 juta barel per hari kembali ke pasar.

Analis ING mengatakan OPEC Plus perlu menghindari trader yang mengejutkan dengan melepas terlalu banyak pasokan.

"Ada sejumlah besar uang spekulatif dalam minyak saat ini, jadi mereka ingin menghindari tindakan apa pun yang akan membuat (investor itu) keluar," kata analis ING.

baca juga

Pergerakan dolar AS yang lebih kuat, yang biasanya berbanding terbalik dengan minyak, juga membebani minyak.

Meningkatnya vaksinasi Covid-19 mendongkrak aktivitas ekonomi bersama dengan paket bantuan terkait virus korona senilai 1,9 triliun dolar AS yang disahkan DPR Amerika, menahan harga tidak melemah lebih tajam.

Harga minyak menguat di awal sesi di tengah harapan terkait dengan paket stimulus Amerika yang akan membayar vaksin dan pasokan medis, serta mengirim putaran baru bantuan keuangan darurat itu menuju rumah tangga dan usaha kecil, yang akan berdampak langsung pada permintaan energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Menguat, Harga Minyak WTI Anjlok 3,2 Persen

Dolar AS Menguat, Harga Minyak WTI Anjlok 3,2 Persen

Bisnis | Senin, 01 Maret 2021 | 07:29 WIB

Harga Minyak Mentah WTI Sentuh Level Tertingginya Sejak 2019

Harga Minyak Mentah WTI Sentuh Level Tertingginya Sejak 2019

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 08:03 WIB

Produksi Minyak AS Turun 10 Persen, Harga Minyak Langsung Meroket

Produksi Minyak AS Turun 10 Persen, Harga Minyak Langsung Meroket

Bisnis | Kamis, 25 Februari 2021 | 08:48 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×