Kementerian BUMN Yakin Holding Ultra Mikro Tingkatkan Literasi Keuangan

Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 30 April 2021 | 09:51 WIB
Kementerian BUMN Yakin Holding Ultra Mikro Tingkatkan Literasi Keuangan
Pelaku UMKM. (Dok. BRI)

Suara.com - Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro dipercaya akan efektif menambah tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Alasannya, kehadiran holding bisa membuat lebih banyak lagi masyarakat yang memahami diferensiasi produk-produk keuangan dari lembaga formal.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Pahala Nugraha Mansury mengatakan, kebutuhan pelaku usaha ultra mikro sejatinya tidak sebatas pada pembiayaan. Akan tetapi, saat ini masih banyak pelaku usaha ultra mikro yang menganggap produk keuangan tersedia bagi mereka sebatas pembiayaan.

Padahal, ada beragam produk dan layanan keuangan yang tersedia dan bisa digunakan pelaku usaha ultra mikro untuk memenuhi kebutuhan mereka. Perubahan pemahaman ini menurutnya bisa terjadi pasca terbentuknya Holding BUMN ultra mikro nanti.

"Tentunya ini akan mendukung pendalaman produk finansial. Bukan hanya mengenai pembiayaan saja tetapi juga tentunya saving, asuransi, dan lain sebagainya. Juga kalau nantinya usaha ultra mikro ini mau naik kelas ke level mikro misalnya, ini bisa kita lakukan," kata Pahala dalam BRI Microfinance Outlook 2021, Rabu (28/4/2021).

Pemerintah berencana membentuk Holding BUMN ultra mikro yang melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Holding ini ditargetkan terbentuk pada semester II tahun ini.

Apabila holding telah terbentuk, potensi membesarnya cakupan dan jenis layanan yang bisa diberikan kepada pelaku usaha ultra mikro akan terbentuk. Soalnya, tiga BUMN yang akan bergabung di holding tersebut masing-masing sudah memiliki produk dan layanan yang khas dan saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan pengusaha ultra mikro.

Pahala menyebut, saat ini tak banyak lembaga jasa keuangan yang menggarap layanan untuk usaha ultra mikro. Padahal, jumlah pelaku usaha dan daya serap tenaga kerja pada segmen ini cukup besar.

Karena itu, pemerintah kini memiliki berbagai program yang ditujukan untuk bisa menyelamatkan dan mendongkrak kinerja pelaku usaha ultra mikro hingga naik kelas.

Selain membentuk holding, pemerintah juga aktif melakukan channeling melalui pembuatan platform PaDI UMKM, pemberdayaan melalui Rumah BUMN, dan pemberian beragam subsidi serta insentif pembiayaan untuk pelaku usaha ultra mikro.

baca juga

"Juga kalau nantinya usaha ultra mikro ini mau naik kelas ke level mikro misalnya, ini bisa kita lakukan, dan akan bermanfaat juga untuk holding," sebutnya.

Terpisah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut desain besar pendampingan berkelanjutan memang dibutuhkan Indonesia. Melalui pendampingan berkelanjutan, dia percaya akan ada semakin banyak pelaku usaha mikro yang pada akhirnya bisa naik kelas.

“Dari ekosistem pembiayaan juga penting, bagaimana agar skema pembiayaan itu terintegrasi dengan pendampingan yang terus menerus, berkelanjutan. Bagaimana juga inkubasi bisnis terintegrasi dengan pembiayaan dan modal ventura,” ujar Teten.

Teten menambahkan problem UMKM naik kelas itu juga bukan semata masalah ke akses pembiayaan saja. Namun tantangan lain yakni kapasitas produksi. “Banyak UMKM yang tidak didukung bahan baku cukup untuk berkembang,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Microfinance Outlook, Solusi Pengembangan Sektor Keuangan Mikro

BRI Microfinance Outlook, Solusi Pengembangan Sektor Keuangan Mikro

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 17:26 WIB

Apresiasi Perjuangan Kartini, BRI Peduli Bantu 18 Lokasi Urban Farming

Apresiasi Perjuangan Kartini, BRI Peduli Bantu 18 Lokasi Urban Farming

Bisnis | Selasa, 27 April 2021 | 16:09 WIB

BRI Buka Program Magang Bersertifikat, Ini Persyaratannya

BRI Buka Program Magang Bersertifikat, Ini Persyaratannya

Bisnis | Senin, 26 April 2021 | 13:34 WIB

Ini Resep dari BRI agar Masyarakat Makin Aman Bertransaksi secara Digital

Ini Resep dari BRI agar Masyarakat Makin Aman Bertransaksi secara Digital

Bisnis | Minggu, 25 April 2021 | 15:03 WIB

Srikandi BRI, Upaya Dorong Perempuan Indonesia Berkembang dan Berperan

Srikandi BRI, Upaya Dorong Perempuan Indonesia Berkembang dan Berperan

Bisnis | Jum'at, 23 April 2021 | 16:00 WIB

BritAma dan Srikandi BRI Salurkan Bantuan untuk Masjid Istiqlal

BritAma dan Srikandi BRI Salurkan Bantuan untuk Masjid Istiqlal

Bisnis | Jum'at, 23 April 2021 | 15:44 WIB

Terkini

Persib Menang Dramatis atas Garudayaksa, Igor Tolic Akui Harus Susah Payah

Persib Menang Dramatis atas Garudayaksa, Igor Tolic Akui Harus Susah Payah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:01 WIB

FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?

FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bajo Sangkuang, Kampung Nelayan yang Mengapung di Perairan Halmahera Selatan

Bajo Sangkuang, Kampung Nelayan yang Mengapung di Perairan Halmahera Selatan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Vietjet Gandeng Airbus Perkuat Rantai Pasok dan Perawatan Pesawat

Vietjet Gandeng Airbus Perkuat Rantai Pasok dan Perawatan Pesawat

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam

Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Awal Pekan Ini

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:51 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG Senin 26 Oktober 2026: Makassar Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Senin 26 Oktober 2026: Makassar Berpotensi Hujan

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Koleksi 18 Poin, PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Sementara Grup A

Koleksi 18 Poin, PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Sementara Grup A

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:47 WIB

68 Ribu UMKM Pasok MBG, Menteri UMKM Sebut Jumlahnya Masih Kurang

68 Ribu UMKM Pasok MBG, Menteri UMKM Sebut Jumlahnya Masih Kurang

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Bukan Sekadar Internet, Digitalisasi Buka Peluang Kolaborasi SMK dengan Industri

Bukan Sekadar Internet, Digitalisasi Buka Peluang Kolaborasi SMK dengan Industri

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:42 WIB

×