Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:58 WIB
Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. [YouTube/Prabowo Subianto]
baca 10 detik
  • Ketua Umum PBNU Gus Yahya memaparkan Laporan Pertanggungjawaban periode 2022–2027 di Jombang pada 31 Agustus 2026.
  • PBNU mengubah orientasi politik elektoral jangka pendek menjadi pengawalan nilai kebangsaan yang independen dan konstruktif.
  • Seluruh PWNU secara aklamasi menerima laporan pertanggungjawaban yang mencakup transformasi organisasi serta agenda internasional.

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengklaim membawa perubahan dalam cara organisasi tersebut memandang politik dan kekuasaan.

Hal itu disampaikan Gus Yahya saat memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PBNU Masa Khidmat 2022–2027 dalam sidang pleno Muktamar NU ke-35 di Pesantren Tambakberas, Jombang.

Dalam LPJ hampir 1.000 halaman tersebut, Gus Yahya menyebut PBNU berupaya menggeser orientasi politik organisasi dari politik mobilisasi elektoral jangka pendek menuju pengawalan nilai-nilai yang lebih panjang.

Reposisi politik dan kekuasaan itu disebut menjadi salah satu dari tiga agenda strategis kepemimpinan PBNU periode 2022–2027.

Menurut Gus Yahya, arah tersebut tetap menempatkan NU sebagai bagian dari kehidupan bernegara, tetapi tidak membuat organisasi kehilangan independensinya.

“NU tetap menjadi mitra kritis-konstruktif bagi negara tanpa mengorbankan independensinya,” jelas Gus Yahya, Senin (31/8/2026).

Klaim tersebut menjadi bagian dari gambaran besar yang disampaikan Gus Yahya mengenai arah NU memasuki abad kedua. Ia mengatakan tantangan NU bukan lagi sekadar memperbesar organisasi, melainkan memastikan besarnya kekuatan sosial NU dapat diterjemahkan menjadi kapasitas kelembagaan yang bekerja.

"NU ini sudah sangat besar, tetapi tantangan utamanya adalah bagaimana kita memperbesar kapasitas NU di tengah dunia yang terus berubah. Intinya bukan memperbesar NU, melainkan membuat kebesaran NU semakin mampu bekerja," tegas Gus Yahya.

Dalam konteks politik, PBNU menyebut pendekatan yang dibangun selama periode tersebut berangkat dari upaya menjaga Khittah Nahdliyyah dan otonomi moral organisasi.

baca juga

Orientasi politik kebangsaan kemudian ditempatkan pada isu keadilan, kesejahteraan, dan kemaslahatan jangka panjang, bukan semata kepentingan elektoral.

Selain reposisi politik, Gus Yahya memasukkan transformasi organisasi dan aktivasi peran internasional sebagai dua agenda strategis lainnya.

Transformasi organisasi diarahkan melalui digitalisasi tata kelola, penataan sistem persuratan, kaderisasi berbasis akademi hingga akuntabilitas pengelolaan aset organisasi.

Sementara di ranah internasional, PBNU menempatkan agenda Fikih Peradaban dan forum Religion of Twenty (R20) sebagai instrumen untuk memperluas peran NU dalam isu perdamaian, kemanusiaan dan kehidupan masyarakat majemuk.

“Melalui Fikih Peradaban dan forum diplomasi antaragama Religion of Twenty (R20), NU berhasil mengangkat khazanah keilmuan pesantren ke panggung dunia untuk menjawab krisis kemanusiaan, perdamaian, dan tata kehidupan majemuk,” ucapnya.

LPJ kepengurusan Gus Yahya sendiri telah diterima secara bulat dan aklamasi oleh seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia dalam sidang pleno Muktamar NU ke-35.

Tidak ada catatan yang disampaikan dalam forum tersebut terhadap LPJ yang disampaikan Gus Yahya bersama Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen

Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:32 WIB

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:52 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×