Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

SCG Siapkan Bahan Bangunan Inovatif Pilihan

Iwan Supriyatna

Jum'at, 24 September 2021 | 10:19 WIB
SCG Siapkan Bahan Bangunan Inovatif Pilihan
Kantor SCG.

Suara.com - Memiliki rumah bisa dikatakan menjadi impian semua orang. Selain berfungsi sebagai tempat tinggal, rumah merupakan aset investasi yang sangat aman karena harganya tidak pernah turun.

Karena itulah, meski di tengah pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun terakhir, sektor properti menjadi sedikit dari sektor yang masih bisa bertumbuh positif.

Untuk sektor perumahan kawasan Jabodetabek sebagai jantung ekonomi nasional yang terdampak COVID-19, penjualan justru meningkat 24,4 persen hingga kuartal II tahun 2021 (Riset Indonesia Property Watch Q2 2021).

Sementara itu, desain hunian minimalis, baik eksterior maupun interior dengan estetika tinggi diprediksi masih mendominasi selera konsumen di tahun 2021 ini.

Salah satu fitur bangunan dari tren hunian minimalis adalah adanya manipulasi ruangan agar terlihat lega. Leganya ruangan juga harus didukung dengan pencahayaan alami yang mumpuni.

Bahkan tuntutan adanya ruangan khusus untuk berganti sepatu luar rumah menjadi sandal dalam rumah yang lengkap dengan wastafel layaknya rumah masyarakat di Jepang dan Korea Selatan turut bertumbuh drastis (riset IPW).

Namun, sebelum memasuki tahap desain rumah, kini perilaku masyarakat dalam memilih bahan baku bangunan semakin berkembang. Kompleksitas tersebut berujung pada kebutuhan bahan baku yang berkualitas.

Sebab, jika keliru dalam memilih bahan, konstruksi akan cepat rusak dan bisa berujung pada kecelakaan fatal. Karena itu, dibutuhkan bahan baku yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat luas dengan kualitas bagus dan harga yang terjangkau.

Sales and Marketing Director SCG CBM Indonesia Thichet Srisuriyon membenarkan jika saat ini masyarakat mengharapkan rumah impiannya kokoh untuk jangka waktu panjang dan tangguh di segala cuaca.

baca juga

“Dalam membangun dinding misalnya, sekarang konsumen banyak memilih bata ringan dan beton ringan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Selain karakteristik kokoh dan durabilitasnya yang tidak kalah dengan material klasik seperti bata merah atau batoko, serta kedua material tersebut memungkinkan ramah lingkungan dan mendukung proses pembangunan dengan cepat,” katanya.

Tingginya ekspektasi terhadap bahan bangunan yang sedang tren saat ini cukup beralasan. Menurut Thichet, masyarakat akan semakin mencari bahan bangunan berkualitas karena bisa mengurangi beban di masa depan, seperti kerusakan dini akibat rembesan air atau kolom beton yang keropos.

Kerugian kerusakan dini bangunan yang mungkin saja terjadi akibat pemilihan bahan bangunan yang serampangan akan jauh lebih besar dari investasi pengadaan bahan baku yang berkualitas.

“Itulah tantangan yang menjadi dorongan untuk kami dalam menyediakan bahan bangunan yang berkualitas bagi masyarakat. Nilai itulah yang sangat kami jaga di SCG,” kata Thichet.

Sebab bagi SCG menyediakan bahan bangunan yang baik tidak lain untuk menghasilkan konstruksi yang menyentuh asas biaya, kualitas, efektivitas, efisiensi, dan berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, SCG mengembangkan produk bahan bangunan inovatif yakni mortar dan beton instan. Secara khusus, SCG menawarkan produk instan untuk memenuhi permintaan pasar yang menginginkan pengerjaan pembangunan yang lebih cepat.

Karena itu, SCG sedemikian rupa melakukan riset dan pengembangan untuk menciptakan beton dan mortar instan yang memberikan output optimal layaknya produk konvensional namun juga bisa memangkas durasi proses pembangunan.

“Ke depannya kami akan terus kembangkan produk inovatif lainnya. Kami memiliki tim yang langsung berinteraksi dengan masyarakat untuk mencari ide inovatif kedepannya,” kata Thichet.

Marketing and Branding Manager SCG CBM Indonesia Sandy Fitransah menambahkan kedua produk instan tersebut juga sangat mendukung semangat pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Bahan baku yang akan dijadikan olahan material pembangunan dibuat dengan tingkat takaran yang presisi. Alhasil, masyarakat bisa dengan efisien mengukur kebutuhan bahan bakunya. Keduanya mencegah meninggalkan sisa bekas pemakaian dan sisa dari proses olahan yang kerap mengotori situs pembangunan.

“Sisa bahan bangunan dalam konstruksi kerap menjadi keluhan masyarakat, karena mengindikasikan adanya salah perhitungan, dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dimanfaatkan.” kata Sandy.

Adapun produk SCG Mortar ditawarkan dua jenis sesuai kegunaan untuk melengkapi lini produk SCG CBM lainnya, yakni bata ringan SCG Smartblock. Pertama, SCG Mortar Perekat Bata Ringan digunakan pemasangan dinding bata ringan. Kedua, SCG Mortar Pasangan Bata dan Plesteran digunakan pemasangan bata dan plesteran dinding.

“Kami menciptakan racikan formula dari semen portland berkualitas, pasir silika, dengan ramuan zat aditif pilihan khas kami yang membuat risiko penyusutan dan tingkat retak rambut pada dinding terjaga rendah,” kata Sandy.

Begitu juga dengan SCG Beton Instan yang terbuat dari bahan baku berkualitas tinggi, yaitu semen portland, pasir, split, dan aditif. Formula ini menghasilkan mutu yang konsisten, dan mendukung hasil bangunan yang kokoh.

Adapun seluruh material yang dibutuhkan tersedia dalam satu kemasan, memudahkan proses pengolahan hingga siap digunakan untuk renovasi dan konstruksi berbagai kebutuhan seperti fondasi dan lantai atas.

“Yang penting bahan bangunan kami juga mudah digunakan baik oleh konsumen komersial seperti pengembang borongan atau konsumen retail seperti masyarakat yang ingin membangun dengan swadaya,” kata Sandy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Soroti Gagal Bayarnya Raksasa Properti China Evergrande

Sri Mulyani Soroti Gagal Bayarnya Raksasa Properti China Evergrande

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 10:41 WIB

Bisnis Properti Masih Menggeliat, Jogja Bagian Barat Jadi Incaran Pengembang

Bisnis Properti Masih Menggeliat, Jogja Bagian Barat Jadi Incaran Pengembang

Jogja | Kamis, 23 September 2021 | 09:42 WIB

Raksasa Properti China Terancam Bangkrut, Harga Emas Dunia Terdorong Menguat

Raksasa Properti China Terancam Bangkrut, Harga Emas Dunia Terdorong Menguat

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 07:59 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB