Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Obligasi dan Dolar AS Kompak Turun, Harga Emas Bersinar

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 29 April 2021 | 08:27 WIB
Obligasi dan Dolar AS Kompak Turun, Harga Emas Bersinar
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas menguat karena dollar AS dan imbal hasil US Treasury melemah setelah The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah dan menegaskan kembali kebijakan akomodatifnya untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Mengutip CNBC, Kamis (29/4/2021) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi 1.780,56 dolar AS per ounce setelah sebelumnya jatuh ke level terendah sejak 16 April di 1.762 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,3 persen menjadi 1.773,9 dolar AS per ounce.

Federal Reserve mempertahankan suku bunga dan program pembelian obligasinya tetap stabil setelah pertemuan kebijakan dua hari, menyambut kekuatan pertumbuhan ekonomi tetapi tidak memberikan indikasi bahwa pihaknya siap untuk mengurangi dukungannya bagi pemulihan ekonomi.

"Obligasi reli, USD mundur tajam, dan emas reli ke level tertinggi setelah menguji level terendah dari kisaran sebelumnya setelah Powell berusaha keras untuk menekankan tidak akan ada pengurangan dalam kebijakan akomodatif The Fed," kata Tai Wong, Kepala Perdagangan Derivatif BMO.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun berbalik arah setelah melesat ke level tertinggi dua pekan di awal sesi, meningkatkan daya tarik emas. Dolar juga turun, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Goldman Sachs, sementara itu, memperkirakan emas akan menembus 2.000 dolar AS per ounce selama enam bulan ke depan dan mengatakan masih terlalu dini bagi bitcoin untuk bersaing dengan emas dalam permintaan safe-haven.

Logam lainnya, paladium turun 0,1 persen menjadi 2.939,83 dolar AS per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di 2.962,50 dolar AS per ounce pada sesi Selasa.

Perak datar di 26,23 dolar AS per ounce, setelah mencapai titik terendah sejak 21 April di 25,80 dolar AS per ounce. Platinum melemah 0,4 persen menjadi 1.223,38 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 926.000 per Gram

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 926.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 10:05 WIB

Harga Emas Terus Merosot, Palladium Sentuh Rekor Tertingginya

Harga Emas Terus Merosot, Palladium Sentuh Rekor Tertingginya

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 08:17 WIB

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 27 April 2021 | 10:11 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB