Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Banting Stir, Dari Manager Bank Kini Jadi Pengusaha Dimsum Beromset Ratusan Juta

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Minggu, 08 Agustus 2021 | 20:38 WIB
Banting Stir, Dari Manager Bank Kini Jadi Pengusaha Dimsum Beromset Ratusan Juta
Teguh, pernah jadi Branch Manager di sebuah Bank kini jadi pengusaha Dimsum yang beromset hingga Rp500 juta per bulan. (Tangkapan layar/Youtube Kisah Tanpa Batas)

Suara.com - Nasib seseorang memang tidak ada yang menyangka, dari seorang karyawan kantoran bisa menjadi pengusaha sukses. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang membuat nasib seseorang bisa berubah dengan cepat.

Hal inilah yang dialami oleh Teguh yang dulunya seorang Branch Manager di sebuah Bank, kini menjadi pebisnis dimsum.

Seperti dilansir dari Youtube Kisah Tanpa Batas, Teguh tidak berpikiran untuk membuka usaha. Bahkan kinerjanya sebagai branch manager sangat gemilang. Ia seringkali mendapatkan penghargaan manager bank terbaik di seluruh Indonesia.

Akan tetapi, dengan segala penghargaan itu justru membuat teguh untuk berhenti bekerja. Teguh pun berhenti bekerja tanpa memiliki rencana ke depannya.

"Awalnya malah kami jualan thai tea di bazar, karena animo masyarakat bagus terus kami cari pasangannya yang cocok sambil minum teh. Akhirnya kami coba untuk bikin dimsum, ya begitu kami kasih tester, berkali-kali gagal, akhirnya ketemulah resepnya yang banyak disukai konsumen," kata Teguh.

"Saya belajar otodidak, kami nyobain ya cari tahu sana-sini, akhirnya kami temuin beberapa yang cocok, formula yang cocok seperti apa, itu kami belajar bertahun-tahun," tambahnya.

Pria lulusan MBA ITB ini mengaku tidak punya modal untuk membuka usaha tersebut. Bahkan, ia mengali-gali isi dompet dari gaji terakhir bekerja di bank sebagai modal usaha.

Tidak hanya modal, Pria berkaca mata ini juga memulai usahanya dengan melalui jurang yang terjal. Karena memiliki modal yang sedikit, ia membeli bahan-bahan untuk membuat dimsum yang begitu terbatas.

Ia juga mengaku tidak memiliki ketrampilan untuk membuat dimsum. Teguh belajar membuat dimsum secara otodidak dengan bertanya sana-sini.

baca juga

"Kami pelan-pelan beli peralatan, beli yang kecil, ayam kami beli kalau bisa terakhir. Semua kami dari 0 termasuk keahlian dari 0, dari belum mengerti cetak dimsum, kukus dimsum juga engga tau, sampai tingkat kematangan engga tau, tapi kami belajar," ucapnya.

Namun, keelutan Teguh untuk belajar membuahkan hasil, ia berhasil membuat dimsum yang disukai konsumen. Bahkan, dengan kegigihannya Teguh bisa memproduksi 15.000 buah per hari.

Kendati demikian, adanya pandemi sempat membuat bisnis Teguh terganggu, bahkan omset meluncur hingga hanya mendapat 25 persen dari biasanya. Akan tetapi, bisnisnya bisa tetap selamat, adanya e-commerce sangat membantu penjualannya.

"Jadi menutupi penjualan di kedai, bahkan penjualan kami naik 1.000 persen, kami sudah promo dari februari sebelum kasus pertama covid, karyawan cuma 1 orang, bahkan produksi di rumah karyawan sendiri, sampai sekarang dia sudah bisa produksi sendiri sudah mandiri udah bisa buka sendiri," tuturnya.

Kini Teguh sangat bersyukur dengan penyampaiannya selama ini. Ia merasa berubah menjadi pebisnis bisa membawa berkah ke semuanya, karena bisa membuka lapangan kerja, dan memberikan pendapatan bagi orang banyak.

Dan kini penghasilannya sebulan pun melebih bekerja di bank, Bahkan kata dia, dalam sebulan omset setara dengan harga Mobil Pajero Sport.

"Pabrik dimsum kita 2020, tadinya namanya kedai kita, ini berubah karena kami udah mulai jualan online. Kami bisa ciptakan lappangan kerja, produksi 15-20 orang, stokist ada juga, jadi dia sambil kerja, bahkan ibu rumah tangga. Omset dapet pajero Sport atau fortuner sebulan," pungkas Teguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napi Rutan Makassar Dilatih Lebih Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

Napi Rutan Makassar Dilatih Lebih Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

Sulsel | Minggu, 08 Agustus 2021 | 05:14 WIB

Nasib Penjual Bendera Merah Putih di Tengah Pandemi Covid-19

Nasib Penjual Bendera Merah Putih di Tengah Pandemi Covid-19

Sulsel | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:04 WIB

Segini Besaran Diskon Tarif Listrik dari Pemerintah Selama Pandemi Hingga Akhir Tahun

Segini Besaran Diskon Tarif Listrik dari Pemerintah Selama Pandemi Hingga Akhir Tahun

Jatim | Kamis, 22 Juli 2021 | 11:16 WIB

Terkini

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB