Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Meski Dihantam Pandemi, Wapres: Ekonomi Syariah Mampu Mereduksi Dibanding PDB Nasional

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:36 WIB
Meski Dihantam Pandemi, Wapres: Ekonomi Syariah Mampu Mereduksi Dibanding PDB Nasional
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. [Dokumentasi KIP Setwapres]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pandemi Covid-19 membawa dampak pada pelemahan perekonomian global dan nasional, termasuk perekonomian syariah di tanah air. Meski demikian, ekonomi syariah Indonesia tetap mengalami reduksi lebih baik dibandingkan kontraksi produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2020.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf sesuai dengan Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2020 yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

"Ekonomi syariah Indonesia pada tahun 2020 mengalami kontraksi dengan tingkat yang lebih baik dibandingkan kontraksi PDB nasional," kata Ma'ruf dalam sambutannya pada acara Peluncuran: Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal secara virtual, Rabu (25/8/2021).

Ma'ruf kemudian menerangkan kalau kinerja sektor prioritas Halal Value Chain tahun 2020 yang utamanya ditopang oleh sektor pertanian dan sektor makanan halal masih mencatat pertumbuhan positif. Meski demikian ia tidak memungkiri adanya perlambatan dibanding tahun sebelumnya. Karena itu ia menilai kalau perkembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah tetap mampu menunjukkan daya tahan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Itu dikatakannya perlu mendapatkan perhatian dan dukungan untuk berkembang lebih maksimal dan berkontribusi dalam pemulihan perekonomian nasional. Kegiatan Kick Off Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal dikatakannya merupakan bagian dari upaya memaksimalkan kontribusi perekonomian syariah dari sektor bisnis/usaha syariah utamanya UMKM industri halal dalam penguatan perekonomian nasional pasca pandemi.

Kata Ma'ruf, perluasan dan pengembangan kegiatan usaha syariah yang merupakan salah satu dari 4 fokus pengembangan ekonomi syariah dengan pelaku utama UMKM. Oleh karena itu, menurutnya UMKM adalah kunci dalam mengakselerasi ekonomi syariah yang harus diperhatikan, dijaga, dan dikembangkan secara serius oleh kita bersama.

Ma'ruf menjelaskan bahwa pengembangan UMKM industri halal menjadi bagian penting dari upaya pencapaian visi Indonesia sebagai Pusat Produsen Halal Dunia. Karena itu, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar produk halal saja, tapi bisa menjadi produsen produk halal yang dapat mengekspor produk-produk halal nya ke seluruh penjuru dunia.

"Sebagaimana pernah saya sampaikan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, perlu dilakukan peningkatan kapasitas dorongan untuk menjadikan UMKM industri halal sebagai bagian dari rantai nilai industri halal global (global halal value chain)," tuturnya.

Ia menilai kalau UMKM industri halal perlu didukung dengan kuat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor di mana ebutuhan tersebut tidak hanya dilihat dari kuantitas, tetapi juga kualitas dari produknya.

"Untuk itu diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk meng-akselerasi pengembangan UMKM Industri halal. Juga, tidak kalah penting adanya kemitraan dari usaha besar yang saling menguntungkan."

Keterangan Foto: Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menyampaikan sambutannya pada acara Peluncuran: Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal secara virtual, Rabu (25/8/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Ponpes An-Nawawi Banten

Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Ponpes An-Nawawi Banten

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:19 WIB

Pakai Baju Adat Sunda, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Rakyat Indonesia Bangkit

Pakai Baju Adat Sunda, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Rakyat Indonesia Bangkit

Jabar | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:52 WIB

Upacara HUT RI, Ma'ruf Amin dan Wury Estu Handayani Kompak Pakai Busana Adat Sunda

Upacara HUT RI, Ma'ruf Amin dan Wury Estu Handayani Kompak Pakai Busana Adat Sunda

Lifestyle | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:47 WIB

Jokowi Kenakan Pakaian Adat Lampung, Upacara HUT Kemerdekaan RI Dilakukan Secara Hybrid

Jokowi Kenakan Pakaian Adat Lampung, Upacara HUT Kemerdekaan RI Dilakukan Secara Hybrid

Your Say | Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:56 WIB

Miftachul Akhyar Kecelakaan, Wapres Maruf Amin Doakan Kesembuhan

Miftachul Akhyar Kecelakaan, Wapres Maruf Amin Doakan Kesembuhan

Riau | Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:19 WIB

Telepon Ketua MUI usai Kecelakaan, Wapres Ma'ruf: Siang Ini Bisa Keluar Rumah Sakit

Telepon Ketua MUI usai Kecelakaan, Wapres Ma'ruf: Siang Ini Bisa Keluar Rumah Sakit

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:51 WIB

Yahya Waloni Doakan Jokowi Mundur, Sebut Paling Bagus Diganti Sosok Ini

Yahya Waloni Doakan Jokowi Mundur, Sebut Paling Bagus Diganti Sosok Ini

Riau | Rabu, 11 Agustus 2021 | 18:56 WIB

Terkini

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB