Di Depan DPR, Mentan : Ketersediaan Padi hingga Mei 2021 Surplus

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 19 Maret 2021 | 16:01 WIB
Di Depan DPR, Mentan : Ketersediaan Padi hingga Mei 2021 Surplus
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, prognosa neraca pangan pokok sampai Mei 2021 diperkirakan dalam keadaan cukup, bahkan ketersediaan padi dinilai surplus. Hal ini dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPR RI.

“Beras diperkirakan akan surplus 12,56 juta ton, begitu juga jagung surplus 3,40 juta ton. Khusus beras surplus, karena pada Maret dan April 2021 ini memasuki panen raya," sebut Syahrul, Jakarta, Kamis (18/3/2021)

Pertemua ini dilakukan menjelang Ramadan dan hari Raya Idul Fitri, dan mengantisipasi fenomena lonjakan atau penurunan harga pangan.

Syahrul mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuat perhitungan prognosa ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok berdasarkan data yang tersedia, seperti data stok tahun sebelumnya, perkiraan produksi dalam negeri, perkiraan impor dan perkiraan kebutuhan pangan masyarakat. 

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Renny Astuti menyesalkan keputusan dan pernyataan Menteri Perdagangan untuk tetap melakukan impor 1 juta ton beras, yang diyakini tidak akan menggangu harga gabah di tingkat petani.

“Padahal fakta di lapangan, hampir seluruh harga gabah jauh di bawah HPP. Untuk itu, kami menyarankan kepada Mentan untuk menjelaskan kondisi fakta di lapangan kepada Mendag," ujar Reni

Senada dengan Renny, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin juga dengan tegas menolak rencana impor beras 1 juta ton. Andi menilai, keputusan tersebut kontraadiktif dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait stok dan produksi pangan yang menunjukan adanya surplus beras.

“Alasan Mendag dan Menko Perekonomian tidak bisa kita terima secara argumentatif. Kita juga harus memberikan apresiasi kepada petani dan Kementan, yang sudah menjamin ketersedian pangan dengan baik, “ ungkapnya

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV tersebut, Andi juga mengapresiasi upaya antisipasi yang dilakukan Kementan dalam menyerap gabah petani, meskipun bukan tupoksi utama Kementan.

baca juga

"Saya yakin, kerja Mentan sudah bagus untuk kita harus tetap bersinergi. Saat ini, kita harus punya kepercayaan diri bahwa petani kita mampu menghasilkan pangan sendiri terutama beras," tambahnya

Dalam raker tersebut, Syahrul juga memaparkan langkah-langkah Kementan dalam menjaga pasokan kebutuhan pangan pokok di masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri, pun selama Pandemi Covid-19.

“ Untuk itu, langkah yang diambil Kementerian Pertanian adalah melalui optimalisasi penyediaan pangan dari dalam negeri dan mempercepat proses impor untuk komoditas pangan yang belum sepenuhnya dicukupi dari dalam negeri, seperti kedelai, bawang putih, daging sapi/kerbau dan gula pasir," ujarnya.

Berdasarkan hasil perhitungan sampai Minggu II Maret 2021, stok beras yang tersimpan di berbagai tempat seperti di Bulog, penggilingan, pedagang, PIBC dan lainnya, mencapai 6,79 juta ton. Begitu pula surplus komoditas jagung, panen pada awal tahun sampai Mei 2021, yang merupakan puncak siklus panen besar.

“Untuk komoditas lain diperkirakan juga akan tersedia dalam jumlah cukup, di antaranya komoditas bawang, cabai, daging ayam ras, telur, gula dan minyak goreng, “ ujarnya

Walaupun ketersediaan pangan diperkirakan akan cukup, Mentan mengakui bahwa ada beberapa komoditas pangan yang masih harus mendatangkan dari luar negeri, karena produksi dalam negeri belum dapat memenuhi total kebutuhan masyarakat, seperti kedelai, bawang putih, daging sapi/kerbau dan gula pasir.

“Khusus daging sapi/kerbau, walaupun telah diperkuat penyediaannya melalui impor, diperkirakan sampai akhir Mei 2021 masih kurang, sehingga kami akan melakukan kerja keras untuk dapat memenuhi kekurangannya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdampak Banjir, Kementan Dorong Petani Keerom Asuransikan Lahan

Terdampak Banjir, Kementan Dorong Petani Keerom Asuransikan Lahan

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 07:27 WIB

Tegas, Kementan Tak Setuju Ide Airlangga Soal Impor Beras

Tegas, Kementan Tak Setuju Ide Airlangga Soal Impor Beras

Jabar | Kamis, 18 Maret 2021 | 16:47 WIB

Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemerintah Siapkan Insentif bagi Petani

Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemerintah Siapkan Insentif bagi Petani

Bisnis | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:26 WIB

Jamin Stok Beras Nasional, DPR Minta Perum Bulog Bersinergi dengan Kementan

Jamin Stok Beras Nasional, DPR Minta Perum Bulog Bersinergi dengan Kementan

Bisnis | Selasa, 16 Maret 2021 | 08:28 WIB

BPS: Ekspor Pertanian Januari-Februari Tumbuh 8,81 Persen

BPS: Ekspor Pertanian Januari-Februari Tumbuh 8,81 Persen

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 08:13 WIB

Dinilai Rugikan Petani, DPR Tak Rekomendasikan Impor 1 Juta Ton Beras

Dinilai Rugikan Petani, DPR Tak Rekomendasikan Impor 1 Juta Ton Beras

Bisnis | Senin, 15 Maret 2021 | 19:43 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×