Eks Kabareskrim Susno Duadji Yakin Akan Ada Tersangka Penyadapan Prabowo di Luar Polri

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 November 2026 | 14:07 WIB
Eks Kabareskrim Susno Duadji Yakin Akan Ada Tersangka Penyadapan Prabowo di Luar Polri
Susno Duadji (Istimewa)
baca 10 detik
  • Tersangka skandal penyadapan Presiden Prabowo diprediksi bertambah luas.

  • Susno Duadji sebut aliran data sadapan mengalir ke pihak luar Polri.

  • Tindakan penyadapan ilegal tersebut dilakukan di luar kepentingan dinas resmi.

Suara.com - Kasus penyadapan ilegal yang menyasar Presiden RI Prabowo Subianto atau penyadapan Prabowo dipastikan menyeret lebih banyak tersangka baru di luar institusi kepolisian.

Keyakinan tersebut diungkapkan langsung oleh mantan Kepala Bareskrim Polri Susno Duadji belum lama ini.

"Saya yakin di bawah pimpinan Kapolri sekarang, penyidiknya akan menyidik ini sampai tuntas," ujar Susno, dalam program Kontroversi di Youtube Metrotvnews.

Penyelidikan mendalam ini dinilai baru memasuki fase awal pembongkaran jaringan aktor intelektual.

"Pasti pelakunya bertambah baik internal Polri, maupun di luar Polri," jelasnya.

Keterlibatan pihak non-polri dipercaya kuat karena pemanfaatan data sadapan memiliki rantai penerima akhir yang lebih luas.

"Mengapa di luar Polri pasti ada? Karena pengguna daripada informasi yang disadap ini saya hakul yakin tidak berujung pada Pak Sigit," kata Susno.

Eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang telah ditetapkan sebagai tersangka diyakini bukan satu-satunya pengendali akhir dari aliran informasi rahasia tersebut.

Prosedur penyadapan resmi di lingkungan penegak hukum semestinya melewati mekanisme pengawasan ketat yang akuntabel.

baca juga

"Ini kan karena yang disadap ini bukan untuk kepentingan dinas, bukan untuk penegakan hukum. Maka dilakukanlah penyadapan yang di luar ketentuan hukum, maka dia terjerat hukum," ucapnya.

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting kini telah menyeret empat jenderal Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai tersangka.

Aksi penyadapan tanpa prosedur penegakan hukum ini diduga berlangsung sepanjang tahun 2025 hingga 2026 melalui sistem Lawful Interception Management System (LIMS) milik Polri.

Bareskrim Polri telah menetapkan 4 pejabat kepolisian sebagai tersangka:

1. Jenderal Pol (Purn) Listyo Sigit Prabowo (Mantan Kapolri).

2. Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (Eks Ajudan Prabowo).

3. Irjen Pol Eko Hadi Santoso (Eks Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri).

4. Irjen Pol Slamet Uliandi (Eks Kadiv TIK Polri / Dewan Pembina Monitoring Center Bareskrim)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Hukum: Makar Bisa Dijerat Jika Listyo Sigit cs Bikin Prabowo Tak Mampu Jalankan Tugasnya

Pakar Hukum: Makar Bisa Dijerat Jika Listyo Sigit cs Bikin Prabowo Tak Mampu Jalankan Tugasnya

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:15 WIB

Presiden Prabowo Kena Sadap, KSPI dan Sejumlah Serikat Buruh Siap Turun ke Monas

Presiden Prabowo Kena Sadap, KSPI dan Sejumlah Serikat Buruh Siap Turun ke Monas

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:09 WIB

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB

Terkini

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:23 WIB

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:22 WIB

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru November 2026, Cek Spesifikasi dan Keunggulannya

Harga HP Xiaomi Terbaru November 2026, Cek Spesifikasi dan Keunggulannya

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:16 WIB

Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026

Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 14:16 WIB

Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

×