IPTV Sepakat Merger dengan Malacca Straits

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 23 Maret 2021 | 10:15 WIB
IPTV Sepakat Merger dengan Malacca Straits
ilustrasi kerja sama (pexels/oleg magni)

Suara.com - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) melalui anak usaha PT Asia Vision Network (AVN) perusahaan pemilik layanan digital streaming Vision+, telah membuat kesepakatan untuk merger dengan Malacca Straits (NASDAQ: MLAC).

Dengan merger tersebut, maka valuasi perusahaan pro-forma diprediksi mencapai 573 juta dolar AS atau sekitar Rp 8 triliun.

Kedua perusahaan sepakat untuk menuntaskan merger ini pada akhir kuartal II-2021 atau awal kuartal III-2021.

Diakui oleh Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, merger ini menjadi momen yang penting bagi AVN. Aksi korporasi ini akan memperkuat neraca perusahaan dengan potensi dana segar masuk mencapai 130 juta dolar AS.

"Ini tidak hanya akan membantu meningkatkan cash flow kami, melainkan juga memperkuat posisi kami sebagai pemimpin bisnis di pasar OTT Indonesia. Kami memiliki kemitraan dengan pemain infrastruktur utama yang bisa memberikan keuntungan untuk mempertahankan model bisnis kami seiring persiapan yang kami lakukan untuk listing di pasar modal NASDAQ. Menjadi perusahaan yang listing di AS akan memberikan akses bagi kami untuk menumbuhkan modal sekaligus menjadi platform global terbaik di dunia," kata Hary ditulis Selasa (23/3/2021).

Dengan penetrasi media OTT yang baru mencapai 2 persen, Asia Vision Network dinilai memiliki posisi strategis dalam siklus pertumbuhan awal.

Potensi tersebut ditopang oleh posisi Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia berdasar populasi dengan PDB mencapai lebih dari 1 triliun dolar AS dan populasi rata-rata berusia 31 tahun.

Selain itu, jangkauan MNC Media mencapai 50% pangsa pemirsa nasional pada siaran tv Free-to-Air (termasuk 53,5% pada di segmen prime-time), kemudian lebih dari 8 juta pelanggan TV berbayar, portal berita yang dimilikinya mencatatkan lebih dari 73 juta pengguna aktif bulanan, dan 217 juta subscriber / follower di akun-akun media sosial milik MNC.

Kombinasi AVN dan Malacca Straits diyakini akan membawa AVN masuk bursa NASDAQ, salah satu pasar modal besar di dunia.

baca juga

CEO Malacca Straits Kenneth Ng juga menyatakan senang bisa menyatukan AVN dan Malacca Straits.

Sebagai Special Purpose Vehicle Company (SPAC), Malacca Straits sejak awal bertekad mencari perusahaan yang kuat, memiliki model bisnis yang teruji, dan potensi pertumbuhan yang signifikan.

"Dan dengan kesuksesan mereka dalam menyediakan konten eksklusif bagi jutaan orang, kami tak sabar untuk bekerja sama dengan tim yang memiliki dedikasi kuat seperti kami. Asia Vision Network merupakan perusahaan OTT, broadband, dan IPTV dengan jaringan kuat, terus tumbuh, dan sangat menguntungkan, dan merger dengan Malacca Straits akan memosisikan kita untuk tumbuh dalam jangka panjang serta berkelanjutan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Yahoo Jepang Kini Merger dengan LINE

Sah! Yahoo Jepang Kini Merger dengan LINE

Tekno | Rabu, 03 Maret 2021 | 14:11 WIB

Vision+ Jajaki Merger dengan Malacca Strait SPAC

Vision+ Jajaki Merger dengan Malacca Strait SPAC

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:50 WIB

Data Pelanggan Dipastikan Aman Jika Gojek dan Tokopedia Jadi Merger

Data Pelanggan Dipastikan Aman Jika Gojek dan Tokopedia Jadi Merger

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 07:13 WIB

Terkini

Diteken di Bandung, IndonesiaMalaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, IndonesiaMalaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×