Wabah Hancurkan Ekonomi, Manufaktur Hemat Energi Diprediksi Jadi Tulang Punggung Indonesia

M Nurhadi

Rabu, 01 September 2021 | 17:41 WIB
Wabah Hancurkan Ekonomi, Manufaktur Hemat Energi Diprediksi Jadi Tulang Punggung Indonesia
ILUSTRASI-Kawasan Industri Jababeka.

Suara.com - Industri manufaktur hemat energi dan bersih bakal memiliki peran kunci untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, ekonomi dunia mengalami resesi akibat adanya wabah COVID-19 yang telah menurunkan mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi dengan Indonesia diproyeksikan tumbuh di kisaran 3,7 persen sampai 4,5 persen pada 2021.

"COVID memberikan dampak signifikan terhadap postur APBN 2020 sehingga perlu banyak perubahan terhadap asumsi makroekonomi," kata Satya.

Ia memaparkan, pada skenario optimis, penerimaan pajak mencapai sebesar Rp1.882 triliun atau ada selisih Rp42 triliun dari target awal pada 2020.

Satya juga mengatakan saat pandemi, 77 dari setiap 100 perusahaan di sektor pengadaan air dan pengelolaan limbah; pertanian, peternakan dan perikanan; dan real estat masih beroperasi seperti biasa.

Ia melanjutkan, pada era normal baru, sektor-sektor unggulan yang akan tumbuh tinggi dengan pangsa pasar besar adalah informasi dan komunikasi, jasa keuangan, dan asuransi.

Sementara, sektor-sektor yang unggul sebelum pandemi COVID seperti industri manufaktur, konstruksi, dan transportasi akan mengalami penurunan pertumbuhan.

Melemahnya pertumbuhan industri manufaktur pada 2020 karena permintaan domestik dan global yang masih rendah, sedangkan pelemahan sektor konstruksi karena penundaan pembangunan proyek infrastruktur, dan untuk transportasi karena terbatasnya mobilitas.

Namun, sejumlah industri manufaktur mengalami pertumbuhan positif pada triwulan II 2020 (yoy) seperti farmasi dan obat tradisional, industri logam dasar, industri kertas dan industri makanan dan minuman.

baca juga

Ia juga memaparkan mengenai elastisitas tenaga kerja dan proyeksi pertumbuhan ekonomi berdasarkan sektor dan pertumbuhan yang tinggi diperlukan untuk lepas dari middle income trap.

Menurut dia, dalam skenario pertumbuhan ekonomi enam persen pada jangka panjang, sektor industri manufaktur merupakan peringkat kedua setelah jasa yaitu masing-masing sebesar 25 persen dan 52 persen pada 2045, setelah itu baru sektor pertanian sebesar 7 persen.

Untuk itu, Satya menambahkan sesuai konsep transisi energi, maka industri manufaktur perlu diarahkan menggunakan energi yang efisien dan bersih.

"Ke depan, industri manufaktur yang hemat energi dan juga bersih akan memegang posisi kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Satya, dikutip dari Antara.

Pada kesempatan itu, Satya juga menyampaikan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, DEN mempunyai tugas merancang dan merumuskan kebijakan energi nasional (KEN), menetapkan rencana umum energi nasional (RUEN), menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi, dan mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang energi yang bersifat lintas sektoral.

Pada sesi terakhir ia mengatakan, mengenai peran dan kerja sama pemerintah dan stakeholders juga merupakan peran penting sebagai langkah dan upaya mengatasi krisis ekonomi selama masa pandemi.

Pembicara webinar lainnya, Semuel Linggi Topayung, Ketua LPPN, mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sudah menunjukkan tren yang baik.

Namun, pemerintah belum bisa lepas dari tekanan baik internal maupun eksternal hingga 2022. Oleh sebab itu, menurut Semuel, pentingnya kolaborasi seluruh stakeholders untuk menjamin kemerdekaan dari krisis ekonomi.

Sedangkan, Billy Gracia Mambrasar, Staf Khusus Presiden, mengatakan salah satu solusi untuk mengatasi krisis ekonomi Indonesia saat ini adalah dengan mendukung program pemerintah pada sektor pengembangan SDM, serta pengembangan pendidikan dan kesehatan.

Ia mengatakan ketiga sektor tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo, selain partisipasi seluruh masyarakat juga sangat penting dalam upaya mengatasi krisis ekonomi saat pandemi.

Sementara, Ismail Pakaya, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Politik dan Kebijakan Publik Kementerian Ketenagakerjaan, mengatakan saat ini pemerintah telah banyak melakukan strategi dalam upaya mengatasi krisis ekonomi saat pandemi.

Untuk membantu meringankan beban para pekerja, Kemenaker saat ini mengusulkan program bantuan subsidi upah (BSU) dan program tenaga kerja mandiri (TKM) yang akan dipantau secara langsung oleh Kemenaker.

"Diharapkan pelaksanaan program ini dapat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial bagi tenaga kerja sesuai dengan tugas dan fungsi pembangunan bidang ketenagakerjaan." kata Ismail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Korupsi Bansos Covid-19, Eks Anak Buah Juliari Divonis 7 Tahun Penjara

Terbukti Korupsi Bansos Covid-19, Eks Anak Buah Juliari Divonis 7 Tahun Penjara

Foto | Rabu, 01 September 2021 | 17:32 WIB

Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen

Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen

News | Rabu, 01 September 2021 | 17:11 WIB

Sumut Gelar Vaksinasi Covid-19 Khusus untuk Ibu Hamil

Sumut Gelar Vaksinasi Covid-19 Khusus untuk Ibu Hamil

Sumut | Rabu, 01 September 2021 | 16:58 WIB

36.200 Jiwa di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19 Selama Agustus, Jateng Paling Banyak

36.200 Jiwa di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19 Selama Agustus, Jateng Paling Banyak

News | Rabu, 01 September 2021 | 16:58 WIB

Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Tol Jagorawi

Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Tol Jagorawi

Foto | Rabu, 01 September 2021 | 16:57 WIB

Genjot Pemulihan Ekonomi, Dispar DIY Siapkan Paket Wisata Staycation bagi ASN

Genjot Pemulihan Ekonomi, Dispar DIY Siapkan Paket Wisata Staycation bagi ASN

Jogja | Rabu, 01 September 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×