Sri Mulyani Ingin Sistem Perpajakan Turut Mendukung Kesetaraan Gender

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:21 WIB
Sri Mulyani Ingin Sistem Perpajakan Turut Mendukung Kesetaraan Gender
Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI [screenshot YouTube].

Suara.com - Kebijakan dan administrasi pajak suatu negara dapat mendorong pencapaian tujuan kesetaraan gender dengan mengubah karakteristik sosial ekonomi masyarakat.

Sistem pajak diyakini mampu menjadi soko guru perubahan sosial seperti kesenjangan upah gender. Selain itu juga bisa mengubah perilaku seperti partisipasi dalam angkatan kerja, konsumsi, dan investasi.

Sistem perpajakan yang kuat dapat menghasilkan dana tambahan untuk program-program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan laki-laki.

Namun, guncangan ekonomi akibat pandemi covid-19 dan penurunan pendapatan pajak telah memperlebar kesenjangan antara sumber daya domestik banyak negara.

Sebab, dana yang dibutuhkan untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang mencakup kesetaraan gender dan pengurangan kemiskinan, tergerus.

Hal tersebut dijelaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pidato utamanya di webinar Platform for Collaboration on Tax (PCT)Tax & SDGs Event Series: Tax and Gender Workshop, Rabu (16/6/2021).

“Dalam merancang reformasi perpajakan, kami juga menempatkan perspektif dan peran perempuan dalam konteks kesetaraan gender," kata Sri Mulyani.

Dia bilang ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam merancang reformasi perpajakan ini. Pertama, perlunya mengembangkan kebijakan pajak yang sensitif gender.

"Bagaimana dalam hal ini saya harus meminta tim kami untuk merancang kebijakan perpajakan yang memperhitungkan perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kebutuhan sosial yang berbeda. Jadi benar-benar memahami desain kebijakan dengan kesetaraan gender ini sangat penting,” paparnya.

baca juga

Kedua, bagaimana model penawaran tenaga kerja yang dinamis untuk negara berkembang dalam hal ini Indonesia, yang menunjukkan perbedaan sensitivitas perpajakan terhadap penawaran tenaga kerja di mana perempuan cenderung lebih sensitif terhadap pajak yang mempengaruhi upah mereka.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tarif pajak yang sama memiliki implikasi yang berbeda antara tenaga kerja perempuan dan laki-laki. Hal ini harus menjadi pertimbangan dalam merancang kebijakan pajak.

“Ketiga, kita perlu juga mengedukasi pendidikan pajak mulai dari usia dini. Saya meminta Dirjen Pajak untuk berkunjung ke sekolah memberikan literasi dan pengetahuan dasar tentang perpajakan” ungkapnya.

Sebagai informasi, Platform untuk Kolaborasi Pajak (PCT) adalah inisiatif bersama dari Dana Moneter Internasional (IMF), Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Kelompok Bank Dunia (WBG) untuk memperkuat kolaborasi dalam mobilisasi sumber daya domestik.

PCT mendukung upaya negara melalui dialog kebijakan, bantuan teknis dan peningkatan kapasitas, penciptaan dan diseminasi pengetahuan, dan masukan ke dalam desain dan implementasi standar untuk masalah pajak internasional. Salah satu prakarsa utama telah mengembangkan konsep Strategi Pendapatan Jangka Menengah, sarana untuk mengkoordinasikan dukungan untuk reformasi pajak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung PPN Sembako, PDIP: Pajak Instrumen Negara Lahirkan Keadilan

Dukung PPN Sembako, PDIP: Pajak Instrumen Negara Lahirkan Keadilan

Riau | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:09 WIB

Ruhut Sitompul Sebut Rocky Gerung Mau Adu Domba Keluarga Besar Megawati dengan Jokowi

Ruhut Sitompul Sebut Rocky Gerung Mau Adu Domba Keluarga Besar Megawati dengan Jokowi

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 14:28 WIB

Menkeu Sri Mulyani Apresiasi Inisiatif Foresight BPK

Menkeu Sri Mulyani Apresiasi Inisiatif Foresight BPK

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 18:52 WIB

Gus Muhaimin: Pajak Pendidikan Bertentangan dengan Tugas Negara Cerdaskan Kehidupan Bangsa

Gus Muhaimin: Pajak Pendidikan Bertentangan dengan Tugas Negara Cerdaskan Kehidupan Bangsa

DPR | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:29 WIB

Menkeu Sri Mulyani: Uang Kripto adalah Ancaman Bagi Negara

Menkeu Sri Mulyani: Uang Kripto adalah Ancaman Bagi Negara

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:13 WIB

Sri Mulyani Resah Gelisah karena Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Tidak Merata

Sri Mulyani Resah Gelisah karena Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Tidak Merata

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:05 WIB

Usai Dengar DPR Keberatan, Menteri Nadiem Siap Kaji Soal Pajak Pendidikan

Usai Dengar DPR Keberatan, Menteri Nadiem Siap Kaji Soal Pajak Pendidikan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 14:21 WIB

Rocky Gerung Curiga Jokowi Kumpulkan Relawan untuk Berhadapan dengan Megawati

Rocky Gerung Curiga Jokowi Kumpulkan Relawan untuk Berhadapan dengan Megawati

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 13:32 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×