Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Surat Wasiat Teroris Bawa-bawa Riba, Pengamat: Pemahaman yang Berbahaya

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 01 April 2021 | 15:57 WIB
Surat Wasiat Teroris Bawa-bawa Riba, Pengamat: Pemahaman yang Berbahaya
Isi surat wasiat teroris Zakiah Aini dan Lukman Alfariz. Kedua teroris tersebut sama-sama meminta keluarga menjauhi perbankan karena riba.

Suara.com - Zakiah Aini terduga teroris yang tewas ditembak mati di Mabes Polri meninggalkan surat wasiat. Dalam suratnya dia meminta keluarganya untuk berhenti berhubungan dengan perbankan karena mengandung riba.

Lantas apakah pemahaman ini benar adanya?

Pengamat Ekonomi Syariah IPB Irfan Syauqi Beik mengatakan, pemahaman-pemahaman kelompok masyarakat yang membenci perbankan karena mengandung riba merupakan sebuah kesalahan besar.

"Saya melihat di situ barangkali ada pemahaman yang keliru dan kekeliruan itu yang kemudian ditanamkan. Nah itu yang sebenarnya berbahaya," kata Irfan saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/4/2021).

Irfan menjelaskan, sebetulnya dunia perbankan terus mengalami kemajuan dan adaptasi yang luar biasa dalam memenuhi setiap kebutuhan masyarakat, termasuk masyarakat yang tidak menginginkan adanya riba dalam transaksi perbankan mereka.

Sejak tahun 1992, lanjut Irfan, perbankan nasional sebetulnya sudah meluncurkan sebuah sistem perbankan syariah, di mana sistem ini jadi salah satu alternatif pilihan bagi masyarakat yang tidak menginginkan adanya riba.

"Jadi artinya, ketika kita berhadapan dengan sistem ekonomi ribawi, yang kita lakukan bukan melakukan tindakan yang tidak benar. Yang kita lakukan adalah bagaimana mengembangkan sistem ekonomi yang bisa secara bertahap keluar dari riba," paparnya.

Sehingga dia mengimbau bagi masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan, agar bertanya pada yang ahlinya agar memahami permasalahan yang ada dan bagaimana mencari jalan keluarnya.

"Nah itu yang sebenarnya berbahaya, jadi harusnya kalau memang tidak memahami sesuatu dia bertanya gitu jangan membuat kesimpulan, jangan membuat interpretasi sendiri itu jangan apa namanya membuat dan menduga-duga ya," ucapnya.

baca juga

"Jadi saran saya bagi siapapun kalau tidak paham bertanyalah pada yang menguasai, bertanya kepada ahlinya sehingga apa pemahaman itu bisa benar bisa lurus fikroh-nya, yang baik yang betul sesuai dengan tuntunan Rasulullah," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zakiah Aini Minta Jauhi Bank karena Riba, Pengamat: Bisa Pilih Syariah

Zakiah Aini Minta Jauhi Bank karena Riba, Pengamat: Bisa Pilih Syariah

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 15:18 WIB

Wasiat Penyerang Mabes Polri Ditemukan, Minta Jauhi Riba, Demokrasi dan UUD

Wasiat Penyerang Mabes Polri Ditemukan, Minta Jauhi Riba, Demokrasi dan UUD

Sumsel | Kamis, 01 April 2021 | 06:05 WIB

Beredar Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral, Minta Jauhi Riba Bank

Beredar Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral, Minta Jauhi Riba Bank

Sumsel | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:32 WIB

Terkini

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:44 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:32 WIB

×