alexametrics

Tahun 2021 Tinggal 3,5 Bulan Lagi, Realisasi Anggaran PEN Baru Setengahnya

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani
Tahun 2021 Tinggal 3,5 Bulan Lagi, Realisasi Anggaran PEN Baru Setengahnya
Menko Bidang Perekonomian dan Ketua KPCPEN, Airlangga Hartarto. (Dok: Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan, hingga 17 September 2021, realisasi anggaran PEN telah mencapai Rp 395,92 triliun.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan, hingga 17 September 2021, realisasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp 395,92 triliun atau 53,2 persen dari pagu sebesar Rp 744,77 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual pada Senin (20/9/2021).

"Masih sama seperti sebelumnya, progres realisasi signifikan terjadi pada klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan Kesehatan," katanya.

Berdasarkan data KPC-PEN, berikut ini realisasi anggara Program PEN sampai akhir Kuartal 2-2021, yakni:

Baca Juga: Terima 190 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Pemerintah Suntikkan ke 10 Juta Penduduk Per Pekan

  • Klaster Kesehatan terealisasi Rp 97,28 triliun atau 45,3% dari pagu Rp 214,96 triliun;
  • Klaster Perlinsos terealisasi Rp 112,87 triliun atau 60,5% dari pagu Rp 186,64 triliun;
  • Klaster Program Prioritas terealisasi Rp 59,51 triliun atau 50,5% dari pagu Rp 117,94 triliun;
  • Klaster Dukungan UMKM & Korporasi terealisasi Rp 68,35 triliun atau 42,1% dari pagu Rp 162,4 triliun; dan
  • Klaster Insentif Usaha terealisasi Rp 57,92 triliun atau 92,2% dari pagu Rp62,83 triliun.

Kemudian, untuk batch 20 Kartu Prakerja, tercatat pendaftar sebanyak 4,9 juta dan yang eligible adalah 2,8 juta, sedangkan yang berhasil menjadi penerima sebanyak 800 ribu.

Sepanjang 2021, batch 12 sampai 20 penerimanya adalah 5,2 juta dengan rincian telah menyelesaikan pelatihan 4 juta, dan telah mendapatkan insentif 3,8 juta penerima.

Insentif yang sudah disalurkan sebesar Rp7,3 triliun. Saat ini sedang proses pendaftaran batch 21 untuk 754 ribu peserta.

Mengenai Bantuan Subsidi Upah/BSU per 17 September 2021, proses DIPA-nya Rp 8,8 triliun sudah selesai, dan telah dicairkan kepada 4,61 juta pekerja Rp 1 juta per orang. Banpres Produktif Usaha Mikro/BPUM (per 17 Sep 2021) sudah terealisasi Rp 15,25 triliun, atau 99,30% dari total anggaran Rp15,36 triliun, untuk 12,71 juta pelaku usaha mikro.

Baca Juga: Seluruh Gerai Bakso Sony di Bandar Lampung Disegel, Pemilik: Apakah Pemkot Bangga?

Komentar