Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

UOB Indonesia Kembali Gelar Kompetisi Seni Unggulan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:39 WIB
UOB Indonesia Kembali Gelar Kompetisi Seni Unggulan
Bank UOB. [Shutterstock]

Suara.com - UOB Indonesia kembali menggelar kompetisi seni unggulan, yakni UOB Painting of the Year 2021 yang memasuki tahun ke-11. Adapun bagi UOB Group ini merupakan penyelenggaran kompetisi ke-40 tahun, yang mulai diresmikan di Singapura pada 1982.

"Melalui kompetisi UOB POY setiap tahunnya, kami terus menciptakan wadah yang bermakna dan berkelanjutan bagi seniman Indonesia untuk menampilkan bakat artistik mereka dan menghubungkan mereka ke lebih banyak peluang di panggung regional dan internasional," ujar Presiden Direktur UOB Indonesia, Hendra Gunawan dalam keterangannya, Jumat (7/5/2021).

Ini merupakan kali kedua UOB POY diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

"Pandemi telah menunjukkan ketahanan seniman Indonesia untuk terus mengekspresikan diri secara kreatif dan percaya diri melalui penggunaan platform online di tengah pembatasan sosial yang berlangsung. Sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi seni dan komunitas kami tahun ini, kami telah mengundang seniman alumni UOB POY dan berbagai praktisi seni dalam serangkaian webinar untuk berbagi pengalaman mereka di forum publik. Melalui upaya tersebut, kami berharap dapat berkontribusi untuk kemajuan komunitas,” kata Hendra.

Vice President Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia, Maya Rizano, menambahkan UOB POY merupakan salah satu pilar program Corporate Social Responsibility (CSR), yang bergerak di bidang seni, selain anak-anak dan pendidikan.

"Kami sangat menghargai ragam seni dan budaya Indonesia. Kami percaya UOB POY akan memotivasi para seniman Indonesia terus berkarya demi memajukan seni dan budaya bangsa, sehingga kekayaan seni Indonesia tidak hanya diakui negeri sendiri, namun secara global," ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Maya pun mengajak para seniman profesional dan pendatang baru di Indonesia untuk mengikuti UOB POY.

"Kami juga mengajak seniman-seniman Indonesia, yang selama ini terkenal, dengan karyanya yang luar biasa, seperti Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan kawasan Indonesia Timur lainnya juga turut berpartisipasi dalam UOB POY," katanya.

Untuk tahun ini, UOB POY tidak menetapkan tema lukisan. Adapun komposisi dewan juri UOB POY di Indonesia antara lain, Agung Hujatnikajennong, Kurator Independen dan Dosen Institut Bandung.

Lalu Natasha Sidharta, Direktur Indo Artnow, situs web arsip yang mempromosikan dan mendukung perkembangan dunia seni rupa di Indonesia. Terakhir adalah Mella Jaarsma, Founder Cemeti Art House dan Seniman.

Dengan tidak adanya ketentuan tema lukisan, Agung mengatakan, ini akan menarik minat para seniman Indonesia untuk berpartisipasi dalam UOB POY. Dia pun memprediksi karya-karya yang akan diikutkan dalam kompetisi tahun ini masih identik dengan tema pandemi maupun ilustrasi yang berhubungan dengan solidiritas serta figur.

“Walaupun tidak ada tema, saya menduga yang dominan masih akan seputar tema itu karena kompetisi ini memberikan kesempatan bagi karya-karya dari 2 tahun terakhir selama karya tersebut belum ditampilkan dan dipamerkan,” ujar Agung yang telah menjadi juri dalam lima tahun terakhir ini.

Selain Singapura dan Indonesia, kompetisi ini juga diselenggarakan di Malaysia dan Thailand. Karya para pemenang dari masing-masing negara akan kembali diadu di level Asia Tenggara. Sejauh ini, seniman Indonesia telah enam kali memenangi UOB Southeast Asia Painting of the Year.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertransaksi Lebih Mudah, Bank UOB Luncurkan Fitur TMRW

Bertransaksi Lebih Mudah, Bank UOB Luncurkan Fitur TMRW

Press Release | Senin, 03 Agustus 2020 | 15:16 WIB

Promosi Kartu Kredit, UOB Indonesia Hadirkan Gim Online Game of Crown

Promosi Kartu Kredit, UOB Indonesia Hadirkan Gim Online Game of Crown

Press Release | Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:05 WIB

UOB Heartbeat Run Galang Dana untuk Anak-anak Kurang Mampu

UOB Heartbeat Run Galang Dana untuk Anak-anak Kurang Mampu

Press Release | Senin, 09 Juli 2018 | 09:13 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB