Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 1.754 Dolar AS per Ounce

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:06 WIB
Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 1.754 Dolar AS per Ounce
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Suara.com - Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin, terbebani reli dolar AS yang menguat di tengah spekulasi Federal Reserve yang tidak akan menunda pengurangan stimulus.

Mengutip CNBC, Selasa (12/10/2021) harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.754,54 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,1 persen lebih rendah menjadi USD1.755,7 per ounce.

"Dolar adalah faktor utamanya," kata Edward Moya, analis OANDA.

Kendati dominasi dolar dapat bertahan hingga The Fed mengumumkan tapering , "tekanan downside pada emas mulai mendekati akhir, dan kita mendekati puncak di mana emas akhirnya dapat stabil dan selanjutnya mendapatkan kembali tren bullish yang lebih lama secara historis," ucap Moya.

Dolar naik 0,3 persen memukul daya tarik emas bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

Logam kuning diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak 22 September yang dicapai pada sesi Jumat.

"Dukungan untuk emas bisa datang dari beberapa orang yang berpikir kita mengalami stagflasi saat ini, yaitu saat emas berada dalam kondisi terbaiknya, karena inflasi lebih tinggi," kata Phillip Streible, Chief Market Atrategist di Blue Line Futures, Chicago.

Kekhawatiran seputar melonjaknya inflasi dikombinasikan dengan terhentinya pertumbuhan ekonomi menghambat saham global, di tengah reli harga minyak.

Sementara itu harga perak di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD22,60 per ounce dan paladium melesat 1,6 persen menjadi USD2.110,93 per ounce, dengan analis menghubungkan pemantulan tersebut dengan short-covering setelah kejatuhan baru-baru ini, sementara platinum terakhir anjlok 1,8 persen menjadi USD1.008,17 per ounce, setelah mencapai level tertinggi 2 bulan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Berkilau Berkat Data Pekerjaan Amerika Serikat Yang Meleset

Harga Emas Berkilau Berkat Data Pekerjaan Amerika Serikat Yang Meleset

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 08:47 WIB

Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Turun Jadi Rp 914.000 per Gram

Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Turun Jadi Rp 914.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:03 WIB

Data Klaim Pengangguran AS Turun, Harga Emas Ikut Merosot

Data Klaim Pengangguran AS Turun, Harga Emas Ikut Merosot

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:49 WIB

Terkini

Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split

Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:35 WIB

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:31 WIB

Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar

Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:29 WIB

Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah

Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:22 WIB

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:04 WIB

BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta

BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:48 WIB

Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni

Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:28 WIB

Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains

Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:20 WIB