Edukasi Jadi Pilihan BRI Berdayakan UMKM di Indonesia

Fabiola Febrinastri

Senin, 15 Maret 2021 | 18:19 WIB
Edukasi Jadi Pilihan BRI Berdayakan UMKM di Indonesia
Ilustrasi UMKM. (Dok : BRI)

Suara.com - Paradigma pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus diubah ke arah yang lebih baik. Pendampingan UMKM agar tumbuh dan berkembang, harus dilakukan melalui pendekatan edukasi alih-alih advokasi.

Melalui pola pendekatan berbasis edukasi, UMKM tidak lagi dipersepsikan berada di bawah lembaga maupun individu yang melakukan pendampingan. UMKM ditempatkan sebagai partner setara untuk tumbuh kembang bersama, terutama di masa pandemi saat ini. Upaya peningkatan kelas UMKM bisa berjalan lebih efektif.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, edukasi bagi UMKM akan membuat para pelaku usaha mikro dan kecil lebih cepat bertransformasi. Dampaknya, perubahan dan perkembangan itu akan membawa banyak dampak positif bagi pelaku usaha, lembaga pendamping, serta perekonomian nasional.

“Sesungguhnya, kalau kita bisa edukasi mereka dan mereka bisa sejajar dengan bank, dengan lembaga pembiayaan, maka dia akan menjadi gadis cantik yang menjadi rebutan semua bank. Rebutan semua bank itulah yang akan menurunkan harga, dan bargaining position dari UMKM itu akan naik. Maka sekarang kita fokus saja pada edukasi UMKM,” ujar Sunarso.

Selama ini, pendekatan berbasis edukasi telah dilakukan BRI dalam mendampingi dan memberdayakan UMKM, dengan mengandalkan lebih dari 36 ribu tenaga marketing dan analisis kredit (mantri) di daerah, edukasi terhadap UMKM selalu dilakukan BRI setiap harinya.

Dalam melakukan pendampingan, BRI fokus untuk menanamkan semangat kewirausahaan (enterpreneurship) di diri masing-masing pelaku UMKM dan debitur. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan semangat pelaku usaha agar terus mengembangkan bisnisnya.

Sebagai bank dengan portofolio UMKM sebesar 82,13 persen dari total kredit, BRI rutin mengedukasi UMKM agar memahami kaidah administrasi dan manajerial bisnis yang sesuai ketentuan. Selain itu, akses merambah pasar, penggunaan teknologi, dan informasi bagi UMKM juga dibuka oleh BRI, agar pelaku UMKM semakin berdaya saing baik di lingkup regional, nasional, dan bahkan internasional.

“Edukator kami tersedia untuk melakukan itu semua. Materi yang harus diajarkan juga termasuk prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Jangan sampai, (UMKM) baru usaha pikirannya itu kalau ke bank harus melakukan ini-itu yang tidak GCG. Itu harus diajarkan, Terakhir, sustainability. Jangan usaha itu aji mumpung, tetapi harus dipikirkan journey-nya. Kalau saya sekarang usaha ultra-mikro, maka target saya sekian tahun, saya harus ke kelas usaha mikro, kecil, dan bahkan menengah,” ujarnya.

Hingga akhir tahun lalu, sudah ada 504 ribu lebih Agen BRILink yang dimiliki BRI dan berfungsi untuk turut mengedukasi UMKM, serta meningkatkan akses pelaku usaha terhadap layanan keuangan formal. Seluruh tenaga Mantri BRI telah dimungkinkan untuk memproses pengajuan kredit UMKM secara cepat dan mudah mengandalkan sistem BRISPOT, yaitu sistem digitalisasi proses pinjaman.

baca juga

Untuk mendukung ekosistem pelaku usaha di masa pandemi, BRI telah membangun platform pasar.id, yang menjembatani para pedagang di lebih dari 4.500 pasar tradisional dengan pembeli secara daring. Sudah lebih dari 108 ribu pedagang yang terdaftar di platform ini di seluruh Indonesia.

Upaya penyelamatan UMKM yang dilakukan BRI dan pemerintah terbukti positif, dan dapat dilihat dari tumbuhnya penyaluran kredit Mikro BRI hingga 14,18 persen secara tahunan per Desember 2020. Pada saat yang sama, penyaluran kredit kecil dan menengah BRI tumbuh 3,88 persen, dan kredit konsumer tumbuh 2,26 persen.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tumbuh negatif.

“Kami akan kembangkan UMKM dan masukan UMKM ke dalam sistem, dan kemudian kami rangkai dalam ekosistem UMKM. Ekosistem itu nanti tergantung segmen bisnisnya, sektornya, integrasinya,” tutup Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank BRI Raih Nilai ESG Risk Rating Terbaik pada Indeks IDX ESG Leaders

Bank BRI Raih Nilai ESG Risk Rating Terbaik pada Indeks IDX ESG Leaders

Bisnis | Minggu, 14 Maret 2021 | 15:27 WIB

Guru Besar UI: Kolaborasi Lembaga Keuangan Perluas Akses Bisnis UMKM

Guru Besar UI: Kolaborasi Lembaga Keuangan Perluas Akses Bisnis UMKM

Bisnis | Sabtu, 13 Maret 2021 | 12:56 WIB

Wirausaha Perempuan Lebih Mampu Bertahan di Tengah Pandemi

Wirausaha Perempuan Lebih Mampu Bertahan di Tengah Pandemi

Lifestyle | Jum'at, 12 Maret 2021 | 16:39 WIB

Pulihkan Ekonomi, BNPB Dampingi UMKM Terdampak Bencana di DIY

Pulihkan Ekonomi, BNPB Dampingi UMKM Terdampak Bencana di DIY

Jogja | Jum'at, 12 Maret 2021 | 21:30 WIB

Pulang Kampung, Ifan Seventeen Promosikan UMKM Pontianak

Pulang Kampung, Ifan Seventeen Promosikan UMKM Pontianak

Kalbar | Jum'at, 12 Maret 2021 | 13:36 WIB

Bos BRI Ungkap Rahasia Kinerja Positif BRI Selama Pandemi Covid-19

Bos BRI Ungkap Rahasia Kinerja Positif BRI Selama Pandemi Covid-19

Bisnis | Jum'at, 12 Maret 2021 | 10:56 WIB

Terkini

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17 WIB

Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya

Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Health | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe

Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:03 WIB

4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil

4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?

Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung

Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik

Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO

Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:47 WIB

×