Imbas Krisis Virus Corona di India, Harga Minyak Ikutan Anjlok

Chandra Iswinarno

Jum'at, 14 Mei 2021 | 08:34 WIB
Imbas Krisis Virus Corona di India, Harga Minyak Ikutan Anjlok
Ilustrasi kilang minyak. [Antara]

Suara.com - Krisis Virus Corona yang terjadi di India membuat harga minyak anjlok pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat (14/5/2021) waktu Indonesia bagian barat. Selain krisis Virus Corona, anjloknya harga minyak juga disebabkan beroperasinya kembali jaringan pipa bahan bakar utama Amerika Serikat.

Hal tersebut berdampak pada terhentinya reli yang telah mengangkat minyak mentah ke level tertinggi selama delapan minggu, setelah perkiraan rebound untuk permintaan global tahun ini.

Dilansir dari Antara, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli terpangkas 2,27 dolar AS atau 3,3 persen menjadi ditutup pada 67,05 dolar AS per barel, setelah naik 1,0 persen pada Rabu (12/5/2021).

Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, jatuh 2,26 dolar AS atau 3,4 persen menjadi menetap di 63,82 dolar AS per barel, setelah naik 1,2 persen di sesi sebelumnya.

Kedua harga acuan tersebut menandai penurunan harian terbesar mereka dalam hal persentase sejak awal April.

Harga juga berada di bawah tekanan karena lonjakan harga-harga komoditas yang lebih luas, kekurangan tenaga kerja dan data harga konsumen yang jauh lebih kuat dari perkiraan minggu ini telah memicu kekhawatiran inflasi yang dapat memaksa Federal Reserve AS menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga biasanya meningkatkan dolar AS, yang pada gilirannya menekan harga minyak karena membuat minyak mentah lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Harga minyak mentah terus menurun ketika para investor menekan tombol jeda bersama siklus perdagangan komoditas-komoditas super," kata Analis Pasar Senior di OANDA Edward Moya.

"Ketakutan inflasi telah membuat bingung beberapa investor untuk mengambil untung dari perdagangan energi mereka."

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden berharap operasional stasiun pengisian bahan bakar mulai kembali normal akhir pekan ini. Bahkan ketika kekurangan mencengkeram beberapa daerah di tengah pengoperasian kembali jaringan pipa bahan bakar utama negara itu, setelah ditutup oleh serangan ransomware.

baca juga

Penutupan Colonial Pipeline selama hampir seminggu, menyebabkan kekurangan bensin dan pernyataan darurat dari Virginia hingga Florida, menyebabkan dua kilang menghentikan produksi, dan mendorong maskapai penerbangan untuk merombak operasi pengisian bahan bakar.

Dalam sinyal penurunan lainnya untuk permintaan minyak, varian virus corona telah melanda India, importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia. Para profesional medis belum dapat mengatakan kapan infeksi baru akan memuncak dan negara-negara lain khawatir atas penularan varian yang sekarang menyebar ke seluruh dunia.

"Kekhawatiran berkembang bahwa penyebaran virus corona yang tidak terkendali di India dan di Asia Tenggara akan mengurangi permintaan minyak," kata analis PVM dalam sebuah catatan.

"Dampaknya, bagaimanapun, diperkirakan relatif singkat dan paruh kedua tahun ini akan melihat kebangkitan yang sehat dari pertumbuhan permintaan minyak." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Naik Usai Jaringan Pipa BBM AS Dapat Serangan Siber

Harga Minyak Naik Usai Jaringan Pipa BBM AS Dapat Serangan Siber

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 07:48 WIB

Harga Minyak Terdorong Optimisme Pemulihan Ekonomi Global

Harga Minyak Terdorong Optimisme Pemulihan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 08:30 WIB

Kasus Covid-19 di India Menggila, Harga Minyak Merosot

Kasus Covid-19 di India Menggila, Harga Minyak Merosot

Bisnis | Jum'at, 07 Mei 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×