BI DKI Jakarta Optimis Industri Pergudangan Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Iwan Supriyatna

Selasa, 28 September 2021 | 08:15 WIB
BI DKI Jakarta Optimis Industri Pergudangan Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
Bank Indonesia.

Suara.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta menyebutkan industri pergudangan potensial menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota sejalan dengan peningkatan perdagangan daring (e-commerce) saat pandemi COVID-19.

“Setelah kami dalami, industri pergudangan juga menarik karena e-commerce butuh ‘warehouse’ (gudang),” kata Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Onny Widjanarko dalam diseminasi laporan perekonomian DKI periode Agustus 2021 ditulis Selasa (28/9/2021).

Dia menjelaskan bank sentral mencatat kinerja perdagangan daring Indonesia meningkat rata-rata sekitar 36 persen dan diperkirakan hingga 2025 melonjak hingga tiga kali lipat menurut laporan Google dan Temasek.

Sektor ini, lanjut dia, merupakan salah satu sumber pendongkrak kinerja perdagangan eceran, baik secara dalam jaringan (oline/daring) maupun luar jaringan (offline/luring).

Peningkatan itu, lanjut dia, juga turut mendorong kebutuhan pasar tenaga kerja kurir yang tak hanya untuk pengantaran barang, namun juga pengantaran makanan, seiring adanya pembatasan dalam PPKM di Jakarta.

“Perubahan perilaku dari 'dine in' (makan di tempat) menjadi take away (makan di rumah) ini meningkatkan pertumbuhan industri kreatif atau pengolahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Budi Wiyono dalam kesempatan yang sama menjelaskan kondisi pandemi COVID-19 di sisi lain menguntungkan bagi industri perdagangan daring.

Pihaknya membuat ratusan sentra-sentra untuk penurunan barang di Jakarta yang mengakomodasi tingginya transaksi perdagangan daring.

“Satu bulan kami menambah orang 10 persen. Ini kami kewalahan mencari orang. Dia harus punya SIM, motor, bayar pajak, hafal Jakarta. Tidak gampang, dalam sebulan dia keluar, karena tidak sanggup,” katanya.

baca juga

Ia mengungkapkan berjalannya perdagangan daring itu karena industri ekspor dan impor yang juga terus tumbuh.

Selain industri pergudangan, BI DKI Jakarta juga mencatat industri kecil menengah yang mendukung industri pengolahan juga berpeluang besar untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di Jakarta.

BI DKI mencatat kinerja industri pengolahan pada triwulan II-2021, tumbuh 25,28 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena meningkatnya produksi mobil dan penggunaan listrik di Jakarta.

Untuk industri pengolahan di Jakarta yang menguasai porsi terbesar yakni 52-54 persen adalah otomotif dan sisanya adalah industri kimia, makan dan minuman.

“Yang harus kami dalami lagi adalah industri kecil menengah yang mendukung industri pengolahan di Jakarta,” imbuh Onny.

Selain industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran termasuk di dalamnya pergudangan, perbaikan ekonomi di Jakarta juga ditopang industri lain di antaranya industri komunikasi dan jasa keuangan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Yakin Inflasi Sampai Akhir September 2021 Bakal Stabil

BI Yakin Inflasi Sampai Akhir September 2021 Bakal Stabil

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 10:09 WIB

Sudah 10,45 Juta dari Target 12 Pedagang Gunakan QRIS

Sudah 10,45 Juta dari Target 12 Pedagang Gunakan QRIS

Tekno | Sabtu, 25 September 2021 | 03:05 WIB

BI Sebut Pelaku UMKM Mulai Ajukan Kredit Perbankan

BI Sebut Pelaku UMKM Mulai Ajukan Kredit Perbankan

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC

Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×