Maulid Nabi Muhammad: Wapres Ma'ruf Amin Minta Warga NU Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Maulid Nabi Muhammad: Wapres Ma'ruf Amin Minta Warga NU Jadi Penggerak Ekonomi Umat
Wakil Presiden Maruf Amin (Dok. KIP-Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong warga Nahdlatul Ulama agar menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi umat, utamanya membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi COVID-19.

"Dampak COVID-19 menambah kemiskinan, yang semula sembilan persen sekarang naik jadi 10 persen. Karena itu, kita harus melakukan taqwiyatul ummah (penguatan umat), khususnya di bidang ekonomi dan menghilangkan kemiskinan ini dengan melakukan pemberdayaan umat," ujar Wapres dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar PBNU ditulis Rabu (20/10/2021).

Wapres melihat potensi pemberdayaan ekonomi yang dilakukan pesantren-pesantren sangat besar. Apalagi saat ini sudah muncul gerakan One Pesantren One Product (satu pesantren satu produk). Kini, setiap pesantren sudah mulai mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi yang menjadi ciri khasnya.

Menurut Wapres, di pesantren-pesantren juga sudah dikembangkan berbagai balai latihan kerja (BLK) dengan berbagai profesi sehingga akan menjadikan santri mampu menguasai berbagai keahlian, di samping sebagai ahli agama.

"Keahlian itu, baik yang bersifat sektor keuangan seperti bank wakaf yang diinisasi pemerintah dan Baitul Mal wa Tamwil (balai usaha mandiri terpadu) maupun yang sektor riil. Berbagai produk saya lihat di beberapa daerah sudah banyak yang diekspor," kata dia.

Pemberdayaan umat ini, kata Wapres, menjadi tugas bersama termasuk NU.

"Sebab, pemberdayaan ekonomi umat merupakan bagian dari perintah agama," katanya.

Dalam ajaran Islam, menurutnya, untuk bisa memakmurkan bumi dibutuhkan berbagai cara seperti menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang memiliki kemampuan sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) demi kemaslahatan bersama.

"Membangun iptek, di kalangan masyarakat adalah bagian dari kewajiban. Karena dengan begitu, kita bisa memakmurkan bumi. Untuk itu, diperlukan upaya-upaya. Karena yang menyangkut masalah duniawi itu Rasulullah menyerahkan kepada kita semua," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Libur Maulid, Tak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Lebak Bulus

Jelang Libur Maulid, Tak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Lebak Bulus

Jakarta | Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:13 WIB

Dua Tahun Rezim Jokowi-Maruf: Kebebasan Sipil Memburuk, 5.389 Demonstran Ditangkap

Dua Tahun Rezim Jokowi-Maruf: Kebebasan Sipil Memburuk, 5.389 Demonstran Ditangkap

Sumbar | Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Peringati Maulid Nabi, Resto ini Gratiskan Makan pada Pemilik Nama Muhammad dan Ahmad

Peringati Maulid Nabi, Resto ini Gratiskan Makan pada Pemilik Nama Muhammad dan Ahmad

Foto | Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:11 WIB

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:51 WIB

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:47 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:33 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:23 WIB

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:14 WIB

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:49 WIB