Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Gagas Lindungi Lingkungan, Pupuk Kaltim Terapkan Prinsip ESG Kurangi Lapisan Ozon

M Nurhadi

Kamis, 16 September 2021 | 18:36 WIB
Gagas Lindungi Lingkungan, Pupuk Kaltim Terapkan Prinsip ESG Kurangi Lapisan Ozon
PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur kini terapkan praktik environment, social, governance (ESG) dengan memerhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik dalam proses produksi salah satunya dengan kontribusi pengurangan lapisan ozon.

Disampaikan Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, Pupuk Kaltim secara bertahap telah mengurangi penggunaan refrigerant yang mengandung bahan perusak ozon pada air conditioner (AC) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan perusahaan.

Perlindungan lapisan ozon menjadi salah satu perhatian Pupuk Kaltim dengan sejumlah kiat yang dilaksanakan untuk menjaga dan meningkatkan kontribusi dalam mengurangi penipisan ozon. 

Hal sejalan dengan Protokol Montreal dan Keputusan Presiden RI Nomor 23 Tahun 1992, Pupuk Kaltim telah turut berkontribusi mengurangi penggunaan bahan yang mengandung Ozone Depleting Substance (ODS), sebagai bentuk kesadaran perusahaan dalam menjaga bumi dan lapisan ozon secara berkesinambungan.

Hanggara mengatakan seluruh unit APAR telah diganti menggunakan bahan ramah lingkungan. Selain itu refrigerant yang digunakan Pupuk Kaltim di area pabrik, perkantoran maupun perumahan dinas karyawan, kini 100 persen tidak mengandung ODS.

Pupuk Kaltim juga melakukan perawatan rutin seluruh AC maupun APAR setiap tahun. Unit yang sudah tidak layak pakai diganti dengan unit yang menggunakan bahan yang ramah lingkungan serta tidak mengandung ODS.

“Upaya tersebut secara perlahan menunjukkan hasil. Pupuk Kaltim sejak 2012 berhasil mengganti seluruh refrigerant dari yang mengandung ODS menjadi bahan yang tidak mengandung ODS,” terang Hanggara.

Sesuai tema Hari Ozon Internasional tahun ini yakni "Keeping us, our food and vaccines cool", Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi dalam menjaga lapisan ozon, dengan menyiapkan SDM berkompeten yang memahami pentingnya perlindungan ozon.

Hal itu ditunjukkan dengan kesiapan personel yang memiliki sertifikasi teknisi refrigerasi dan tata udara, untuk perawatan dan penggantian unit maupun refrigerant sesuai masa perawatan berkala.

baca juga

“Sertifikasi personel wajib diperhatikan, agar perawatan unit dilakukan secara benar untuk menghindari terlepasnya refrigerant ke udara, guna mengurangi potensi penipisan lapisan ozon,” kata Hanggara, dikutip dari Antara.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga terus mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Pada 2020 terdapat 31 program mitigasi emisi gas rumah kaca dengan total nilai pengurangan emisi sebesar 758.234,58 ton CO2 equivalen.

Nilai ini didapatkan dari program-program efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, pengelolaan sampah, dan pengelolaan limbah.

Pupuk Kaltim juga mengimbau karyawan Perusahaan untuk menekan penggunaan bahan yang mengandung ODS dan beralih pada bahan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti bahan pelarut, lemari es, pengharum ruangan dan lain sebagainya.

“Seluruh upaya itu dilakukan Pupuk Kaltim sebagai bentuk dukungan terhadap Protokol Montreal yang turut ditandatangani Indonesia dalam Konvensi Wina dan perwujudan komitmen bersama dalam mengurangi laju penipisan lapisan ozon,” pungkas Hanggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah Jumlah Teknisi Uji Emisi, Pemprov DKI Jakarta Gelar Program Sertifikasi

Tambah Jumlah Teknisi Uji Emisi, Pemprov DKI Jakarta Gelar Program Sertifikasi

Otomotif | Senin, 13 September 2021 | 17:05 WIB

Wujudkan Swasembada, Mentan Pastikan Stok dan Tingkatkan Kapasitas Produksi Pupuk

Wujudkan Swasembada, Mentan Pastikan Stok dan Tingkatkan Kapasitas Produksi Pupuk

Bisnis | Senin, 13 September 2021 | 11:43 WIB

9 Gaya Hidup Artis Peduli Lingkungan, Pevita Pearce Setop Pakai AC

9 Gaya Hidup Artis Peduli Lingkungan, Pevita Pearce Setop Pakai AC

Entertainment | Minggu, 12 September 2021 | 18:47 WIB

Ingin Tambah Kapasitas Hasil Tani, Menteri Pertanian: Saya Siap Bantu Pupuk Kaltim

Ingin Tambah Kapasitas Hasil Tani, Menteri Pertanian: Saya Siap Bantu Pupuk Kaltim

Bisnis | Minggu, 12 September 2021 | 06:30 WIB

Wujudkan Swasembada, Mentan SYL Pastikan Stok dan Tingkatkan Kapasitas Produksi Pupuk

Wujudkan Swasembada, Mentan SYL Pastikan Stok dan Tingkatkan Kapasitas Produksi Pupuk

Bisnis | Jum'at, 10 September 2021 | 19:04 WIB

Cegah Kebakaran, Ditjen Pemasyarakatan Beri APAR ke Rutan Bandar Lampung

Cegah Kebakaran, Ditjen Pemasyarakatan Beri APAR ke Rutan Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 10 September 2021 | 10:30 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×