OPEC+ Tahan Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

Senin, 04 Oktober 2021 | 07:41 WIB
OPEC+ Tahan Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia naik di atas level USD78 per barel pada perdagangan akhir pekan lalu, mendekati level tertinggi dalam tiga tahun terakhir pada minggu ini.

Penguatan ini didukung oleh ketatnya pasokan karena pembatasan pasokan OPEC +, pulihnya permintaan dan melemahnya dolar AS.

Mengutip CNBC, Senin (4/10/2021) Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, bertemu pada hari Senin. Kelompok ini perlahan-lahan melepaskan rekor pengurangan produksi yang dibuat tahun lalu, meskipun sumber mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melakukan lebih banyak lagi.

Minyak mentah Brent naik 1% ke posisi harga USD79,13 per barel, menuju kenaikan mingguan keempat. West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,9% menjadi USD75,71 per mandul dan ditetapkan untuk kenaikan minggu keenam.

"Prospek harga jangka pendek tetap mendukung," kata Stephen Brennock, seorang pialang minyak dari PVM. "Tren harga saat ini adalah salah satunya untuk pemulihan."

Minyak mentah juga mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS. Dolar yang lebih lemah membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lain dan cenderung mencerminkan selera risiko investor yang meningkat.

Brent telah meningkat lebih dari 50% tahun ini dan mencapai harga tertinggi tiga tahun di posisi USD80,75 pada hari Selasa. OPEC + menghadapi tekanan dari konsumen seperti Amerika Serikat dan India untuk memproduksi lebih banyak guna membantu menurunkan harga.

Jeffrey Halley, analis di broker OANDA, mengatakan ada potensi pertemuan OPEC + Senin mengecewakan dalam hal menambah lebih banyak pasokan, mengutip ketidakmampuan beberapa anggota untuk meningkatkan produksi dan daya tarik kenaikan harga tinggi untuk meningkatkan pendapatan.

Minyak juga mendapat dukungan karena lonjakan harga gas alam secara global mendorong produsen listrik untuk menjauh dari gas. Generator di Pakistan, Bangladesh dan Timur Tengah telah mulai mengganti bahan bakar.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Menguat Jelang Pertemuan OPEC+

"Alasan yang paling mungkin untuk harga minyak yang stabil adalah bahwa investor percaya kesenjangan pasokan-permintaan akan melebar karena krisis listrik memburuk," kata Naeem Aslam, analis di Avatrade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI