Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penumpang Bus AKAP Naik 96 Persen saat Libur Panjang Kemarin

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 05 April 2021 | 09:35 WIB
Penumpang Bus AKAP Naik 96 Persen saat Libur Panjang Kemarin
Sejumlah bus AKAP terparkir di Terminal ‎Kota Tegal. [Suara.com/F Firdaus]

Suara.com - Penumpang bus Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) meningkat pada libur panjang akhir pekan kemarin. Terutama Bus AKAP di Terminal Tipe A.

Terminal Tipe A yang berada di bawah pengelolaan BPTJ meliputi Terminal Tipe A Jatijajar, Kota Depok, Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Terminal Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan dan Terminal Baranangsiang Kota Bogor.

Kepala BPTJ, Polana B Pramesti mengungkapkan jumlah penumpang rata-rata per hari pada libur panjang yang bersamaan dengan akhir pekan untuk yang pertama di bulan April 2021 ini, mengalami kenaikan antara 26 persen hingga 96 persen dibandingkan jumlah penumpang rata-rata per hari yang terdapat sepanjang bulan Maret 2021.

Kenaikan juga terjadi pada jumlah armada bus yang beroperasi, untuk unit bus yang beroperasi rata-rata per hari.

Pada akhir pekan di awal bulan April ini menurut Polana mengalami peningkatan antara 15 persen sampai dengan 58 persen apabila dibandingkan dengan bus yang beroperasi rata-rata per hari pada setiap akhir pekan di bulan sebelumnya.

"Untuk Terminal Poris Plawad, sepanjang bulan Maret yang lalu setiap akhir pekan rata-rata melayani penumpang sebanyak 491 orang per hari," ujar Polana dalam keterangannya, Senin (5/4/2021).

Untuk akhir pekan ini, Polana menyampaikan terdapat penumpang sebanyak 782 penumpang setiap hari. "Terdapat kenaikan sekitar 59 persen,” ungkap Polana.

Untuk kenaikan armada bus yang beroperasi, Polana menjelaskan bahwa terdapat kenaikan sebesar sekitar 15 persen.

"Rata-rata setiap hari untuk akhir pekan sepanjang bulan Maret terdapat 138 bus yang beroperasi, sedangkan untuk akhir pekan di bulan April ini sebanyak 159 unit yang melayani penumpang," tambah Polana.

baca juga

Wonogiri dan Yogyakarta, menurut Polana merupakan tujuan penumpang yang memanfaatkan layanan bus AKAP dari Terminal Poris Plawad Tangerang.

Sebagai informasi, Polana menambahkan bahwa jumlah operator bus AKAP yang terdapat di Poris Plawad sebanyak 78 PO.

Sementara kenaikan jumlah penumpang layanan bus AKAP di Terminal Jatijajar Depok menurut Polana tercatat sebanyak 96 persen.

"Rata-rata setiap akhir pekan sepanjang bulan Maret, Terminal Jatijajar Depok melayani penumpang sebanyak 371 orang, sementara pada akhir pekan ini, rata-rata perhari terdapat penumpang sebanyak 729 orang atau tercatat kenaikan sekitar 96 persen," pungkas Polana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Libur Panjang Paskah, Truk Tiga Sumbu Dilarang Lewat Jalan Tol

Arus Balik Libur Panjang Paskah, Truk Tiga Sumbu Dilarang Lewat Jalan Tol

Bisnis | Minggu, 04 April 2021 | 14:18 WIB

Libur Panjang Usai, 150 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Libur Panjang Usai, 150 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Bisnis | Minggu, 04 April 2021 | 12:19 WIB

Karton Ditali Rafia Bikin Geger Terminal Purbaya, Tim Gegana Turun Tangan

Karton Ditali Rafia Bikin Geger Terminal Purbaya, Tim Gegana Turun Tangan

News | Minggu, 04 April 2021 | 09:35 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×