Pupuk Kaltim Komitmen Perluas Area Konservasi Mangrove dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Iwan Supriyatna

Sabtu, 04 September 2021 | 09:14 WIB
Pupuk Kaltim Komitmen Perluas Area Konservasi Mangrove dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Program Konservasi dan Diversifikasi Mangrove serta Budidaya Kepiting (Server Mang Budi).

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) atau Pupuk Kaltim kembali meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2021 kategori Social Empowerment yang merupakan penghargaan di bidang CSR untuk skala internasional, melalui program Konservasi dan Diversifikasi Mangrove serta Budidaya Kepiting (Server Mang Budi).

Server Mang Budi merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis konservasi mangrove di sekitar Perusahaan, yang diinisiasi sejak 2017.

Program ini berfokus pada pembibitan, penanaman dan perawatan mangrove secara berkala, sebagai tindaklanjut komitmen lingkungan PKT untuk memaksimalkan perluasan area konservasi mangrove dan peningkatan ekonomi masyarakat. 

Direktur Utama PKT, Rahmad Pribadi mengungkapkan, Server Mang Budi dikelola kelompok Telok Bangko binaan PKT di Kelurahan Loktuan Bontang Utara, yang dibekali berbagai pelatihan dan pendampingan untuk memaksimalkan peluang ekonomi, sekaligus memperluas penerima manfaat dengan pengembangan area budidaya mangrove menjadi kawasan wisata berbasis konservasi.

Program ini merupakan wujud kesinambungan komitmen PKT untuk memperluas konservasi mangrove yang telah berjalan selama 12 tahun, sejak diinisiasi pada 2009.

Sejauh ini PKT telah menanam lebih dari 310.000 bibit mangrove di dua lokasi, yakni perairan Kedindingan Kota Bontang yang mencapai 152.000 bibit, dilanjutkan di area HGB 65 Kelurahan Loktuan yang dikelola Kelompok Telok Bangko mulai 2018.

“Kelompok binaan terdiri dari masyarakat di sekitar Perusahaan yang tidak memiliki pekerjaan, dengan jumlah anggota saat ini 16 orang. Mereka dibekali pengetahuan untuk pengelolaan mangrove, hingga mampu menanam sekitar 25-40 ribu bibit setiap tahun,” kata Rahmad Pribadi ditulis Sabtu (4/9/2021). 

Untuk memaksimalkan program, PKT melakukan peningkatan kapasitas serta kemampuan anggota kelompok Telok Bangko secara berkesinambungan, sehingga sasaran pemberdayaan memberi dampak yang lebih signifikan terhadap taraf hidup dan perekonomian anggota. 

Peningkatan kapasitas kelompok Telok Bangko berupa pelatihan pembibitan mangrove mulai dasar, seperti proses pencarian bibit mangrove, pembuatan media, pembibitan dalam polybag, perawatan bibit, hingga penanaman di area yang ditentukan.

baca juga

Jenis mangrove yang ditanam meliputi Rhizopora Apiculata, Rhizopora Mucronata, Ceriops Tagal, Bruguiera Gymnorrhiza, Bruguiera Sexangula, Ceriops Tagal dan Avicennia Marina.

Anggota kelompok binaan juga dibekali kemampuan penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) mangrove, serta pendampingan pembibitan hingga diversifikasi produk. Bahkan sejak 2020, kelompok ini telah mampu melayani permintaan bibit mangrove dari berbagai pihak, baik lingkup perusahaan hingga Pemerintah.

“Tingginya permintaan bibit mangrove menjadi peluang ekonomi baru bagi kelompok Telok Bangko untuk meningkatkan pendapatan secara ekonomi,” lanjut Rahmad. 

Potensi pengembangan HGB 65 pun dilirik PKT dengan menjadikan kawasan itu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kota Bontang berbasis konservasi, sekaligus mengoptimalkan manfaat melalui diversifikasi produk dan usaha turunan dengan sumber daya mangrove sebagai bahan baku. 

Pengembangan kawasan juga dilakukan di Telok Bangko, utamanya infrastruktur pendukung ekowisata seperti gapura untuk penanda masuk, track jalan di sepanjang area mangrove, hingga fasilitas gazebo dan toilet bagi pengunjung. Untuk menambah daya tarik wisata, PKT juga membangun area photobooth untuk memaksimalkan potensi wisata dan menarik minat masyarakat.

Konsep ini diharap mampu menyediakan kegiatan wisata yang memberi manfaat secara pengetahuan bagi pengunjung, disamping meningkatkan kualitas lingkungan serta mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat sekitar.

“Konsep inilah yang kita kembangkan agar area konservasi tak hanya menjual keindahan, tapi juga menjadi sarana pengetahuan dan peluang ekonomi bagi masyarakat,” terang Rahmad. 

Target penanaman setiap tahun juga terus dimaksimalkan, melihat produktivitas angota kelompok Telok Bangko yang terbilang tinggi. Bahkan pada 2020, kelompok ini berhasil menanam 43.000 bibit di kawasan HGB 65, dengan total mangrove saat ini mencapai 161.167 bibit.

Sesuai prinsip tripple bottom line, yaitu People, Profit dan Planet, perluasan konservasi mangrove akan terus dikembangkan PKT, sebagai bagian dari kontribusi dan komitmen Perusahaan menjalankan bisnis yang selaras dengan lingkungan, serta mempertahankan keseimbangan alam secara berkesinambungan.

“Mengingat kesejahteraan masyarakat juga fokus dari pengembangan Server Mang Budi, pendampingan akan terus difokuskan PKT untuk memperkuat kapasitas kelompok binaan,” pungkas Rahmad Pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mangrove Dirusak di Pesisir Pinrang, WALHI Sulsel Minta Pemerintah Bertindak

Mangrove Dirusak di Pesisir Pinrang, WALHI Sulsel Minta Pemerintah Bertindak

Sulsel | Minggu, 22 Agustus 2021 | 07:56 WIB

BRGM: Rehabilitasi Mangrove Adalah Investasi Jangka Panjang

BRGM: Rehabilitasi Mangrove Adalah Investasi Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 22:57 WIB

Semarak GBN 2021, Pupuk Kaltim Salurkan Ratusan Paket Buah Segar

Semarak GBN 2021, Pupuk Kaltim Salurkan Ratusan Paket Buah Segar

Bisnis | Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:52 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×