KPPU Temukan Harga Oksigen di Jabar, DKI dan Banten Naik Hingga 900 Persen

Jum'at, 09 Juli 2021 | 08:38 WIB
KPPU Temukan Harga Oksigen di Jabar, DKI dan Banten Naik Hingga 900 Persen
Petugas mendata tabung oksigen yang ada di Posko Darurat Oxygen Rescue di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (6/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) Kantor Wilayah III Bandung menemukan adanya harga obat Covid-19 dan oksigen yang tinggi.

Temuan ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh KPPU Kanwil wilayah III.

Adapun, Wilayah kerja KPPU Kanwil III Bandung meliputi Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

Kepala KPPU Kanwil III Bandung Aru Armando, mengatakan, untuk oksigen, khususnya yang oksigen portable, ditemukan kenaikan harga dalam rentang 16-900 persen.

Selain Oksigen, KPPU Kanwil III juga menemukan harga obat Covid 19 yang dijual diatas Harga Eceran Tertingginya (HET) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat dalam Masa Pandemi Covid 19.

Contohnya, harga obat Favipirapir 200mg berkisar antara Rp 55.000-Rp. 80.000 perbutir yang melebihi HET (Rp 22.500/tablet).

"Dalam pantauan KPPU Kanwil III Bandung, temuan tersebut mayoritas terjadi untuk penjualan obat dan oksigen secara online (daring)," ujar Aru dalam keterangannya, Jumat (9/7/2021).

Aru menghimbau agar semua pihak bisa menahan diri dan tidak memanfaatkan situasi. Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak KPPU Kanwil III Bandung berencana untuk mengundang para pelaku usaha terkait untuk mendapatkan keterangan mengenai temuan yang didapatkan.

Selain itu, KPPU Kanwil III Bandung meminta pihak marketplace untuk turut serta melakukan pemantauan agar aplikasi marketplace nya tidak menjadi sarana pihak atau oknum yang tidak bertanggungjawab, memperoleh keuntungan eksesif di masa darurat pandemi Covid 19.

Baca Juga: Stok Oksigen di Lampung Menipis, Menko PMK Minta Pemprov Gerak Cepat

"Mayoritas temuan kami memang ada di marketplace, dan yang cukup memprihatinkan, produk yang dijual tersebut, meskipun sangat mahal, tetap dibeli oleh konsumen," tutup Aru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI