Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

VDNI-OSS Donasikan 1000 Oksigen Konsentrator untuk Penanganan Covid-19

Iwan Supriyatna

Sabtu, 17 Juli 2021 | 16:05 WIB
VDNI-OSS Donasikan 1000 Oksigen Konsentrator untuk Penanganan Covid-19
VDNI-OSS Donasikan 1000 Oksigen Konsentrator untuk Penanganan Covid-19.

Suara.com - Perusahaan smelter nikel, PT Virtue Dragon Nickel Industrial (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, mendonasikan 1000 oksigen konsentrator kepada pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk membantu memenuhi kebutuhan oksigen nasional bagi pasien Covid-19 di Indonesia.

Juru Bicara VDNI-OSS, Dyah Fadilat menyampaikan, koordinasi bantuan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat atas fasilitasi yang dilakukan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi agar bisa segera disalurkan untuk membantu pasokan oksigen bagi rumah sakit di Indonesia yang sedang sangat membutuhkan.

“Menindaklanjuti semakin meluasnya penyebaran Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali, maka VDNI-OSS berkomitmen penuh untuk turut menjaga dan melindungi masyarakat serta sebagai bentuk rasa kepedulian atas pandemik yang terjadi,” ujar Dyah dalam keterangannya, Jumat (16/7/2021).

1000 oksigen konsentrator tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada hari Jumat (16/7) pukul 15.45 Kemudian langsung dilaksanakan serah terima bantuan secara simbolis oleh pihak VDNI-OSS yang diwakili Wisma Bharuna kepada Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dr. Sumarjaya.

Dyah berharap donasi oksigen tersebut dapat bermanfaat untuk membantu penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Jawa dan Bali yang sedang mengalami lonjakan kasus signifikan satu bulan terakhir.
Sementara Sumarjaya menyebutkan bahwa setibanya di Jakarta, oksigen tersebut akan langsung didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Pada tahap pertama ini, oksigen akan didistribusikan ke rumah sakit di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Kami bersyukur mendapatkan donasi dari VDNI & OSS berupa 1000 oksigen konsentrator yang memang sangat kita butuhkan. Kita akan segera distribusi, jadi begitu sudah selesai dokumennya, kita akan distribusikan segera. Ini rencana kita ke Jawa Tengah ataupun Jogja,” kata Sumarjaya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kebutuhan gas oksigen medis di Indonesia saat ini sudah lebih dari 1.000 ton per hari. Padahal sebelumnya hanya sekitar 400 ton per hari atau 25 persen dari total produksi gas oksigen di Indonesia.

“Kami sadar bahwa dibutuhkan kerja sama seluruh lapisan untuk menurunkan angka statistik penyebaran Covid-19. Dan kami siap membantu untuk bekerja sama memerangi Covid-19,” pungkas Dyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pamit dari Grup WhatsApp Pencari Oksigen, Orang Ini Sampaikan Kabar Duka

Pamit dari Grup WhatsApp Pencari Oksigen, Orang Ini Sampaikan Kabar Duka

Jogja | Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:15 WIB

Punya Mesin Generator, RS Ini Tak Pusing karena Kekurangan Oksigen

Punya Mesin Generator, RS Ini Tak Pusing karena Kekurangan Oksigen

Sumut | Sabtu, 17 Juli 2021 | 10:52 WIB

Tingkatkan Produksi Oksigen, Perusahaan di OKI Bantu Atasi Kekurangan Oksigen

Tingkatkan Produksi Oksigen, Perusahaan di OKI Bantu Atasi Kekurangan Oksigen

Sumsel | Sabtu, 17 Juli 2021 | 10:22 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB