Industri Semakin Ekspansif, Menperin Optimistis Ekonomi Tumbuh Positif

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Mei 2021 | 17:16 WIB
Industri Semakin Ekspansif, Menperin Optimistis Ekonomi Tumbuh Positif
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. [Antara]

Suara.com - Pemerintah bertekad untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat imbas Pandemi Covid-19.

Langkah strategis terus dijalankan guna membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air yang akan mendorong pada kesejahteraan masyarakat.

"Berbagai kebijakan yang didorong Kementerian Perindustrian dalam rangka penguatan industri, antara lain melalui implementasi izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI), relaksasi pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM-DTP) bagi kendaraan bermotor, serta perluasan sektor yang akan menikmati harga gas industri USD6 per MMBTU sebagai bahan bakunya," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Menurut Menperin, stimulus tersebut memberikan dampak positif terhadap geliat sektor industri. Sepanjang enam bulan terakhir, sejak kuartal IV tahun 2020 hingga kuartal I-2021, tren pertumbuhan industri manufaktur menunjukkan perbaikan.

“Bahkan angka pertumbuhannya lebih baik dari angka pertumbuhan ekonomi secara kuartalan, ujarnya.

Sektor-sektor yang menjadi prime mover dari pertumbuhan kuartalan ini adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional. Kemudian, diikuti industri furnitur, industri logam dasar, industri karet, barang dari karet dan plastik, industri mesin dan perlengkapan, serta industri makanan dan minuman.

“Bila kita lihat secara year on year, industri nonmigas memang masih menunjukkan angka kontraksi sebesar 0,71 persen, tetapi apabila kita lihat angka kontraksi tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi, yang minus 0,74 persen, paparnya.

Menperin menyebutkan, industri yang tumbuh positif secara tahunan adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional sebesar 11,46 persen, disusul industri furnitur sebesar 8,04 persen, industri logam dasar sebesar 7,71 persen, industri karet, barang dari karet dan plastik sebesar 3,84 persen, industri mesin dan perlengkapan sebesar 3,22 persen, serta industri makanan dan minuman sebesar 2,45 persen.

“Kami yakin pada kuartal kedua, pertumbuhan industri sudah bisa masuk teritori positif, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi. Artinya, pemerintah sangat optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di depan, ujarnya.

baca juga

Optimisme itu didukung dengan capaian gemilang dari sektor industri belakangan ini. Misalnya, pada bulan Maret 2021, tercatat Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 53,2.

Hebatnya lagi, di bulan April, meningkat menjadi 54,6. Sejalan dengan kenaikan PMI tersebut, utilisasi industri pengolahan nonmigas pada bulan Maret 2021 sebesar 61,30 persen, meningkat dibanding dua bulan sebelumnya.

“Selain itu, kami juga perlu sampaikan bahwa apabila kita lihat secara q to q untuk beberapa indikator naik double digit, seperti produksi mobil yang naik sebesar 23,36 persen, penjualan mobil naik 16,63 persen, dan penjualan sepeda motor naik 64,52 persen, tuturnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Akui Pemulihan Ekonomi Nasional Belum Merata

Sri Mulyani Akui Pemulihan Ekonomi Nasional Belum Merata

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:12 WIB

Percepat Pemulihan Ekonomi, Kadin Desak Realisasi Vaksinasi Mandiri

Percepat Pemulihan Ekonomi, Kadin Desak Realisasi Vaksinasi Mandiri

Jogja | Senin, 19 April 2021 | 08:18 WIB

Dunia Hadapi Ketidakseimbangan Pemulihan Ekonomi

Dunia Hadapi Ketidakseimbangan Pemulihan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 14 April 2021 | 13:09 WIB

Terkini

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:28 WIB

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Sumsel | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

×