Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

BI DKI Jakarta Optimis Industri Pergudangan Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Iwan Supriyatna

Selasa, 28 September 2021 | 08:15 WIB
BI DKI Jakarta Optimis Industri Pergudangan Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
Bank Indonesia.

Suara.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta menyebutkan industri pergudangan potensial menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota sejalan dengan peningkatan perdagangan daring (e-commerce) saat pandemi COVID-19.

“Setelah kami dalami, industri pergudangan juga menarik karena e-commerce butuh ‘warehouse’ (gudang),” kata Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Onny Widjanarko dalam diseminasi laporan perekonomian DKI periode Agustus 2021 ditulis Selasa (28/9/2021).

Dia menjelaskan bank sentral mencatat kinerja perdagangan daring Indonesia meningkat rata-rata sekitar 36 persen dan diperkirakan hingga 2025 melonjak hingga tiga kali lipat menurut laporan Google dan Temasek.

Sektor ini, lanjut dia, merupakan salah satu sumber pendongkrak kinerja perdagangan eceran, baik secara dalam jaringan (oline/daring) maupun luar jaringan (offline/luring).

Peningkatan itu, lanjut dia, juga turut mendorong kebutuhan pasar tenaga kerja kurir yang tak hanya untuk pengantaran barang, namun juga pengantaran makanan, seiring adanya pembatasan dalam PPKM di Jakarta.

“Perubahan perilaku dari 'dine in' (makan di tempat) menjadi take away (makan di rumah) ini meningkatkan pertumbuhan industri kreatif atau pengolahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Budi Wiyono dalam kesempatan yang sama menjelaskan kondisi pandemi COVID-19 di sisi lain menguntungkan bagi industri perdagangan daring.

Pihaknya membuat ratusan sentra-sentra untuk penurunan barang di Jakarta yang mengakomodasi tingginya transaksi perdagangan daring.

“Satu bulan kami menambah orang 10 persen. Ini kami kewalahan mencari orang. Dia harus punya SIM, motor, bayar pajak, hafal Jakarta. Tidak gampang, dalam sebulan dia keluar, karena tidak sanggup,” katanya.

Ia mengungkapkan berjalannya perdagangan daring itu karena industri ekspor dan impor yang juga terus tumbuh.

Selain industri pergudangan, BI DKI Jakarta juga mencatat industri kecil menengah yang mendukung industri pengolahan juga berpeluang besar untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di Jakarta.

BI DKI mencatat kinerja industri pengolahan pada triwulan II-2021, tumbuh 25,28 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena meningkatnya produksi mobil dan penggunaan listrik di Jakarta.

Untuk industri pengolahan di Jakarta yang menguasai porsi terbesar yakni 52-54 persen adalah otomotif dan sisanya adalah industri kimia, makan dan minuman.

“Yang harus kami dalami lagi adalah industri kecil menengah yang mendukung industri pengolahan di Jakarta,” imbuh Onny.

Selain industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran termasuk di dalamnya pergudangan, perbaikan ekonomi di Jakarta juga ditopang industri lain di antaranya industri komunikasi dan jasa keuangan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Yakin Inflasi Sampai Akhir September 2021 Bakal Stabil

BI Yakin Inflasi Sampai Akhir September 2021 Bakal Stabil

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 10:09 WIB

Sudah 10,45 Juta dari Target 12 Pedagang Gunakan QRIS

Sudah 10,45 Juta dari Target 12 Pedagang Gunakan QRIS

Tekno | Sabtu, 25 September 2021 | 03:05 WIB

BI Sebut Pelaku UMKM Mulai Ajukan Kredit Perbankan

BI Sebut Pelaku UMKM Mulai Ajukan Kredit Perbankan

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB