Dalih Tarif Pajak RI Termurah, Jadi Alasan PPN Mau Dikerek Naik

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 14 Juni 2021 | 17:09 WIB
Dalih Tarif Pajak RI Termurah, Jadi Alasan PPN Mau Dikerek Naik
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor dalam konfrensi pers virtualnya pada Senin (14/6/2021). [Suara.com/Muhammad Fadil Djailani]

Suara.com - Salah satu pertimbangan pemerintah untuk merubah struktur tarif pajak dalam negeri karena masih murahnya tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia.

Dalih ini menjadi poin penting yang diucapkan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor dalam konfrensi pers virtualnya pada Senin (14/6/2021).

"Tarif PPN di Indonesia saat ini termasuk relatif rendah yaitu 10 persen. Apabila kita bandingkan dengan tarif rata-rata PPN negara OECD yaitu 19 persen, sedangkan negara BRICS adalah 17 persen," kata Neil.

Alasan kedua karena kinerja PPN (c-efficiency) Indonesia juga masih rendah dibandingkan negara lain.

Besarannya yakni 0,6, itu mengartikan bahwa Indonesia hanya bisa mengumpulkan 60 persen dari total PPN yang seharusnya bisa dipungut, bandingkan dengan Thailand dan Vietnam yang bisa mencapai 0,8 persen.

"Untuk itu kita mencoba bagaimana memperbaiki baik dari sisi administrasi, dari sisi keadilan dan dari sisi regulasinya," tuturnya.

Alasan yang ketiga adalah masih seragamnya tarif yang diberlakukan pemerintah terhadap setiap kelompok masyarakat, artinya kelompok kaya dan miskin dikenakan tarif pajak yang sama.

"Banyak negara yang telah menerapkan kebijakan multitarif PPN di mana golongan yang memiliki ability to pay (kemampuan berbayar) atas barang kena pajak (BKP)/jasa kena pajak (JKP) tertentu akan dikenai tarif yang lebih tinggi," ucapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU KUP: Isi, Barang yang Kena Pajak dan Bebas Pajak

RUU KUP: Isi, Barang yang Kena Pajak dan Bebas Pajak

News | Jum'at, 11 Juni 2021 | 13:12 WIB

Wacana Kenaikan Tarif PPN: Waktunya Nggak Tepat

Wacana Kenaikan Tarif PPN: Waktunya Nggak Tepat

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 17:05 WIB

Apakah Penurunan Tarif Pajak Badan Efektif dalam Meningkatkan Perekonomian?

Apakah Penurunan Tarif Pajak Badan Efektif dalam Meningkatkan Perekonomian?

Your Say | Selasa, 09 Februari 2021 | 17:44 WIB

Terkini

Bus Listrik Dinilai Bisa Tekan Biaya Transportasi, Bagaimana Bisa?

Bus Listrik Dinilai Bisa Tekan Biaya Transportasi, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:09 WIB

5 Rekomendasi Sneakers Lokal Tahan Air dan Anti Licin untuk Musim Hujan

5 Rekomendasi Sneakers Lokal Tahan Air dan Anti Licin untuk Musim Hujan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:08 WIB

Eks Kabareskrim Susno Duadji Yakin Akan Ada Tersangka Penyadapan Prabowo di Luar Polri

Eks Kabareskrim Susno Duadji Yakin Akan Ada Tersangka Penyadapan Prabowo di Luar Polri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:07 WIB

Jakarta Siaga Banjir! 200 RW Masih Rawan, BPBD Siapkan 403 Lokasi Pengungsian

Jakarta Siaga Banjir! 200 RW Masih Rawan, BPBD Siapkan 403 Lokasi Pengungsian

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:04 WIB

Soal Insentif Mobil Hybrid, Menperin: Ternyata Banyak Perspektif dari Sektor Lain

Soal Insentif Mobil Hybrid, Menperin: Ternyata Banyak Perspektif dari Sektor Lain

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:04 WIB

Cadangan Devisa Naik Tembus Rp2.657 Triliun di Akhir Oktober

Cadangan Devisa Naik Tembus Rp2.657 Triliun di Akhir Oktober

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:02 WIB

Novel Chronicles of Natha: Misi Balas Dendam dan Penyamaran Putri Ayana

Novel Chronicles of Natha: Misi Balas Dendam dan Penyamaran Putri Ayana

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:00 WIB

Harley-Davidson Terbaru Semurah Kawasaki 250cc? Intip Pesona Sprint 440 yang Bikin Geger

Harley-Davidson Terbaru Semurah Kawasaki 250cc? Intip Pesona Sprint 440 yang Bikin Geger

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 13:59 WIB

Sudahkah Ruang Hijau Kota Lindungi Kelompok Paling Rentan? Studi Ungkap Ini

Sudahkah Ruang Hijau Kota Lindungi Kelompok Paling Rentan? Studi Ungkap Ini

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:57 WIB

Kas Daerah DIY Seret, Pemda Bidik Parkir hingga Penunggak Pajak jadi Sumber Pajak Baru

Kas Daerah DIY Seret, Pemda Bidik Parkir hingga Penunggak Pajak jadi Sumber Pajak Baru

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 13:55 WIB

×