Obligasi dan Dolar AS Kompak Turun, Harga Emas Bersinar

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 29 April 2021 | 08:27 WIB
Obligasi dan Dolar AS Kompak Turun, Harga Emas Bersinar
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas menguat karena dollar AS dan imbal hasil US Treasury melemah setelah The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah dan menegaskan kembali kebijakan akomodatifnya untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Mengutip CNBC, Kamis (29/4/2021) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi 1.780,56 dolar AS per ounce setelah sebelumnya jatuh ke level terendah sejak 16 April di 1.762 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,3 persen menjadi 1.773,9 dolar AS per ounce.

Federal Reserve mempertahankan suku bunga dan program pembelian obligasinya tetap stabil setelah pertemuan kebijakan dua hari, menyambut kekuatan pertumbuhan ekonomi tetapi tidak memberikan indikasi bahwa pihaknya siap untuk mengurangi dukungannya bagi pemulihan ekonomi.

"Obligasi reli, USD mundur tajam, dan emas reli ke level tertinggi setelah menguji level terendah dari kisaran sebelumnya setelah Powell berusaha keras untuk menekankan tidak akan ada pengurangan dalam kebijakan akomodatif The Fed," kata Tai Wong, Kepala Perdagangan Derivatif BMO.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun berbalik arah setelah melesat ke level tertinggi dua pekan di awal sesi, meningkatkan daya tarik emas. Dolar juga turun, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Goldman Sachs, sementara itu, memperkirakan emas akan menembus 2.000 dolar AS per ounce selama enam bulan ke depan dan mengatakan masih terlalu dini bagi bitcoin untuk bersaing dengan emas dalam permintaan safe-haven.

Logam lainnya, paladium turun 0,1 persen menjadi 2.939,83 dolar AS per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di 2.962,50 dolar AS per ounce pada sesi Selasa.

Perak datar di 26,23 dolar AS per ounce, setelah mencapai titik terendah sejak 21 April di 25,80 dolar AS per ounce. Platinum melemah 0,4 persen menjadi 1.223,38 dolar AS per ounce.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 926.000 per Gram

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 926.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 10:05 WIB

Harga Emas Terus Merosot, Palladium Sentuh Rekor Tertingginya

Harga Emas Terus Merosot, Palladium Sentuh Rekor Tertingginya

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 08:17 WIB

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 27 April 2021 | 10:11 WIB

Terkini

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:57 WIB

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

×