Dorong Penurunan Stunting, Kementan Replikasi Program P2L dan LPM

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 16 September 2021 | 19:08 WIB
Dorong Penurunan Stunting, Kementan Replikasi Program P2L dan LPM
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM). Ini guna mendukung penurunan stunting di Tanah Air.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, penurunan stunting yang tengah digencarkan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan komitmen bersama dan koordinasi lintas sektor melalui optimalisasi sumber daya terintegrasi," tutur pria yang akrab disapa SYL tersebut.

Sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, terdapat 5 pilar dalam Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting, di mana Kementerian Pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pilar ke-4, yaitu meningkatkan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga dan masyarakat.

Untuk itu, SYL telah menetapkan salah satu cara bertindak dalam strategi ketahanan pangan yaitu diversifikasi pangan yang mencakup penganekaragaman sumber pangan, terutama dari pekarangan pangan.

Sementara Plt Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy menjelaskan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mengingkatkan produksi pangan, menguatkan cadangan pangan pemerintah dan masyarakat serta melakukan pengayaan nilai gizi sumber pangan untuk meningkatkan ketersediaan pangan.

"Serta melaksanakan stabilisasi pasokan dan distribusi pangan serta mendorong peningkatan konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman,” ujar Sarwo Edhy dalam pidato pembukaan Webinar Kebijakan dan Strategi Program Ketahanan Pangan untuk Percepatan Penurunan Stunting, pada Kamis (16/09/2021) yang diselenggarakan BKP dan Sekretariat Wakil Presiden RI.

Sarwo yang juga Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Pertanian mengungkapkan, salah satu komitmen Kementan dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM).

“P2L dan LPM ini kita kembangkan dengan tujuan meningkatkan ketersediaan dan akses pangan yang bergizi, sehingga mendorong penguatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

baca juga

Ketahanan pangan dan gizi sangat terkait erat dengan penurunan stunting seperti kata Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden.

“Kekurangan pangan bergizi pada ibu hamil dan anak merupakan salah satu penyebab utama terjadinya stunting. Oleh karena itu, peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga dan masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam percepatan penurunan stunting," tambahnya.

P2L dikembangkan dengan mendorong keterlibatan aktif berbagai kelompok masyarakat untuk bertanam di pekarangan, sehingga setiap rumah tangga dapat memproduksi bahan pangan yang beragam dan bergizi. Dengan begitu, P2L berkontribusi bagi percepatan penurunan stunting.

Tercatat kegiatan P2L dan LPM menjadi kegiatan di bidang pangan dan gizi dalam matriks Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Karena itu, Sarwo juga menekankan pentingnya pemerintah daerah mereplikasi kegiatan P2L dan LPM ini guna menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di daerah.

“Saya berharap kegiatan ini dapat didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah dan semua pihak untuk dapat mereplikasi dan menjaga keberlanjutan kegiatan P2L dan LPM melalui berbagai sumber daya agar ketahanan pangan dan gizi kita semakin kokoh dan terjaga,” tegasnya.

Hal senada ditekankan Suprayoga bahwa sinergi berbagai pihak merupakan kunci dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Pemenuhan target tersebut (50 persen keluarga berisiko stunting yang mendapatkan manfaat sumber daya pekarangan untuk peningkatan asupan gizi pada 2024 sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021) harus dilakukan melalui kerja sama multi pihak antara pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa dan lembaga non pemerintah,” tandas Suprayoga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbitkan Berita Dugaan Pemaksaan oleh Oknum Dosen UAD, LPM Poros dapat Intimidasi

Terbitkan Berita Dugaan Pemaksaan oleh Oknum Dosen UAD, LPM Poros dapat Intimidasi

Jogja | Rabu, 25 Agustus 2021 | 19:54 WIB

Mentan SYL: Pertanian adalah Kekuatan Masa Depan Indonesia

Mentan SYL: Pertanian adalah Kekuatan Masa Depan Indonesia

Bisnis | Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:52 WIB

Direktur Rumah Ekonomi Rakyat: Saat Resesi, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

Direktur Rumah Ekonomi Rakyat: Saat Resesi, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 13:35 WIB

Presiden Jokowi Dorong Industri Porang Siap Ekspor Produk Olahan

Presiden Jokowi Dorong Industri Porang Siap Ekspor Produk Olahan

Bisnis | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:41 WIB

Presiden Jokowi Instruksikan Mentan Seriusi Porang Sebagai Komoditas Andalan Ekspor

Presiden Jokowi Instruksikan Mentan Seriusi Porang Sebagai Komoditas Andalan Ekspor

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 18:26 WIB

Peneliti UI: Sektor Pertanian Merupakan Penyelamat Ekonomi di Masa Pandemi

Peneliti UI: Sektor Pertanian Merupakan Penyelamat Ekonomi di Masa Pandemi

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:06 WIB

Terkini

22 Saham Gocap Langsung ARB, Ini Daftarnya

22 Saham Gocap Langsung ARB, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:53 WIB

KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:52 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru Sebelum Dipecat dari Menkeu: Dana SAL Tak Lagi Disimpan di BI

Purbaya Bikin Aturan Baru Sebelum Dipecat dari Menkeu: Dana SAL Tak Lagi Disimpan di BI

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:51 WIB

Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga

Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 17:51 WIB

5 Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan dari Dalam Kapal, 64 Masih Dicari

5 Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan dari Dalam Kapal, 64 Masih Dicari

News | Senin, 28 September 2026 | 17:50 WIB

Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece

Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:50 WIB

Pemerintah Siapkan Rp89 triliun untuk 33 PSEL, WALHI Pertanyakan Prioritas Pengelolaan Sampah

Pemerintah Siapkan Rp89 triliun untuk 33 PSEL, WALHI Pertanyakan Prioritas Pengelolaan Sampah

News | Senin, 28 September 2026 | 17:47 WIB

Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi

Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:46 WIB

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Foto | Senin, 28 September 2026 | 17:43 WIB

Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!

Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 17:43 WIB

×