Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Ketimpangan antara Laki-laki dan Perempuan Semakin Lebar akibat Covid-19

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:43 WIB
Ketimpangan antara Laki-laki dan Perempuan Semakin Lebar akibat Covid-19
Kesetaraan Gender [shutterstock]

Suara.com - Ketimpangan berbasis gender antara lelaki dan perempuan semakin melebar pada masa pandemi covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, selama wabah, kesetaraan gender sebagai bagian integral dari tujuan pembangunan berkelanjutan, masih belum merata.

Merujuk data indeks gender Sustainable Development Goals (SDG), 40 persen anak perempuan dan wanita dewasa akan tinggal di negara-negara yang bias gendernya tinggi pada tahun 2030.

Sementara itu, indeks ketimpangan gender Indonesia, secara konsisten menurun dalam kurun 2015-2019.

Tahun 2015, indeks ketimpangan gender nasional adalah 0,466. Indeks itu turun menjadi 0,421 hanya selang 4 tahun.

Kesenjangan berbasis gender itu terdapat di banyak sektor, yakni kesehatan, pendidikan, serta pengeluaran per kapita.

"Ketimpangan antara perempuan dan laki-laki juga semakin terlihat akibat covid-19. Seperti situasi global, perempuan terpapar resesi besar,” kata Sri Mulyani pada webinar Platform for Collaboration on Tax (PCT)Tax & SDGs Event Series: Tax and Gender Workshop, Rabu (16/6/2021).

Dia mengatakan, kebijakan yang peka gender dan mendukung partisipasi angkatan kerja perempuan telah menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah Indonesia.

Ini tergambar dari sejumlah perundang-undangan dan juga penyelarasan agenda pembangunan nasional dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

baca juga

Kementerian Keuangan juga telah mengembangkan alat analisis untuk perencanaan penganggaran, serta pengawasan dan evaluasi dalam pelaksanaan program pengarusutamaan gender.

“Kami juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaannya melalui pengarusutamaan gender dan penganggaran yang responsif gender. Indonesia juga membuat peningkatan yang cukup signifikan dan membawa lebih banyak perempuan ke dunia kerja, yang sejauh ini merupakan kontribusi terbesar pada isu kesetaraan gender," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, sekitar 39 persen dari jumlah angkatan kerja perempuan meningkat dari 2014 ke 2019 dan sedikit di atas rata-rata global yaitu 38 persen.

"Indonesia juga membuat kemajuan pesat dalam mengurangi jumlah kematian ibu akibat melahirkan,” paparnya.

Dari sisi perpajakan, beberapa kebijakan perpajakan yang diambil oleh pemerintah Indonesia juga telah mendukung perempuan. Data dari Badan Pusat Statistik menyebutkan 64 persen UMKM dikelola oleh perempuan.

Dalam undang-undang perpajakan juga telah diatur wanita yang sudah menikah dapat memilih untuk mendapatkan nomor identifikasi pajak atas nama mereka sendiri, sehingga mereka dapat mengajukan perpajakan, baik bersama-sama atau sendiri-sendiri.

“Kami juga memiliki contoh kebijakan responsif gender yang saya terapkan di Kementerian Keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional, serta pemberdayaan perempuan di tingkat korporasi yang sangat mikro."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Ingin Sistem Perpajakan Turut Mendukung Kesetaraan Gender

Sri Mulyani Ingin Sistem Perpajakan Turut Mendukung Kesetaraan Gender

Bisnis | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:21 WIB

Ruhut Sitompul Sebut Rocky Gerung Mau Adu Domba Keluarga Besar Megawati dengan Jokowi

Ruhut Sitompul Sebut Rocky Gerung Mau Adu Domba Keluarga Besar Megawati dengan Jokowi

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 14:28 WIB

Menkeu Sri Mulyani Apresiasi Inisiatif Foresight BPK

Menkeu Sri Mulyani Apresiasi Inisiatif Foresight BPK

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 18:52 WIB

Menkeu Sri Mulyani: Uang Kripto adalah Ancaman Bagi Negara

Menkeu Sri Mulyani: Uang Kripto adalah Ancaman Bagi Negara

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:13 WIB

Sri Mulyani Resah Gelisah karena Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Tidak Merata

Sri Mulyani Resah Gelisah karena Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Tidak Merata

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:05 WIB

Rocky Gerung Curiga Jokowi Kumpulkan Relawan untuk Berhadapan dengan Megawati

Rocky Gerung Curiga Jokowi Kumpulkan Relawan untuk Berhadapan dengan Megawati

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 13:32 WIB

Sri Mulyani Ingatkan Ada Ancaman Kredit Macet di Depan Mata

Sri Mulyani Ingatkan Ada Ancaman Kredit Macet di Depan Mata

Bisnis | Senin, 14 Juni 2021 | 18:01 WIB

Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Kuartal II 8 Persen, Tapi...

Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Kuartal II 8 Persen, Tapi...

Bisnis | Senin, 14 Juni 2021 | 17:58 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:15 WIB

HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?

HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×